Jakarta — Menteri Agama Buka Kick Off Pesparawi XIV
Jakarta, 2 Juni 2026 – Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi membuka acara kick off Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIV di Auditorium Kementer
Jakarta, 2 Juni 2026 – Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi membuka acara kick off Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIV di Auditorium Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/6). Rangkaian pembukaan berlangsung pukul 09.30 WIB dan dihadiri oleh jajaran pejabat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi (LP2), perwakilan sinode gereja, serta kontingen paduan suara undangan dari sejumlah provinsi. Kegiatan ini menandai dimulainya tahapan persiapan kompetisi paduan suara gerejawi nasional terbesar di Indonesia yang akan melibatkan ribuan peserta.
Dalam arahan pembuka, Nasaruddin Umar menekankan bahwa Pesparawi XIV menjadi bagian integral dari program moderasi beragama yang digaungkan Kementerian Agama. “Pesparawi bukan sekadar lomba tarik suara, melainkan panggung merawat keberagaman, memperkuat persaudaraan, dan menampilkan wajah Indonesia yang harmonis. Saya berharap ajang ini terus menjadi perekat sosial di tengah masyarakat yang majemuk,” ujar menteri. Ia juga menyampaikan apresiasi karena partisipasi kontingen terus meningkat, sekaligus meminta panitia daerah segera menyosialisasikan mekanisme pendaftaran dan seleksi.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Thomas Pentury, menjelaskan bahwa target peserta Pesparawi XIV mencapai lebih dari 5.000 orang, naik sekitar 19% dibandingkan edisi sebelumnya yang mencatat sekitar 4.200 peserta di Palembang pada 2024. “Pendaftaran kontingen provinsi dibuka mulai hari ini secara daring melalui portal resmi Kemenag. Kami juga sudah menyusun kalender kegiatan yang meliputi delapan regional workshop dan pelatihan juri untuk menjaga standar penilaian,” ujarnya. Ia merinci bahwa puncak acara direncanakan pada September 2026 di kota tuan rumah yang akan diumumkan setelah proses penjajakan final selesai.
Dari sisi teknis, Kemenag mengusulkan penambahan dua kategori lomba baru, yaitu paduan suara anak usia dini dan paduan suara konteks budaya lokal, sehingga total kategori menjadi 14. Pantia juga menyiapkan anggaran sebesar Rp25 miliar, meningkat 8,7% dari anggaran Rp23 miliar pada Pesparawi XIII. Anggaran tersebut, menurut Thomas, mencakup subsidi akomodasi kontingen, honor juri nasional dan internasional, serta pengembangan aplikasi penilaian digital untuk transparansi skor.
Pesparawi dan Dinamika Kerukunan Nasional
Pesparawi diselenggarakan setiap dua tahun sejak 1983 dan telah berkembang dari sekadar pertemuan paduan suara gerejawi menjadi festival seni budaya yang melibatkan ribuan warga lintas provinsi. Edisi ke-14 ini datang pada periode pemulihan sosial pasca-pemilu 2024 dan dinamika geopolitik regional. Kehadirannya dinilai strategis oleh sejumlah pengamat hubungan agama. “Kompetisi seni kolektif seperti Pesparawi memiliki fungsi katarsis: energi masyarakat tersalurkan ke arah kolaborasi, bukan konfrontasi. Ini menjadi ruang aman yang meneguhkan identitas kebangsaan,” ujar pengamat kerukunan umat beragama dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Rina Wijayanti.
Dalam acara kick off, panitia juga meluncurkan tema resmi Pesparawi XIV, yaitu “Merajut Nada, Merawat Bangsa”. Tema ini, menurut Ketua LP2 Pendeta Alex Litaay, merefleksikan peran paduan suara sebagai metafora persatuan—setiap suara berbeda, tetapi membentuk harmoni jika dinyanyikan bersama. Sebagai simbol dimulainya tahapan, Menag Nasaruddin Umar menekan tombol sirine bersama Dirjen Bimas Kristen dan perwakilan kontingen provinsi.
| Aspek | Pesparawi XIII (2024) | Pesparawi XIV (2026) |
|---|---|---|
| Lokasi Puncak | Palembang, Sumatera Selatan | Akan ditentukan |
| Peserta | ±4.200 orang | Target >5.000 orang |
| Anggaran | Rp23 miliar | Rp25 miliar |
| Kategori Lomba | 12 | 14 (rencana) |
| Tema | “Bersatu dalam Pujian” | “Merajut Nada, Merawat Bangsa” |
| Regional Workshop | 6 titik | 8 titik |
Data target dan rencana berdasarkan paparan panitia kick off
Kemenag juga mendorong pemerintah daerah untuk segera membentuk panitia provinsi dan melakukan seleksi di tingkat kabupaten/kota paling lambat Juli 2026. Pendaftaran nasional ditutup 15 Agustus 2026. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi Kemenag dan kanal komunikasi Pesparawi. Dengan tahapan yang terstruktur ini, Pesparawi XIV diharapkan menjadi edisi paling inklusif dan kompetitif dalam sejarah penyelenggaraannya.
Comments (0)