PT Industri Kereta Api (Persero) menyerahkan rangkaian kereta ekonomi premium produksinya kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai bagian dari pemenuhan kontrak pengadaan sarana penumpang kelas ekonomi. Kereta dengan predikat premium tersebut merupakan bagian dari pemesanan 66 gerbong yang ditandatangani kedua badan usaha milik negara tersebut, dengan nilai kontrak mencapai Rp 309 miliar.
Kontrak tersebut mencakup enam train set, yang masing-masing terdiri atas delapan gerbong K3 2017 Ekonomi Premium, dua gerbong ber-AC khusus penyandang disabilitas, serta satu gerbong makan dan pembangkit tenaga listrik. Seluruh rangkaian diproduksi di fasilitas pabrik INKA di Madiun, Jawa Timur, dan dijadwalkan dioperasikan untuk melayani penumpang pada musim angkutan Lebaran.
Spesifikasi Teknis Kereta Ekonomi Premium
Kereta ekonomi premium produksi INKA dirancang dengan sejumlah peningkatan teknis dibandingkan generasi sebelumnya. Berdasarkan data teknis yang dipublikasikan produsen sarana kereta api pelat merah tersebut, rangkaian ini mampu melaju dengan kecepatan maksimum 120 kilometer per jam di atas sepur berlebar 1.067 milimeter dengan beban gandar 14 ton.
Secara dimensi, badan kereta memiliki panjang 20.920 milimeter, lebar 2.990 milimeter, dan tinggi 3.610 milimeter. Sistem keamanan perjalanan ditopang teknologi pengereman udara atau air brake serta automatic coupler tipe AAR 10A. Stabilitas perjalanan ditangani bogie tipe TB-1014 yang dipasang pada setiap rangkaian.
Penggunaan bogie tersebut merupakan salah satu komponen kunci dalam menjamin kenyamanan penumpang, sekaligus memenuhi standar keselamatan operasional yang ditetapkan otoritas perkeretaapian nasional. Tinggi coupler kereta tercatat 775 milimeter dengan toleransi positif 10 milimeter.
Menjawab Kebutuhan Perjalanan Penumpang
Pemesanan kereta ekonomi premium ini menindaklanjuti peningkatan jumlah penumpang kereta api yang terus tercatat meningkat dari tahun ke tahun. PT Kereta Api Indonesia sebagai pengelola layanan angkutan penumpang berupaya memperkuat jumlah armada guna memastikan ketersediaan tempat duduk bagi masyarakat, khususnya pada periode arus mudik dan balik Lebaran.
Dalam kontrak tersebut, komposisi setiap train set mengakomodasi kebutuhan inklusivitas layanan melalui dua gerbong ber-AC khusus penyandang disabilitas. Adapun satu gerbong makan yang dilengkapi pembangkit tenaga listrik disediakan untuk mendukung layanan konsumsi selama perjalanan jarak jauh.
Kereta K3 2017 Ekonomi Premium merupakan seri terbaru yang dipesan KAI dari INKA pada saat itu. Pengadaannya dilakukan melalui kontrak resmi antara dua perusahaan pelat merah, dengan INKA bertindak sebagai manufaktur dan KAI sebagai pengguna akhir rangkaian sarana.
Peran Industri Dalam Negeri
Produksi seluruh gerbong di fasilitas Madiun menegaskan kemandirian industri perkeretaapian nasional dalam memenuhi kebutuhan sarana transportasi moda kereta api. Sebagai satu-satunya produsen sarana kereta api di Indonesia, INKA memposisikan diri sebagai penyedia utama rangkaian penumpang bagi operator nasional.
Sebelum serah terima, rangkaian kereta menjalani tahapan inspeksi yang dilaksanakan bersama Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia. Inspeksi tersebut menjadi bagian dari prosedur pemenuhan standar mutu dan keselamatan sebelum armada resmi dioperasikan mengangkut penumpang.
Melalui pengadaan ini, PT Kereta Api Indonesia memperkuat armada kelas ekonomi sekaligus menghadirkan kelas layanan baru yang menempati posisi antara ekonomi konvensional dan kelas premium di atasnya. Dengan spesifikasi teknis yang ditingkatkan, rangkaian kereta ekonomi premium tersebut diarahkan untuk memberikan alternatif perjalanan yang lebih nyaman dengan kapasitas penumpang yang tetap optimal.
Comments (0)