Indonesia Bungkam Timor Leste 2-0 pada Laga Pembuka Piala AFF Putri

JAKARTA — Tim nasional sepak bola putri Indonesia mengawali perjalanan di Piala AFF Putri 2026 dengan hasil sempurna. Dalam laga perdana Grup A yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gian...

Jul 12, 2026 - 04:14
0 1
Indonesia Bungkam Timor Leste 2-0 pada Laga Pembuka Piala AFF Putri

JAKARTA — Tim nasional sepak bola putri Indonesia mengawali perjalanan di Piala AFF Putri 2026 dengan hasil sempurna. Dalam laga perdana Grup A yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis malam (15/5), skuad Garuda Pertiwi menaklukkan Timor Leste dengan skor meyakinkan 2-0. Tiga poin perdana ini menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk menghadapi dua pertandingan sisa fase grup sekaligus menjaga asa lolos ke babak semifinal turnamen dua tahunan tersebut.

Dominasi Indonesia sudah terlihat sejak menit awal pertandingan. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih kepala Satoru Mochizuki mampu menekan lini pertahanan Timor Leste yang tampil lebih banyak bertahan. Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-21 melalui aksi individu gelandang serang Claudia Scheunemann. Menerima umpan terobosan dari Viny Silfianus, pemain naturalisasi keturunan Jerman itu melewati dua bek lawan sebelum melepaskan tembakan mendatar ke pojok kiri gawang yang tak mampu dijangkau kiper Timor Leste, Gorette Andrade.

Setelah unggul 1-0, Indonesia terus menggempur pertahanan lawan. Beberapa peluang emas lahir dari sisi sayap melalui penetrasi Marsela Awi dan umpan silang Rani Mulyasari, namun penyelesaian akhir masih belum menemui sasaran. Hingga babak pertama usai, keunggulan tipis tetap bertahan.

Babak Kedua dan Gol Penentu

Memasuki babak kedua, Mochizuki melakukan dua pergantian pemain untuk menambah daya dobrak. Masuknya Zahra Muzdalifah menggantikan Sheva Imut di lini depan serta Oktavianti Dwi untuk memperkuat lini tengah terbukti efektif. Intensitas serangan kian meningkat dan menghasilkan sejumlah tendangan penjuru.

Gol kedua yang dinanti akhirnya hadir pada menit ke-76. Berawal dari skema sepak pojok yang dieksekusi Helsya Maeisyaroh, bola liar di dalam kotak penalti disambar oleh Marsela Awi dengan tendangan voli keras yang menggetarkan jala gawang Timor Leste. Skor berubah menjadi 2-0 dan nyaris bertambah andai tendangan bebas Zahra Muzdalifah di menit ke-83 tidak membentur tiang gawang.

Sepanjang pertandingan, statistik menunjukkan penguasaan bola Indonesia mencapai 62 persen berbanding 38 persen milik Timor Leste. Dari total 14 tembakan yang dilepaskan, 8 di antaranya tepat sasaran, sementara lawan hanya mencatatkan satu tembakan ke arah gawang sepanjang 90 menit. Disiplinnya lini belakang yang dikawal Sabreena Dressler dan Shalika Aurelia membuat kiper Fani Supriyanto nyaris tak bekerja keras.

Apresiasi Pelatih dan Fokus ke Laga Berikutnya

Usai pertandingan, Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, mengapresiasi kinerja anak asuhnya namun tetap menekankan perlunya perbaikan. “Kami meraih hasil yang diinginkan, tetapi masih ada ruang untuk meningkatkan penyelesaian akhir dan konsistensi transisi. Timor Leste bertahan dengan rapat, jadi butuh kesabaran untuk membongkar pertahanan mereka. Saya senang para pemain tidak panik dan terus mencoba. Tiga poin ini penting, tetapi perjalanan masih panjang,” ujar Mochizuki dalam konferensi pers pasca-laga.

Sementara itu, kapten tim Ade Mustikiana menyatakan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pemain dan dukungan suporter yang hadir langsung di stadion. “Laga pembuka selalu berat, tekanan pasti ada. Tapi kami bisa mengatasinya dengan fokus mengikuti instruksi pelatih. Sekarang kami akan mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya melawan Myanmar. Target kami jelas, lolos dari grup,” tegasnya.

Peta Persaingan Grup A

Dengan kemenangan ini, Indonesia untuk sementara memuncaki klasemen Grup A dengan raihan tiga poin dan selisih gol +2. Di laga lain yang akan digelar keesokan harinya, Myanmar akan berhadapan dengan Malaysia. Hasil tersebut akan menentukan posisi Indonesia di puncak klasemen. Jika Myanmar menang dengan selisih gol kurang dari dua, Indonesia tetap di peringkat pertama. Namun jika selisih gol lebih besar, posisi bisa bertukar.

Piala AFF Putri 2026 sendiri diikuti oleh delapan negara yang terbagi dalam dua grup. Juara dan runner-up masing-masing grup berhak melaju ke babak semifinal. Selain Indonesia, Grup A dihuni Timor Leste, Myanmar, dan Malaysia. Sementara Grup B terdiri dari Thailand, Vietnam, Filipina, dan Singapura.

Laga kedua Indonesia akan berlangsung pada Minggu (18/5) melawan Myanmar di stadion yang sama. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi penentu siapa yang akan menguasai puncak klasemen dan berpeluang besar lolos ke babak empat besar. Tim pelatih dijadwalkan akan melakukan evaluasi video dan pemulihan fisik pemain dalam dua hari ke depan guna menjaga performa terbaik.

Kemenangan atas Timor Leste ini sekaligus memperpanjang tren positif Indonesia di ajang regional. Pada edisi sebelumnya, 2024, Garuda Pertiwi terhenti di babak fase grup. Oleh karena itu, hasil awal ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri pemain untuk menembus semifinal—pencapaian yang terakhir kali diraih pada 2018 silam.

Ketua Umum PSSI, yang turut menyaksikan laga dari tribun VIP, menyatakan komitmen federasi untuk terus mendukung perkembangan sepak bola putri nasional. “Kami sudah menyiapkan program jangka panjang, termasuk pengiriman pemain ke luar negeri dan kompetisi domestik yang lebih terstruktur. Kemenangan ini adalah buah awal dari kerja keras bersama,” ujarnya singkat seusai pertandingan.

Dengan semangat juang yang ditunjukkan serta dukungan penuh dari publik tuan rumah, peluang Indonesia untuk melaju jauh di Piala AFF Putri 2026 terbuka lebar. Kini, fokus beralih ke laga krusial kontra Myanmar yang akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kekuatan dan mental skuad besutan Satoru Mochizuki.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User