Gelapkan Rp935 Juta, Akuntan di Banjar Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Banjar, Kalimantan Selatan, mengamankan seorang akuntan berinisial MF atas dugaan penggelapan dana perusahaan yang nilainya mendekati satu miliar rupiah. Pria yang sehari-hari diperca...

Jul 16, 2026 - 06:18
0 0
Gelapkan Rp935 Juta, Akuntan di Banjar Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Banjar, Kalimantan Selatan, mengamankan seorang akuntan berinisial MF atas dugaan penggelapan dana perusahaan yang nilainya mendekati satu miliar rupiah. Pria yang sehari-hari dipercaya mengelola keuangan perusahaan tersebut kini harus mendekam di ruang tahanan setelah terbukti mengalirkan uang yang bukan haknya ke aktivitas judi online.

Penangkapan Berawal dari Laporan Internal

Penangkapan bermula ketika pihak perusahaan melakukan audit internal dan menemukan kejanggalan pada laporan keuangan. Manajemen mencurigai adanya transaksi fiktif yang menggerogoti kas perusahaan dalam beberapa bulan terakhir. Atas temuan tersebut, perusahaan melaporkan MF ke Satuan Reserse Kriminal Polres Banjar pada awal Juli 2026. Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah dokumen serta saksi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Banjar, AKP Hendra Wijaya, menyatakan bahwa timnya bergerak cepat begitu bukti awal terkumpul. "Kami menemukan indikasi kuat bahwa terlapor telah menyalahgunakan wewenangnya untuk keuntungan pribadi. Modusnya dilakukan secara terstruktur sehingga tidak langsung terdeteksi," ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (15/7/2026).

Modus Operasi dan Aliran Dana

Berdasarkan pemeriksaan sementara, MF yang telah bekerja sebagai akuntan perusahaan selama lebih dari tiga tahun diduga menggunakan skenario penggelembungan biaya operasional. Ia membuat sejumlah nota fiktif dan memanipulasi laporan pengeluaran untuk mengalihkan dana ke rekening pribadinya. Dana itu kemudian secara bertahap disalurkan ke sejumlah platform judi online yang sedang marak diperbincangkan.

Dalam kurun waktu kurang dari enam bulan, uang yang berhasil digelapkan mencapai Rp935.000.000. Angka ini nyaris menembus satu miliar rupiah, menjadikannya salah satu kasus penggelapan terbesar yang diungkap Polres Banjar sepanjang tahun 2026. "Kerugian perusahaan sangat signifikan, dan kami masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut membantu tersangka," tambah AKP Hendra.

Uang Hasil Penggelapan Ludes untuk Judi

Di hadapan penyidik, MF tidak dapat menutupi perbuatannya. Ia mengakui seluruh uang hasil penggelapan digunakan untuk bermain judi online, khususnya permainan kartu dan slot digital. Total kerugian akibat aktivitas ilegal tersebut tidak sebanding dengan nominal yang ia harapkan. "Pelaku mengaku awalnya hanya iseng, lalu kecanduan. Setelah dana pribadi habis, ia mulai memanfaatkan celah di sistem keuangan perusahaan," jelas seorang penyidik yang menangani perkara.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk telepon seluler, buku rekening, dan tangkapan layar riwayat transaksi pada situs judi. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa dana perusahaan benar-benar digunakan untuk perjudian, bukan untuk alasan konsumtif lain. Data transaksi menunjukkan aliran dana keluar dalam jumlah bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah per minggu.

Akuntan Dijerat Pasal Berlapis

Atas perbuatannya, MF dijerat dengan pasal berlapis terkait penggelapan dan tindak pidana pencucian uang. Ia terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun sesuai dengan Pasal 3 dan 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, serta Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dalam Jabatan. Langkah penjeratan pasal berlapis ini diambil untuk memberikan efek jera sekaligus memastikan pertanggungjawaban hukum yang maksimal.

"Kami akan terus mengembangkan penyidikan untuk mengetahui apakah ada aliran dana ke pihak lain atau jaringan judi tertentu. Saat ini fokus kami adalah mengamankan aset yang mungkin masih tersisa dan menelusuri kemungkinan penyitaan aset hasil kejahatan," papar AKP Hendra. Pihaknya juga mengimbau perusahaan-perusahaan di wilayah Banjar untuk meningkatkan pengawasan internal dan menggunakan jasa audit berkala guna mencegah kejadian serupa.

Perusahaan Terpukul, Evaluasi Menyeluruh Direncanakan

Pihak perusahaan yang menjadi korban menyatakan keterkejutan dan kekecewaan mendalam. Manajemen menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kontrol keuangan. "Kami mempercayakan pengelolaan keuangan kepada yang bersangkutan karena rekam jejaknya bersih. Kejadian ini menjadi pukulan berat dan kami akan mengambil langkah hukum setegas-tegasnya," ujar salah satu direktur perusahaan yang enggan disebutkan identitasnya.

Kasus ini menjadi peringatan bagi banyak perusahaan mengenai ancaman internal yang kerap kali tidak terduga. Pengawasan berlapis dan rotasi jabatan menjadi beberapa solusi yang direkomendasikan oleh para praktisi keuangan guna mencegah penggelapan oleh orang dalam. Sementara itu, MF masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap detail kasus secara menyeluruh sebelum berkasnya dilimpahkan ke kejaksaan.

Dengan penangkapan ini, Polres Banjar berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya judi online yang tidak hanya menghancurkan keuangan pribadi, tetapi juga menjerat pelaku ke dalam tindak pidana serius yang merugikan banyak pihak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User