Gedung Bapenda Jakarta Kembali Terbakar, Petugas Damkar Masih Memadamkan Api

Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta kembali dilanda kebakaran. Petugas pemadam kebakaran (damkar) hingga saat ini masih berupaya memadamkan api yang menyala di gedung tersebu...

Gedung Bapenda Jakarta Kembali Terbakar, Petugas Damkar Masih Memadamkan Api

Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta kembali dilanda kebakaran. Petugas pemadam kebakaran (damkar) hingga saat ini masih berupaya memadamkan api yang menyala di gedung tersebut. Proses penanganan berlangsung di lokasi kejadian dan terus dipantau oleh instansi terkait.

Proses Pemadaman Masih Berlangsung

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta menyatakan bahwa tim pemadam masih bekerja di lapangan. "Personel kami masih berada di lokasi untuk memadamkan titik api sekaligus melakukan pendinginan agar api tidak kembali menyala," ujarnya kepada wartawan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sejumlah unit pemadam kebakaran dikerahkan ke gedung Bapenda sejak api diketahui muncul. Petugas melakukan penyekatan di sejumlah titik untuk mencegah api menjalar ke ruangan lain dalam gedung. Evakuasi terhadap pegawai yang tengah bertugas turut dilakukan demi menjamin keselamatan seluruh personel yang berada di dalam bangunan.

Dukungan pasokan air juga disiapkan untuk memperlancar proses pemadaman. Arus lalu lintas di sekitar gedung sempat diatur ulang oleh petugas untuk memberi ruang gerak bagi kendaraan pemadam, sekaligus menjaga keselamatan warga yang melintas.

Hingga saat ini belum terdapat keterangan resmi mengenai korban jiwa maupun besaran kerugian material akibat kebakaran tersebut. Pendataan menyeluruh, menurut petugas di lapangan, baru dapat dilakukan setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan bangunan dinyatakan aman.

Dampak terhadap Pelayanan Publik

Gedung Bapenda merupakan pusat layanan pajak daerah bagi warga DKI Jakarta, mencakup pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Kebakaran ini berpotensi mengganggu operasional layanan yang berjalan di dalam gedung.

Pejabat di lingkungan Bapenda menyatakan bahwa pelayanan kepada wajib pajak akan tetap diupayakan berjalan melalui kanal digital. "Kami akan memastikan layanan administrasi perpajakan tetap dapat diakses masyarakat selama proses penanganan kebakaran berlangsung," ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berdasarkan keterangan tersebut, menindaklanjuti kondisi ini dengan menyiapkan skema pelayanan darurat. Pemindahan sementara aktivitas perkantoran ke lokasi lain turut dipertimbangkan apabila proses pemadaman dan pemulihan membutuhkan waktu lebih lama.

Penyelidikan Penyebab Kebakaran

Penyebab kebakaran di gedung Bapenda hingga saat ini belum dapat dipastikan. Kepolisian bersama instansi teknis direncanakan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menentukan asal mula api serta menelusuri kemungkinan faktor teknis, termasuk kondisi instalasi listrik, yang memicu peristiwa tersebut.

Menanggapi peristiwa ini, Kepala Bapenda menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan akses penuh kepada aparat penegak hukum dalam proses penyelidikan. "Kami menegaskan komitmen untuk bekerja sama dan mendukung setiap langkah pemeriksaan guna mengungkap penyebab kebakaran secara tuntas," ujarnya.

Evaluasi dan Pengawasan

Kebakaran yang kembali terjadi di gedung Bapenda mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem proteksi kebakaran dan kelayakan bangunan. Dalam Rapat Koordinasi yang digelar instansi terkait, disepakati sejumlah keputusan, antara lain pemeriksaan instalasi listrik, pengecekan sistem deteksi dini kebakaran, serta audit keselamatan gedung secara berkala.

Hasil evaluasi tersebut, berdasarkan kesepakatan dalam rapat, akan menjadi dasar penetapan langkah perbaikan jangka pendek maupun jangka panjang. Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan bagi pengelola gedung perkantoran lain di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperketat prosedur keselamatan.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, melalui fraksi-fraksinya, berencana meminta laporan tertulis dari pemerintah provinsi terkait kronologi kejadian dan langkah penanganan. Permintaan tersebut dijadwalkan dibahas dalam rapat kerja komisi yang membidangi urusan pendapatan daerah.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas selama proses pemadaman dan evakuasi berlangsung. Perkembangan lebih lanjut mengenai penanganan kebakaran serta hasil penyelidikan akan disampaikan oleh instansi berwenang setelah proses di lapangan selesai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User