Festival Netflix 2026: Merayakan Cerita Anak dan Keamanan Digital di Indonesia

Jakarta, Apaberita – Netflix resmi menggelar Festival Keluarga 2026 bertajuk “World of Wonder” di Indonesia, yang ditetapkan sebagai aktivasi keluarga terbesar di Asia Tenggara. Acara yang berla...

Jul 12, 2026 - 14:36
0 0

Jakarta, Apaberita – Netflix resmi menggelar Festival Keluarga 2026 bertajuk “World of Wonder” di Indonesia, yang ditetapkan sebagai aktivasi keluarga terbesar di Asia Tenggara. Acara yang berlangsung pada 15–17 Mei 2026 di Jakarta International Expo, Kemayoran, ini dirancang sebagai perayaan konten anak sekaligus gerakan literasi keamanan digital bagi keluarga Indonesia.

Mengusung misi memperkuat kesadaran digital orang tua dan anak, festival ini dihadiri lebih dari 25.000 keluarga selama tiga hari. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bertindak sebagai mitra strategis, menindaklanjuti Rencana Aksi Nasional Perlindungan Anak di Ranah Digital 2025–2029 yang telah disahkan sebelumnya.

Pilar Keamanan Digital dan Konten Ramah Anak

Dalam rapat koordinasi panitia, Vice President Netflix Asia Pasifik, Amelia Tan, menegaskan bahwa festival ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, melainkan wahana edukasi massal. “World of Wonder dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak akan pemahaman keamanan digital di kalangan keluarga Indonesia. Setiap zona permainan disertai sesi literasi interaktif tentang pengaturan kontrol orang tua, pengenalan konten sesuai usia, serta deteksi risiko siber,” ujarnya.

Netflix menghadirkan lima paviliun interaktif yang terinspirasi dari tayangan anak populer seperti Si Juki, Adit Sopo Jarwo, dan Keluarga Somat. Di setiap paviliun, orang tua dan anak diajak mempraktikkan cara menyaring konten, membatasi waktu layar, hingga mengenali tautan mencurigakan melalui permainan berbasis realitas virtual (VR).

Menteri Kominfo, Luhut Mahendra, dalam pidato kunci pembukaan menyatakan, “Pemerintah menyambut baik inisiatif Netflix yang sejalan dengan Rencana Aksi Nasional Perlindungan Anak di Ranah Digital. Festival ini menjadi bukti bahwa korporasi global dapat berkontribusi nyata membangun ekosistem digital yang aman, tanpa mengabaikan sisi kreatif dan edukatif.”

Kolaborasi Kreator Lokal dan Peluncuran Konten Baru

Festival ini juga menjadi panggung peluncuran seri animasi terbaru hasil kolaborasi Netflix dengan studio lokal Visinema dan Kumata Studio. Serial berjudul Petualangan Rara & Kima tayang perdana secara eksklusif, disertai lokakarya pembuatan animasi oleh para kreator. Head of Content Netflix Indonesia, Mira Lesmana, menyatakan langkah ini adalah komitmen jangka panjang memperkaya perpustakaan konten anak lokal yang berdaya saing global.

“Kami ingin anak Indonesia tidak hanya menjadi konsumen pasif, tetapi juga terlibat dalam proses kreatif. Di festival ini, mereka bisa mencoba menjadi animator cilik dan belajar bahwa cerita-cerita lokal layak mendapat panggung dunia,” ungkap Mira.

Evaluasi Partisipasi dan Dampak Literasi

Berdasarkan data panitia yang dihimpun Apaberita, lebih dari 10.000 anak mengikuti sesi pelatihan keamanan digital, dan 8.500 orang tua mengunduh panduan kontrol orang tua yang disediakan Netflix dan mitra LSM seperti ICT Watch serta Sejiwa. Survei cepat terhadap 2.000 orang tua peserta menunjukkan 92 persen responden merasa lebih percaya diri dalam mengawasi aktivitas online anak setelah mengikuti festival.

Ketua Harian ICT Watch, Donny B.U., menegaskan festival semacam ini efektif menjangkau masyarakat luas yang mungkin tidak terpapar program literasi digital formal. “Dengan kemasan festival hiburan, pesan keamanan digital lebih mudah diterima. Kami berharap model ini direplikasi platform lain atau pemerintah daerah,” ujarnya.

Deputi Perlindungan Anak Kementerian PPPA, Nahar, mengapresiasi pendekatan berbasis keluarga yang diterapkan. “Orang tua tidak hanya diajak mengawasi, tetapi juga menjadi teladan digital yang baik bagi anak-anaknya. Festival ini mencakup modul psikoedukasi bagi orang tua tentang dampak overexposure terhadap perkembangan emosi anak,” jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang turut meresmikan festival, menegaskan dukungan penuh atas penyediaan ruang publik ramah anak. “DKI Jakarta akan terus memperbanyak kolaborasi serupa untuk memperkuat Jakarta sebagai Kota Layak Anak,” katanya.

Festival Netflix 2026 juga mencatat rekor sebagai aktivasi keluarga dengan jejak karbon terkendali berkat penggunaan energi surya di seluruh area. Head of Sustainability Netflix, Emma Stewart, mengklaim seluruh emisi karbon dari acara telah diimbangi melalui program penanaman mangrove di pesisir Sulawesi Utara. Dengan keberhasilan ini, Netflix mengindikasikan rencana menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah rutin festival serupa dengan penekanan pada isu literasi digital terkini seperti kecerdasan buatan generatif dan deepfake yang mulai menyasar anak-anak.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User