[EROPA] — Aktivitas Bursa Transfer Liga-Liga Top Meningkat, Inggris Pimpin Belanja
LONDON — Periode transfer musim panas 2026 memasuki pekan ketiga dengan total nilai perpindahan pemain di lima liga top Eropa menembus angka €4,2 miliar. P
LONDON — Periode transfer musim panas 2026 memasuki pekan ketiga dengan total nilai perpindahan pemain di lima liga top Eropa menembus angka €4,2 miliar. Premier League kembali menjadi motor utama, menyumbang 48% dari total belanja bursa.
Data dari Football Benchmark yang dirilis Kamis (23/7) menunjukkan klub-klub Inggris telah menggelontorkan €2,02 miliar untuk 67 pembelian permanen. Angka ini naik 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dua klub London, Chelsea dan Arsenal, masing-masing mencatat belanja di atas €300 juta — level yang sebelumnya hanya terjadi satu kali dalam sejarah bursa transfer.
"Pasar didorong oleh aturan finansial yang lebih longgar pasca-reformasi UEFA dan kontrak siaran baru di beberapa liga. Klub-klub tidak lagi hanya berburu pemain jadi, tapi juga investasi pada talenta U-21 dengan harga premium," kata Kepala Analis Football Benchmark, Lutz Pfannenstiel.
Sementara itu, La Liga Spanyol berada di posisi kedua dengan total belanja €980 juta. Real Madrid menjadi pemboros terbesar setelah merampungkan transfer gelandang bertahan asal Prancis senilai €120 juta dari klub Bundesliga. Barcelona, yang masih dalam pemulihan finansial, memilih jalur pinjaman dengan opsi beli untuk tiga pemain anyar.
Ligue 1 Prancis mencatat fenomena unik: meski total belanja hanya €410 juta, liga ini menjadi pengekspor pemain termahal dengan surplus neraca transfer €620 juta. Paris Saint-Germain mendominasi pengeluaran domestik, namun kontribusi terbesar justru datang dari penjualan pemain akademi ke Inggris dan Jerman.
Perubahan Regulasi Pengaruhi Strategi Klub
Revisi Financial Sustainability Regulations (FSR) UEFA yang berlaku mulai musim ini turut membentuk pola belanja. Aturan baru memperbolehkan rasio belanja pemain terhadap pendapatan hingga 70%, naik dari 60% sebelumnya. Klausul amortisasi kontrak pun dikembalikan ke maksimal lima tahun, memudahkan klub menyebar biaya transfer.
Konsekuensinya, rata-rata durasi kontrak pemain baru yang direkrut pada jendela ini mencapai 4,8 tahun — naik dari 4,2 tahun pada 2025. Klub-klub memanfaatkan amortisasi panjang untuk mengakali batasan biaya musiman, terutama di Inggris yang juga menerapkan Profit and Sustainability Rules (PSR) domestik.
Jendela Transfer Musim Panas: H-8 Menuju Penutupan
Mayoritas liga top Eropa akan menutup bursa pada 1 September 2026 pukul 23.00 waktu setempat. Bundesliga Jerman menjadi penutup paling awal (30 Agustus), sementara Serie A Italia memberikan perpanjangan hingga 2 September. Jendela di Saudi Pro League masih terbuka hingga 10 September, menciptakan celah potensial bagi klub Eropa untuk melepas pemain setelah bursa domestik tutup.
Berikut poin kunci bursa transfer per 23 Juli 2026:
- Total belanja 5 liga top Eropa: €4,2 miliar — naik 11% YoY
- Liga dengan belanja tertinggi: Premier League (€2,02 miliar, 48% total)
- Transfer termahal sejauh ini: Gelandang Prancis ke Real Madrid — €120 juta
- Klub paling aktif: Chelsea (8 pemain masuk, 6 keluar — belanja bersih €210 juta)
- Rata-rata kontrak pemain baru: 4,8 tahun (amortisasi maksimum 5 tahun)
Dengan sisa waktu delapan hari, pengamat memperkirakan lonjakan transaksi pada hari-hari terakhir. Klub-klub Inggris yang terancam sanksi PSR harus menyeimbangkan neraca, sementara klub Italia dan Spanyol membidik peminjaman dengan opsi beli untuk menjaga likuiditas. Gesekan antara jendela Eropa dan Saudi akan menjadi narasi utama di detik-detik akhir bursa.
Comments (0)