Timeline Acara Sosialisasi
Acara berlangsung dalam satu sesi penuh yang terstruktur, dimulai sejak pagi hingga siang hari. Berikut kronologi kegiatan yang berhasil dihimpun tim liputan:
- 09.30–10.00 WITA: Registrasi peserta dan ramah tamah. Panitia mencatat kehadiran dari 28 pelaku usaha yang telah melakukan pendaftaran daring sebelumnya.
- 10.00–10.30 WITA: Pembukaan oleh perwakilan manajemen IEG. Sambutan disampaikan oleh General Manager IEG, Febrian Haryanto, yang menekankan pentingnya ekosistem siaran legal pascapandemi untuk mendorong pemulihan bisnis perhotelan dan restoran.
- 10.30–11.30 WITA: Paparan materi utama. Tim komersial IEG memaparkan paket lisensi musim 2026/2027, termasuk cakupan konten, model pembayaran, dan dukungan teknis. Poin penting yang di-highlight adalah penambahan konten eksklusif dari empat liga olahraga utama dan dua kanal hiburan global yang sebelumnya hanya tersedia di platform digital berbayar.
- 11.30–12.30 WITA: Sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Peserta menanyakan detail biaya investasi, mekanisme monitoring siaran, serta prosedur inspeksi lisensi. IEG menegaskan bahwa sistem lisensi baru telah dilengkapi dengan dashboard pelaporan digital untuk memudahkan mitra memantau durasi tayang dan jenis konten yang disiarkan.
- 12.30–13.00 WITA: Penutupan dan networking lunch. Acara diakhiri dengan makan siang bersama yang sekaligus menjadi ajang pertukaran informasi antarpelaku usaha.
Fokus Lisensi Musim Baru
Dalam paparannya, IEG menekankan bahwa lisensi nonton bersama musim 2026/2027 dirancang lebih fleksibel. Mitra dapat memilih paket berdasarkan kategori usaha, mulai dari
small cafe hingga
hotel berbintang. Struktur harga disesuaikan dengan skala bisnis, dengan kisaran mulai dari
Rp4,5 juta per tahun untuk kafe kecil hingga
Rp22 juta per tahun untuk hotel dengan area publik yang luas. Program ini juga mencakup akses ke materi promosi digital yang dapat digunakan mitra untuk menarik lebih banyak pelanggan.
Febrian Haryanto menyampaikan, “Kami melihat Lombok sebagai pasar yang potensial. Pertumbuhan kunjungan wisatawan pasca-MotoGP Mandalika membuka peluang besar bagi tempat usaha menyediakan pengalaman menonton yang aman dan legal. Sosialisasi ini memastikan para mitra memahami hak dan kewajibannya sebelum menandatangani kontrak.”
Lebih lanjut, IEG mengumumkan insentif early bird berupa
diskon 15% bagi mitra yang melakukan komitmen sebelum
31 Agustus 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong percepatan penetrasi lisensi di wilayah Indonesia bagian timur, yang selama ini memiliki tingkat kepatuhan lisensi lebih rendah dibandingkan dengan Jawa dan Bali.
Respons Peserta
Salah satu peserta, pemilik jaringan kafe lokal di kawasan Mandalika, mengaku antusias dengan fleksibilitas paket yang ditawarkan. Dengan model lisensi tahunan tanpa biaya tambahan per tayangan, pelaku usaha dapat lebih mudah merencanakan anggaran operasional. Peserta juga mengapresiasi kejelasan materi yang disampaikan, terutama terkait mekanisme penyelesaian sengketa jika terjadi pelanggaran hak siar.
Dengan berakhirnya acara di Lombok, IEG dijadwalkan melanjutkan sosialisasi ke
tiga kota lain di kawasan Indonesia tengah dan timur, yakni
Makassar, Manado, dan Jayapura, sepanjang bulan Juli hingga Agustus 2026. Perusahaan menargetkan pertumbuhan jumlah mitra baru sebanyak
40% dibandingkan musim sebelumnya, sejalan dengan pemulihan penuh sektor pariwisata nasional pascapandemi.
Comments (0)