Oct 09, 2026
Politik

Ekspedisi Patriot Unair Latih Warga Sumalata Budidaya Lebah Trigona

GORONTALO — Tim Ekspedisi Patriot Universitas Airlangga (Unair) menyelenggarakan pelatihan budidaya lebah trigona bagi warga Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Kegiatan yang be...

Ekspedisi Patriot Unair Latih Warga Sumalata Budidaya Lebah Trigona

GORONTALO — Tim Ekspedisi Patriot Universitas Airlangga (Unair) menyelenggarakan pelatihan budidaya lebah trigona bagi warga Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (8/10/2026) tersebut menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui komoditas madu bernilai tinggi.

Pelatihan ini diikuti puluhan peserta yang terdiri atas petani, pelaku usaha mikro, serta anggota kelompok tani setempat. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan jenis lebah trigona, teknik pembuatan stup atau sarang budidaya, manajemen pakan, hingga tata cara panen dan pascapanen madu yang memenuhi standar mutu.

"Kami hadir untuk menindaklanjuti potensi lokal yang selama ini belum tergarap optimal. Lebah trigona terbukti mampu menghasilkan madu dengan nilai jual tinggi tanpa merusak lingkungan," ujar perwakilan Tim Ekspedisi Patriot Unair dalam keterangan resminya.

Mengubah Persepsi Negatif terhadap Lebah

Salah satu tujuan utama pelatihan adalah mengubah cara pandang warga terhadap keberadaan lebah. Selama bertahun-tahun, sebagian masyarakat menganggap serangga tersebut sebagai hama yang mengganggu aktivitas pertanian dan perkebunan. Persepsi inilah yang coba diluruskan oleh tim melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung di lapangan.

Warga diperkenalkan pada karakter lebah trigona yang tidak agresif, tidak memiliki sengat, serta cocok dibudidayakan di pekarangan rumah. Dengan demikian, keberadaan koloni lebah tidak lagi dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai sumber pendapatan tambahan yang menjanjikan.

"Dulu kami menganggap lebah itu pengganggu. Setelah pelatihan ini, kami paham bahwa justru bisa menjadi sumber penghasilan keluarga," tutur salah seorang peserta.

Nilai Ekonomi Madu Trigona

Madu trigona dikenal memiliki kualitas unggul karena kandungan antioksidan dan sifat antibakterinya. Harga jual madu jenis ini di pasaran nasional berkisar antara Rp150.000 hingga Rp400.000 per liter, bergantung pada kualitas dan kemurnian produk. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan madu lebah konvensional.

Selain madu, lebah trigona juga menghasilkan propolis yang memiliki nilai ekonomi signifikan. Propolis kerap dimanfaatkan sebagai bahan baku produk kesehatan dan kosmetik, sehingga membuka peluang diversifikasi usaha bagi masyarakat.

Berdasarkan data yang dipaparkan tim, satu stup budidaya dapat menghasilkan sekitar 0,5 hingga 1 kilogram madu per panen dengan siklus panen setiap tiga hingga empat bulan. Dengan pengelolaan koloni yang baik, satu keluarga dapat mengoperasikan beberapa stup sekaligus untuk meningkatkan hasil produksi.

Penguatan Kelembagaan dan Pendampingan Lanjutan

Pelatihan tidak berhenti pada penyampaian teori. Tim juga mendampingi peserta dalam praktik pembuatan stup, pemindahan koloni, serta pencatatan produksi secara sederhana. Langkah ini disiapkan agar warga memiliki kemampuan mandiri dalam mengelola usaha budidaya secara berkelanjutan.

Dalam rapat koordinasi bersama perangkat desa dan kelompok tani, disepakati bahwa pendampingan akan dilakukan secara berkala pascapelatihan. Tim Ekspedisi Patriot Unair berkomitmen memantau perkembangan koloni serta memberikan bantuan konsultasi teknis apabila ditemukan kendala di lapangan.

"Keberlanjutan program menjadi prioritas. Kami tidak ingin pelatihan ini berhenti sebagai kegiatan seremonial semata," tegas perwakilan tim.

Pemerintah desa menyambut baik inisiatif tersebut. Menurut mereka, budidaya lebah trigona sejalan dengan program penguatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi sumber daya alam setempat. Hasil produksi madu diharapkan dapat menembus pasar kabupaten hingga provinsi.

Harapan Peningkatan Kesejahteraan

Warga Sumalata berharap kegiatan serupa terus digelar dengan cakupan peserta yang lebih luas. Mereka menilai pengetahuan baru mengenai budidaya lebah trigona membuka alternatif penghasilan yang tidak bergantung pada musim tanam maupun hasil tangkapan laut.

Dengan keterampilan yang diperoleh, masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan kosong menjadi area produktif. Kegiatan ini pun ditetapkan sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kemandirian ekonomi desa.

Tim Ekspedisi Patriot Unair menyatakan kesiapannya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga usaha, untuk memasarkan produk madu trigona hasil budidaya warga. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

"Kami mendorong lahirnya kelompok usaha bersama yang mengelola pemasaran secara kolektif. Dengan begitu, posisi tawar warga di pasar menjadi lebih kuat," pungkas perwakilan tim.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User