DPRD Apresiasi Perbaikan Akses Tambak Medokan Ayu Surabaya

Surabaya — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memperbaiki infrastruktur akses distribusi menuju kawasan...

Jul 17, 2026 - 05:16
0 0
DPRD Apresiasi Perbaikan Akses Tambak Medokan Ayu Surabaya

Surabaya — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memperbaiki infrastruktur akses distribusi menuju kawasan tambak Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, dalam keterangannya kepada media pada Selasa (15/7).

Menurut Arif Fathoni, perbaikan akses jalan dan saluran distribusi di kawasan tambak tersebut menjadi kebutuhan mendesak bagi para petani ikan serta pelaku usaha perikanan di wilayah Surabaya bagian timur. Selama bertahun-tahun, akses menuju tambak Medokan Ayu dinilai kurang memadai sehingga menghambat kelancaran distribusi hasil panen ke pasar-pasar tradisional maupun modern di Kota Surabaya.

"Kami di DPRD menyambut baik komitmen Pemkot Surabaya yang serius memperhatikan sektor perikanan dan ketahanan pangan daerah. Perbaikan akses tambak Medokan Ayu ini bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan menyangkut hajat hidup ribuan keluarga yang menggantungkan hidupnya pada usaha tambak," ujar Arif Fathoni di ruang kerjanya.

Dukungan Penuh terhadap Program Ketahanan Pangan

Lebih lanjut, legislator dari Fraksi Partai Gerindra tersebut menegaskan bahwa langkah Pemkot Surabaya sejalan dengan visi besar pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional. Arif menilai, kebijakan di tingkat daerah harus mampu menerjemahkan arahan pusat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat akar rumput.

"Program Presiden Prabowo soal swasembada pangan harus dijawab dengan kerja nyata di daerah. Surabaya sebagai kota metropolitan tetap memiliki potensi besar di sektor perikanan air tawar dan payau. Tambak Medokan Ayu adalah salah satu bukti bahwa kota ini tidak hanya bergantung pada sektor industri dan jasa," paparnya.

Data yang dihimpun dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya menunjukkan bahwa kawasan tambak Medokan Ayu memiliki luas sekitar 70 hektar yang dikelola oleh ratusan petani tambak. Setiap musim panen, kawasan ini mampu menghasilkan puluhan ton ikan bandeng, udang, dan berbagai jenis ikan air payau lainnya yang menjadi sumber protein penting bagi warga Surabaya dan sekitarnya.

Detail Perbaikan Infrastruktur Akses Tambak

Perbaikan akses yang dilakukan Pemkot Surabaya mencakup beberapa aspek, mulai dari pengerasan jalan produksi, pembangunan drainase untuk mencegah genangan saat musim hujan, hingga peningkatan fasilitas jembatan kecil yang menghubungkan antarkawasan tambak. Selain itu, pemerintah kota juga dikabarkan tengah menyiapkan skema perluasan jaringan distribusi agar hasil panen dapat lebih cepat sampai ke konsumen.

Arif Fathoni menjelaskan, DPRD Surabaya melalui Komisi C yang membidangi infrastruktur telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan beberapa waktu lalu. Hasil peninjauan tersebut menjadi dasar bagi DPRD untuk mendorong agar alokasi anggaran perbaikan tambak mendapatkan prioritas dalam APBD Perubahan maupun APBD murni tahun berikutnya.

"Kami sudah melihat sendiri kondisinya. Jalan rusak, jembatan sempit, dan saluran air yang tersumbat membuat petani tambak kesulitan mengeluarkan hasil panen. Ini harus segera diatasi," tegas politisi yang akrab disapa Toni tersebut.

Sinergi Legislatif dan Eksekutif

Dalam kesempatan yang sama, Arif Fathoni juga menyoroti pentingnya sinergi antara DPRD dan Pemkot Surabaya dalam mengeksekusi program-program prioritas. Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci keberhasilan pembangunan di daerah, termasuk dalam upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

"DPRD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga fungsi anggaran dan legislasi. Ketika eksekutif memiliki program bagus, DPRD wajib hadir untuk memastikan program tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran," katanya.

Ia menambahkan, Fraksi-fraksi di DPRD Surabaya secara umum mendukung penuh setiap kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok petani, nelayan, dan pelaku UMKM di sektor pangan. Dengan perbaikan akses tambak Medokan Ayu, diharapkan produktivitas perikanan di Surabaya dapat meningkat signifikan.

Dampak Ekonomi dan Harapan Petani Tambak

Ketua kelompok tani tambak Medokan Ayu, yang turut hadir dalam diskusi tersebut, menyampaikan apresiasi atas perhatian DPRD dan Pemkot Surabaya. Ia mengakui bahwa selama ini distribusi hasil panen sering terkendala oleh kondisi jalan yang rusak, terutama setelah hujan deras. Biaya operasional pengangkutan menjadi lebih tinggi, sehingga margin keuntungan petani semakin tipis.

"Kalau jalannya bagus, truk pengangkut bisa langsung masuk ke tambak. Hasil panen bisa lebih cepat sampai ke pasar dengan kualitas yang terjaga. Harga jual juga lebih stabil," ujar salah satu perwakilan petani yang enggan disebutkan namanya.

Menutup keterangannya, Arif Fathoni berharap agar perbaikan akses tambak Medokan Ayu dapat menjadi model bagi pengembangan kawasan perikanan lain di Surabaya. Ia juga mendorong Pemkot untuk terus melakukan pemetaan potensi pangan lokal sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.

"Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga menjadi tugas kita bersama di daerah. Surabaya harus mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam memenuhi kebutuhan pangan warganya," tutup Arif Fathoni.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User