Solo — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Solo secara resmi menetapkan Sekar Krisnauli Tandjung sebagai bakal calon yang akan diusung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Solo mendatang. Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat pleno yang digelar di kantor DPD II Golkar Kota Solo, dan menandai langkah partai berlambang beringin itu menuju kontestasi pemilihan wali kota.
Sekretaris DPD II Golkar Kota Solo, Taufiqurrahman, menegaskan bahwa penetapan Sekar Krisnauli Tandjung merupakan hasil pembahasan internal yang telah melalui mekanisme partai sesuai dengan ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Golkar. "Pada dasarnya kami telah menyelesaikan proses penjaringan dan menetapkan Ibu Sekar Krisnauli Tandjung sebagai bakal calon yang akan diusung pada Pilkada Solo mendatang," ujar Taufiqurrahman dalam keterangan resminya, Selasa.
Sekar Krisnauli Tandjung merupakan putri dari tokoh senior Golkar, Akbar Tandjung, yang pernah menjabat sebagai Ketua DPR RI dan Menteri Sekretaris Negara. Nama Sekar mencuat dalam bursa calon pemimpin Kota Solo seiring dengan pembukaan pendaftaran bakal calon di internal partai-partai politik di Kota Bengawan tersebut.
Mekanisme Penjaringan dan Rekomendasi Partai
Taufiqurrahman menjelaskan bahwa penetapan Sekar Krisnauli Tandjung merupakan bagian dari tahapan penjaringan bakal calon yang dilakukan DPD II Golkar Kota Solo. Proses tersebut melibatkan penelaahan terhadap rekam jejak, elektabilitas, serta kemampuan bakal calon untuk memimpin Kota Solo lima tahun ke depan.
Menurutnya, keputusan dalam rapat pleno itu juga menindaklanjuti arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait pemenangan Pilkada serentak. "Keputusan ini telah melalui rapat pleno dan akan kami tindaklanjuti dengan pengajuan rekomendasi resmi ke DPP Partai Golkar untuk proses selanjutnya," tegasnya.
Ia menambahkan, DPD II Golkar Kota Solo akan menyusun langkah konsolidasi partai guna memastikan dukungan struktural hingga tingkat kelurahan dan kecamatan. Konsolidasi tersebut dinilai penting untuk mengonsolidasikan seluruh potensi kader dalam menghadapi tahapan pemilihan yang akan ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo.
"Kami akan menyatukan seluruh kekuatan partai, dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, untuk mengawal pencalonan Ibu Sekar pada Pilkada Solo mendatang," kata Taufiqurrahman.
Profil Bakal Calon dan Respons Politik Lokal
Sekar Krisnauli Tandjung dikenal sebagai figur yang memiliki latar belakang akademik dan pengalaman organisasi. Sebagai putri Akbar Tandjung, namanya turut membawa warisan politik keluarga yang lama berkecimpung dalam dinamika perpolitikan nasional, khususnya di Partai Golkar.
Dalam sejumlah kesempatan, Sekar menyatakan komitmennya untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan pelayanan publik di Kota Solo. Fokus tersebut dinilai sejalan dengan karakteristik Solo sebagai kota yang memiliki kekuatan pada sektor industri kreatif, pariwisata, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pengamat politik lokal menilai penetapan Sekar oleh Golkar Solo menjadi salah satu sinyal dinamika koalisi menjelang Pilkada. Partai berlambang beringin itu diperkirakan akan menjalin komunikasi politik dengan partai lain untuk memenuhi syarat pencalonan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Tahapan dan Proyeksi Kontestasi Pilkada
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pencalonan kepala daerah dan wakil kepala daerah harus memenuhi persyaratan ambang batas perolehan kursi DPRD atau akumulasi suara sah partai politik. Karena itu, Golkar Solo masih perlu membangun kesepakatan dengan partai politik lain untuk mengusung pasangan calon secara resmi.
Taufiqurrahman menyatakan bahwa komunikasi dengan partai-partai lain terus dijalin, termasuk pembahasan mengenai figur bakal calon wakil wali kota yang akan mendampingi Sekar. "Kami membuka ruang komunikasi dengan partai politik lain, dan pembahasan mengenai pasangan calon akan kami selesaikan pada tahapan berikutnya," jelasnya.
DPD II Golkar Kota Solo juga menyatakan akan menyerahkan keputusan akhir mengenai konfigurasi pasangan calon kepada DPP Partai Golkar, sesuai mekanisme sentralisasi rekomendasi yang berlaku di internal partai. Keputusan resmi diharapkan dapat ditetapkan sebelum masa pendaftaran pasangan calon dibuka oleh penyelenggara pemilu.
Dengan penetapan ini, Sekar Krisnauli Tandjung menjadi salah satu nama yang dipastikan masuk dalam bursa calon wali kota Solo. Kontestasi Pilkada Solo mendatang diproyeksikan berlangsung kompetitif seiring dengan munculnya sejumlah nama dari berbagai partai politik dan kalangan independen yang menyatakan kesiapannya bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan Kota Bengawan.
Comments (0)