Dishub DKI Pindahkan Command Center ke MT Haryono Imbas Kebakaran Bapenda

JAKARTA — Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memutuskan memindahkan pusat pengendalian lalu lintas atau Command Center ke gedung Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di kawasan Jalan MT Haryono, ...

Dishub DKI Pindahkan Command Center ke MT Haryono Imbas Kebakaran Bapenda

JAKARTA — Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memutuskan memindahkan pusat pengendalian lalu lintas atau Command Center ke gedung Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di kawasan Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan. Keputusan tersebut diambil menyusul kebakaran yang melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, lokasi yang selama ini menjadi tempat beroperasinya ruang kendali lalu lintas Ibu Kota.

Relokasi itu ditetapkan dalam Rapat Koordinasi internal jajaran Dishub DKI Jakarta yang digelar untuk menindaklanjuti dampak insiden kebakaran. Berdasarkan pantauan di lapangan, gedung Bapenda DKI Jakarta kini telah dipasangi garis polisi seiring proses penyelidikan penyebab kebakaran yang masih berlangsung oleh pihak berwenang.

"Kami menegaskan bahwa pemindahan Command Center ke Pusdatin MT Haryono dilakukan demi memastikan layanan pengendalian lalu lintas tetap berjalan optimal. Keberlangsungan sistem dan keselamatan petugas menjadi prioritas utama," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dalam keterangannya.

Dampak Kebakaran terhadap Ruang Kendali Lalu Lintas

Kebakaran di gedung Bapenda DKI Jakarta berdampak langsung terhadap operasional ruang pengendalian lalu lintas yang berada di kompleks gedung tersebut. Ruang kendali itu selama ini menjadi pusat pemantauan pergerakan kendaraan di sejumlah ruas jalan utama Ibu Kota melalui kamera pengawas atau CCTV serta sistem pengaturan lampu lalu lintas.

Akibat kejadian itu, sejumlah perangkat dan sistem yang berada di dalam ruang kendali tidak dapat dioperasikan secara maksimal. Kondisi tersebut mengharuskan jajaran Dishub DKI Jakarta mengambil langkah cepat agar fungsi pengawasan dan pengendalian lalu lintas tidak terhenti sepenuhnya.

Dalam Rapat Koordinasi yang digelar, jajaran Dishub DKI Jakarta menyatakan bahwa seluruh elemen pendukung operasional, mulai dari perangkat keras, jaringan, hingga sumber daya manusia, akan dipindahkan secara bertahap ke lokasi baru. Proses pemindahan dilakukan dengan tetap menjaga kesinambungan layanan publik.

Pusdatin MT Haryono Disiapkan sebagai Lokasi Baru

Gedung Pusdatin di Jalan MT Haryono dipilih sebagai lokasi baru Command Center karena dinilai memiliki kesiapan infrastruktur yang memadai. Gedung tersebut selama ini menjadi pusat pengelolaan data dan informasi di lingkungan Dishub DKI Jakarta, sehingga proses integrasi sistem pengendalian lalu lintas dipandang lebih memungkinkan untuk dilakukan dalam waktu singkat.

"Pusdatin MT Haryono telah disiapkan untuk menampung seluruh aktivitas Command Center. Kami memastikan peralihan ini berjalan tertib dan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Sejumlah penyesuaian teknis akan dilakukan di gedung Pusdatin, antara lain pemasangan perangkat pemantauan, penataan ruang kerja petugas, serta penguatan jaringan komunikasi data. Seluruh tahapan itu ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar Command Center dapat segera beroperasi penuh dari lokasi baru.

Pemindahan pusat kendali ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko agar kejadian serupa tidak kembali mengganggu layanan pengendalian lalu lintas di masa mendatang. Jajaran Dishub DKI Jakarta menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keamanan gedung dan sistem pendukung operasional.

Layanan Pengendalian Lalu Lintas Dipastikan Tetap Berjalan

Meski proses relokasi berlangsung, Dishub DKI Jakarta memastikan layanan pengendalian lalu lintas tetap berjalan. Petugas di lapangan tetap disebar di sejumlah titik rawan kepadatan untuk mengatur arus kendaraan, sementara sistem pemantauan dialihkan sementara ke fasilitas pendukung yang tersedia.

Masyarakat diimbau tetap mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan selama masa peralihan berlangsung. Informasi mengenai kondisi lalu lintas juga akan terus disampaikan melalui kanal resmi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Hingga kini, penyebab kebakaran gedung Bapenda DKI Jakarta masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Garis polisi yang terpasang di sekitar gedung menandakan area tersebut masih berstatus steril untuk kepentingan penyelidikan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut mengenai kondisi gedung serta rencana penataan ulang fasilitas pelayanan yang terdampak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User