AWG Gelar Aksi Jumat Nasional Dukung Palestina di Depan Kedubes AS

JAKARTA — Ratusan massa AQSA Working Group (AWG) menggelar Aksi Jumat Nasional di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 21 Agustus 2026. Aks...

AWG Gelar Aksi Jumat Nasional Dukung Palestina di Depan Kedubes AS

JAKARTA — Ratusan massa AQSA Working Group (AWG) menggelar Aksi Jumat Nasional di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 21 Agustus 2026. Aksi damai tersebut digelar sebagai wujud solidaritas terhadap rakyat Palestina sekaligus kecaman atas sikap Amerika Serikat yang dinilai terus memberikan dukungan militer dan politik kepada Israel. Pantauan di lokasi menunjukkan para peserta membawa bendera Palestina serta sejumlah spanduk dan poster berisi tuntutan penghentian agresi, pembukaan akses bantuan kemanusiaan, dan pengakuan kemerdekaan Palestina.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB itu berjalan tertib dan dijaga ketat oleh personel kepolisian dari Polda Metro Jaya. Petugas pengatur lalu lintas disiagakan di sejumlah titik guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan Medan Merdeka Selatan. Massa yang hadir terdiri atas perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, mahasiswa, aktivis kemanusiaan, serta elemen masyarakat sipil lain yang tergabung dalam AWG.

Rangkaian Aksi dan Tuntutan Massa

Koordinator aksi AWG menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi rutin yang digelar untuk menyuarakan keprihatinan mendalam atas kondisi kemanusiaan di Palestina. Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa komunitas internasional dinilai gagal menekan Israel untuk menghentikan serangan terhadap warga sipil di Jalur Gaza, sehingga gelombang solidaritas dari berbagai negara, termasuk Indonesia, terus digencarkan.

"Kami menuntut Amerika Serikat menghentikan dukungannya terhadap Israel, karena dukungan itu menjadi bagian dari persoalan mengapa konflik tidak kunjung berakhir. Kami juga mendesak Pemerintah Indonesia untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina di forum internasional," ujar Koordinator Aksi AWG di sela kegiatan.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni penghentian total agresi militer Israel terhadap Palestina, pembukaan koridor kemanusiaan secara penuh agar bantuan dapat menjangkau warga sipil, serta dukungan penuh terhadap pengakuan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat. Tuntutan itu disampaikan melalui orasi, pembacaan pernyataan sikap, hingga penyerahan petisi yang direncanakan ditujukan kepada perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Orasi, Doa Bersama, dan Penggalangan Bantuan

Selain orasi, rangkaian Aksi Jumat Nasional juga diisi dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan rakyat Palestina. Para peserta secara bergantian menyampaikan orasi yang menyerukan gencatan senjata permanen serta pembebasan warga sipil yang ditahan di tengah konflik. Suasana haru terlihat ketika salah satu orator membacakan laporan mengenai jumlah korban sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, yang menjadi korban dalam konflik yang berlangsung di Jalur Gaza.

Panitia aksi juga membuka pos penggalangan dana kemanusiaan di lokasi. Dana yang terkumpul direncanakan akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan yang telah memiliki jaringan penyaluran bantuan di Palestina. Menurut panitia, antusiasme masyarakat yang turut menyumbang cukup tinggi, dan hasil penggalangan akan diumumkan secara transparan melalui kanal resmi AWG.

Harapan Perdamaian dan Langkah Selanjutnya

AWG menyatakan akan terus menggelar aksi solidaritas secara berkala hingga tercipta penyelesaian konflik yang adil bagi rakyat Palestina. Organisasi ini juga mendorong Pemerintah Indonesia untuk lebih aktif memfasilitasi upaya diplomasi, termasuk melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan forum multilateral lainnya, guna menekan terciptanya gencatan senjata yang permanen serta proses perdamaian yang berdasarkan pada hukum internasional.

Dalam pernyataan penutupnya, Koordinator Aksi AWG menegaskan bahwa solidaritas terhadap Palestina bukan semata persoalan agama, melainkan komitmen terhadap nilai kemanusiaan dan keadilan. Ia berharap tekanan dari masyarakat sipil global dapat mendorong negara-negara besar mengubah sikapnya terhadap konflik yang telah berlangsung lama tersebut.

Aksi berakhir sekitar pukul 15.30 WIB dengan pembubaran massa secara tertib. Petugas kepolisian memastikan tidak terjadi insiden selama kegiatan berlangsung. AWG menyatakan akan menindaklanjuti aksi ini dengan serangkaian kegiatan advokasi, termasuk audiensi dengan sejumlah lembaga negara, untuk memperjuangkan tuntutan yang telah disampaikan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User