Anggaran BGN Dipangkas Dua Kali, Kini Tersisa Rp 228,38 Triliun

Jakarta - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkapkan bahwa pagu anggaran lembaganya untuk tahun 2026 telah mengalami dua kali pemangkasan. Total pemotongan yang terjadi me

Jul 08, 2026 - 00:45
0 0
Anggaran BGN Dipangkas Dua Kali, Kini Tersisa Rp 228,38 Triliun

Jakarta - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkapkan bahwa pagu anggaran lembaganya untuk tahun 2026 telah mengalami dua kali pemangkasan. Total pemotongan yang terjadi mencapai angka Rp 39,62 triliun dari pagu awal yang ditetapkan.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Agustina dalam sebuah kesempatan di Jakarta. Ia merinci kronologi pemangkasan yang terjadi pada anggaran BGN. Menurut laporan yang diterima Apaberita.com, pagu anggaran BGN untuk tahun 2026 mulanya ditetapkan sebesar Rp 268 triliun. Namun, angka tersebut tidak bertahan lama setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran.

Rincian Dua Kali Pemangkasan

Agustina menjelaskan secara detail dua tahap pemangkasan yang dialami oleh BGN. Pemangkasan pertama dilakukan dengan nilai yang cukup signifikan, yakni sebesar Rp 38,25 triliun. Setelah pemotongan tahap awal ini, anggaran BGN masih belum berada pada posisi final.

"Pagu anggaran BGN 2026 sebesar Rp 268 triliun. Dari anggaran tersebut ada pemangkasan pertama sebesar Rp 38,25 triliun," ujar Agustina, dikutip Apaberita.com.

Tak berhenti di situ, lembaga yang fokus pada pemenuhan gizi nasional ini kembali mengalami pemangkasan tahap kedua. Kali ini, nilai yang dipotong lebih kecil dibandingkan sebelumnya, namun tetap berdampak pada total pagu akhir. Pemangkasan kedua ini menyentuh angka Rp 1,37 triliun.

Dengan demikian, jika dikalkulasikan, total pemangkasan mencapai Rp 39,62 triliun. Artinya, sisa anggaran yang kini dapat dikelola oleh Badan Gizi Nasional untuk menjalankan program-programnya sepanjang tahun 2026 adalah sebesar Rp 228,38 triliun. Meski terjadi pengurangan, jumlah tersebut masih tergolong sangat besar untuk mendukung program intervensi gizi di seluruh Indonesia.

Langkah Efisiensi dan Verifikasi Anggaran

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari BGN mengenai dampak spesifik pemangkasan ini terhadap program prioritas seperti makan bergizi gratis atau intervensi stunting. Namun, pemangkasan anggaran ini diduga kuat merupakan bagian dari arahan pemerintah untuk melakukan efisiensi belanja di berbagai kementerian dan lembaga.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga telah menyampaikan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus melakukan verifikasi terhadap penetapan pagu anggaran tahun 2026. Proses verifikasi ini dilakukan untuk memastikan alokasi belanja tepat sasaran dan menghindari pemborosan. Badan Gizi Nasional, yang baru terbentuk dan memiliki mandat besar dalam menangani permasalahan gizi, menjadi salah satu lembaga yang mengalami penyesuaian signifikan dalam alokasi dana operasionalnya.

Anggaran sebesar Rp 228,38 triliun yang tersisa saat ini diharapkan masih mampu mengakomodasi target-target strategis BGN di seluruh wilayah Indonesia. Publik kini menanti transparansi lebih lanjut dari pihak BGN terkait penyesuaian program pasca pemangkasan ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User