Jakarta Selatan — Tiga Pegawai Kafe de'Clan Diperiksa Terkait Korupsi PLN, ASABRI, Krakatau Steel

JAKARTA — Penyidik Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortas Tipikor) Polri menggeledah kafe de’Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selata

Jul 09, 2026 - 02:11
0 0
Jakarta Selatan — Tiga Pegawai Kafe de'Clan Diperiksa Terkait Korupsi PLN, ASABRI, Krakatau Steel

JAKARTA — Penyidik Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortas Tipikor) Polri menggeledah kafe de’Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, pada Rabu (8/7/2026). Penggeledahan itu merupakan rangkaian penyidikan tiga kasus korupsi besar yang membelit PT PLN (Persero), PT ASABRI (Persero), dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Dalam operasi tersebut, polisi memeriksa tiga pegawai kafe sebagai saksi dan menyita uang senilai total sekitar Rp60 miliar dalam bentuk rupiah, dolar Singapura, dan dolar Amerika Serikat.

Kakortas Tipikor Polri Inspektur Jenderal Totok Suharyanto yang memimpin langsung penggeledahan membenarkan adanya pemeriksaan terhadap tiga pegawai yang berada di lokasi saat tim tiba.

“Ada tiga. Pegawai yang ada di lokasi,”
ujarnya singkat di depan kafe de’Clan, tanpa merinci identitas para saksi. Totok juga enggan menjelaskan lebih jauh peran kafe tersebut dalam pusaran tiga kasus yang merugikan keuangan negara itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, uang tunai yang diamankan terdiri dari pecahan rupiah, dolar Singapura (SGD), dan dolar Amerika Serikat (USD). Total nilai ketiganya setelah dikonversi mencapai angka fantastis Rp60 miliar. Temuan ini memperkuat dugaan adanya aliran dana hasil tindak pidana korupsi yang disimpan atau dikelola melalui jaringan usaha tertentu, termasuk tempat usaha seperti kafe de’Clan.

Penggeledahan berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan pengawalan ketat aparat bersenjata lengkap. Sejumlah boks berisi dokumen dan uang tampak dibawa keluar oleh petugas. Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih melanjutkan proses penghitungan dan penyegelan barang bukti di laboratorium forensik Polri.

Kronologi dan Konteks Kasus

Kasus korupsi di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel bukanlah perkara baru. Ketiga perusahaan pelat merah itu telah lama menjadi sorotan karena sejumlah proyek fiktif, penggelembungan investasi, dan penyimpangan dana pensiun. Di PT ASABRI, misalnya, Kejaksaan Agung sebelumnya telah menetapkan sejumlah tersangka terkait investasi bodong senilai triliunan rupiah. Sementara di Krakatau Steel, dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa juga terus didalami. Adapun di PLN, kasus yang tengah diusut menyangkut pengadaan infrastruktur kelistrikan yang merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah.

Penyidik menduga kafe de’Clan Signature bukan sekadar tempat usaha kuliner, melainkan salah satu simpul pencucian uang yang digunakan para tersangka untuk menyamarkan aset hasil korupsi. Hal ini diperkuat dengan temuan uang tunai dalam jumlah besar serta dokumen keuangan yang turut disita.

Langkah Hukum Selanjutnya

Setelah pemeriksaan saksi di tempat, polisi akan memanggil kembali ketiga pegawai kafe untuk diperiksa secara intensif di Bareskrim Polri. Tak menutup kemungkinan jumlah saksi bertambah seiring berkembangnya penyelidikan. Totok menegaskan, pihaknya akan menelusuri seluruh aliran dana dari tiga kasus tersebut hingga ke akar-akarnya.

“Kami pastikan semua pihak yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung, akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,”
tegasnya.

Publik kini menanti sejauh mana pengungkapan jaringan korupsi ini akan menyeret nama-nama besar di lingkup BUMN. Apalagi, nilai kerugian negara dalam tiga perkara ini diperkirakan mencapai puluhan triliun rupiah.

  • Waktu: Rabu, 8 Juli 2026
  • Lokasi: Kafe de’Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan
  • Pihak yang diperiksa: Tiga pegawai kafe
  • Barang bukti: Uang tunai Rp60 miliar (Rupiah, SGD, USD) dan dokumen
  • Kasus terkait: Korupsi PLN, ASABRI, Krakatau Steel

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User