Aug 28, 2026
Politik

Aksi Mahasiswa di Depan DPR Ricuh, Pagar Rusak dan Ban Dibakar

JAKARTA — Unjuk rasa ratusan mahasiswa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8), berubah menjadi ricuh setelah sebagian massa merusak pagar pengaman kaw...

Aksi Mahasiswa di Depan DPR Ricuh, Pagar Rusak dan Ban Dibakar

JAKARTA — Unjuk rasa ratusan mahasiswa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8), berubah menjadi ricuh setelah sebagian massa merusak pagar pengaman kawasan parlemen dan membakar ban di ruas Jalan Gatot Subroto. Aksi yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu semula berjalan tertib sebelum memanas menjelang tengah hari.

Massa yang tergabung dalam beberapa kesatuan aksi dari sejumlah perguruan tinggi mulai berkumpul di depan gerbang utama kompleks parlemen sejak pagi. Panitia menyebut jumlah peserta mencapai sekitar 500 orang dari belasan kampus di Jabodetabek. Mereka membawa spanduk dan poster sambil menyampaikan tuntutan terkait pengawasan anggaran, transparansi kebijakan ekonomi, serta penegakan hukum yang berimbang. Orasi di panggung terbuka berjalan kondusif selama lebih dari dua jam pertama.

Situasi berubah sekitar pukul 12.30 WIB ketika sekelompok massa berupaya menembus barikade yang dipasang aparat keamanan. Tarik-menarik pun terjadi dan sebagian pagar pengaman sementara di sekitar kawasan roboh ditarik hingga rusak. Tidak lama kemudian, sejumlah ban bekas ditumpuk di tengah jalan dan dibakar sehingga arus kendaraan di kawasan Senayan terhambat total.

Kronologi Aksi Memanas

Berdasarkan keterangan petugas pengamanan, eskalasi bermula ketika sebagian massa menolak titik aksi yang telah ditetapkan dalam Rapat Koordinasi pra-unjuk rasa bersama panitia dan aparat. Imbauan melalui pengeras suara tidak dipatuhi sebagian massa, sehingga aparat membentuk barisan untuk menutup akses menuju gerbang utama parlemen.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat kepadatan panjang di sekitar lokasi sejak kejadian. "Kami mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif dan mengimbau pengguna jalan menghindari kawasan Senayan untuk sementara," ujar seorang pejabat dinas terkait, Kamis (27/8).

Penjelasan Aparat Keamanan

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya dalam keterangan tertulisnya menegaskan aparat bertindak berdasarkan prosedur pengamanan serta ketentuan undang-undang tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. "Kami mengimbau massa menyampaikan aspirasi pada titik yang telah ditetapkan. Perusakan fasilitas dan pembakaran di jalan raya merupakan perbuatan melawan hukum dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur," ujarnya, Kamis (27/8).

Ia menambahkan, pihaknya mencatat kerusakan pada sejumlah fasilitas pengamanan dalam peristiwa tersebut. Kepolisian menyatakan akan memanggil perwakilan panitia aksi untuk melakukan koordinasi serta evaluasi pola pengamanan unjuk rasa ke depan.

Tuntutan Mahasiswa

Perwakilan panitia aksi dalam orasinya menyatakan unjuk rasa tersebut sebagai wujud kontrol mahasiswa terhadap jalannya roda pemerintahan. "Kami datang dengan damai untuk menyuarakan aspirasi rakyat. Kerusuhan bukan tujuan kami, tetapi suara kami harus diterima langsung oleh wakil rakyat," kata salah satu orator di atas panggung.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di lokasi, massa menuntut DPR menggelar rapat kerja terbuka, meninjau sejumlah kebijakan yang dinilai membebani masyarakat, serta memastikan pengawasan anggaran negara berjalan transparan dan akuntabel. Dokumen pernyataan sikap tersebut dinyatakan diserahkan kepada Sekretariat Jenderal DPR melalui mekanisme resmi yang berlaku.

Selain itu, massa juga meminta kepastian hadirnya pengurus dewan untuk menerima dokumen aspirasi secara langsung. Panitia menyatakan aksi akan berlangsung hingga sore hari apabila tuntutan belum mendapat tanggapan resmi dari pihak parlemen.

Respons Dewan

Menanggapi peristiwa itu, pengurus di lingkungan parlemen menyatakan keterbukaan menerima perwakilan massa melalui mekanisme resmi. "Dewan terbuka terhadap aspirasi rakyat. Namun, penyalurannya harus sesuai tata tertib yang berlaku di kawasan parlemen," ujar salah satu pengurus dalam keterangan singkat di lokasi.

Sejumlah Fraksi dilaporkan akan membahas peristiwa tersebut dalam rapat internal untuk menindaklanjuti tuntutan yang diajukan massa aksi, termasuk kemungkinan menjadwalkan pertemuan dengan perwakilan mahasiswa dalam waktu dekat.

Situasi Terkini

Hingga berita ini disusun, massa masih bertahan di beberapa titik sekitar kawasan Senayan. Petugas keamanan berjaga di gerbang-gerbang utama parlemen, sementara tim pemadam kebakaran dan petugas kebersihan mulai menangani sisa pembakaran ban di tengah jalan. Arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto arah Semanggi mulai mengalir normal secara bertahap.

Kepolisian mengimbau masyarakat menghindari kawasan tersebut untuk sementara waktu dan menyampaikan informasi terkait peristiwa melalui saluran resmi aparat. Pemantauan di lokasi masih terus dilakukan untuk mengikuti perkembangan situasi keamanan di sekitar kompleks parlemen.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User