Aksi Damai Warga Papua di Jakarta

Jakarta — Ratusan warga Papua menggelar aksi damai di depan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu siang (15/5). Mereka menyampaikan aspirasi terkait penyelesaian kasus-kasus pelanggaran h

Jul 08, 2026 - 05:20
0 0
Aksi Damai Warga Papua di Jakarta

Jakarta — Ratusan warga Papua menggelar aksi damai di depan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu siang (15/5). Mereka menyampaikan aspirasi terkait penyelesaian kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia, penegakan keadilan lingkungan, serta mendorong ruang dialog yang setara dan bermartabat bagi masyarakat Tanah Papua.

Aksi yang berjalan tertib ini dikawal aparat kepolisian. Peserta aksi tampak mengenakan pakaian adat, membentangkan spanduk dan poster berisi sejumlah tuntutan. Spanduk besar bertuliskan “Papua Bicara: HAM, Tanah, dan Masa Depan Kami” terlihat di barisan depan. Orasi disampaikan secara bergantian oleh tokoh mahasiswa, aktivis, dan perwakilan komunitas Papua di Jakarta.

“Kami datang bukan untuk melawan, tapi untuk menyampaikan suara agar didengar dan diselesaikan melalui mekanisme yang adil. Tanah Papua mengalami krisis kemanusiaan dan ekologi yang memerlukan perhatian serius pemerintah pusat,” ujar Yulianus Wenda, koordinator aksi, di hadapan massa.

Dalam aksi tersebut, massa menyoroti lambannya penyelesaian kasus-kasus HAM masa lalu di Papua, termasuk dugaan kekerasan terhadap warga sipil dan pembatasan ruang berekspresi. Selain itu, tuntutan perlindungan lingkungan mengemuka, terutama terkait ancaman deforestasi, pertambangan yang mencemari sungai, dan hilangnya hutan adat yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Para pengunjung rasa meminta pemerintah memberlakukan moratorium izin eksploitasi baru di kawasan konservasi dan wilayah adat yang belum mendapat penyelesaian hak ulayat.

Di sisi lain, perwakilan massa juga mendesak dibukanya kembali dialog konstruktif antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Papua. Menurut mereka, pendekatan keamanan semata tidak cukup untuk menjawab akar masalah di Papua. Perlu ada upaya rekonsiliasi yang melibatkan para tokoh adat, pemuda, perempuan, dan pemuka agama di Papua secara langsung.

Hingga sore hari, aksi berlangsung damai tanpa insiden berarti. Beberapa perwakilan peserta aksi diterima oleh pejabat Kemendagri untuk menyerahkan dokumen tuntutan dan berdiskusi secara terbatas. Polisi menyatakan apresiasi atas ketertiban yang dijaga selama aksi berlangsung.

Apaberita.com telah memantau langsung jalannya aksi ini. Masyarakat Papua yang hadir berharap agar momentum ini dapat memperkuat kesadaran nasional tentang urgensi perdamaian dan keadilan di Bumi Cenderawasih. (Laporan: Tim Apaberita.com di Jakarta)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User