Oct 14, 2026
Politik

Aesop Perkenalkan Diri Lewat Perpustakaan Perempuan di Art Jakarta

JAKARTA — Merek perawatan tubuh asal Australia, Aesop, memilih langkah tidak lazim untuk memasuki pasar Indonesia. Alih-alih langsung membuka gerai, perusahaan tersebut lebih dulu memperkenalkan dir...

Aesop Perkenalkan Diri Lewat Perpustakaan Perempuan di Art Jakarta

JAKARTA — Merek perawatan tubuh asal Australia, Aesop, memilih langkah tidak lazim untuk memasuki pasar Indonesia. Alih-alih langsung membuka gerai, perusahaan tersebut lebih dulu memperkenalkan diri melalui sebuah perpustakaan yang secara khusus menampilkan karya para penulis perempuan. Inisiatif bertajuk Aesop Women's Library itu diselenggarakan di Art Jakarta pada 2–4 Oktober 2026, sebelum dua butik perdananya beroperasi di Plaza Senayan dan ASHTA District 8.

Langkah tersebut ditegaskan sebagai bagian dari strategi pengenalan merek yang menempatkan literatur sebagai pintu masuk. Perpustakaan ini bukan sekadar instalasi promosi, melainkan ruang kurasi yang menyoroti suara perempuan yang selama ini dinilai kurang terwakili dalam kanon sastra arus utama.

Literatur sebagai Akar Identitas Merek

Nama Aesop merujuk pada sosok pendongeng Yunani kuno, sehingga kedekatan merek dengan dunia literatur bukan hal yang baru. Berdasarkan penjelasan resmi penyelenggara, literatur telah lama menjadi salah satu sumber inspirasi utama perusahaan dalam merancang produk maupun membangun hubungan dengan pelanggannya.

Melalui Women's Library, Aesop menyatakan berupaya mendorong kebiasaan membaca dan menulis sekaligus menyediakan platform bagi suara perempuan yang selama ini terbungkam. Koleksi buku dikurasi melalui rekomendasi para karyawan atau Aesopians, sejumlah toko buku lokal, serta penerbit, dengan tujuan menumbuhkan rasa ingin tahu dan koneksi antarmanusia.

"Perpustakaan ini hadir untuk merayakan literatur sekaligus memberi ruang bagi suara perempuan yang kerap kurang terwakili," demikian pernyataan resmi penyelenggara mengenai konsep Aesop Women's Library.

Tema Body of Work dan Kurasi Tujuh Judul

Edisi 2026 mengusung tajuk Body of Work: From Pulse to Page. Melalui tema itu, Aesop menyoroti tubuh perempuan sebagai penghubung antara pengalaman personal dan dunia luar. Tulisan yang berpusat pada tubuh perempuan dipandang sebagai cara memberi visibilitas lebih besar kepada identitas yang kerap terabaikan, sekaligus mengungkap keindahan pengalaman manusia yang dituangkan melalui bahasa.

Sebanyak tujuh judul buku berbahasa Inggris dan Indonesia dipilih untuk merepresentasikan beragam pengalaman perempuan lintas subjek dan genre. Sejumlah penerbit lokal, termasuk Gramedia, turut menyumbang karya dalam kurasi tersebut. Pemilihan judul diarahkan agar mencerminkan keberagaman pengalaman sekaligus memperkuat pesan inklusivitas yang menjadi roh acara.

Penetapan Lokasi Butik dan Rencana Lanjutan

Setelah pergelaran di Art Jakarta, Aesop menetapkan pembukaan dua butik pertamanya di Indonesia, yakni di Plaza Senayan dan ASHTA District 8. Keputusan itu menandai masuknya merek tersebut ke pasar nasional setelah sebelumnya dikenal luas di berbagai negara.

Langkah Aesop menghadirkan perpustakaan sebelum gerai dinilai sebagai pendekatan pemasaran berbasis nilai, bukan sekadar penjualan produk. Dalam berbagai kesempatan, perusahaan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti program literasi serupa di sejumlah negara, dengan menggandeng komunitas lokal dan penerbit independen.

Sebagai penutup, penyelenggara menegaskan bahwa Women's Library bukan kegiatan sekali jalan. Rencana pengembangan koleksi dan kolaborasi dengan penulis perempuan Indonesia disebut tengah disiapkan untuk periode berikutnya, seiring dengan pengoperasian butik di kedua lokasi tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User