BANDUNG — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara resmi memberikan dukungan politik kepada Siti Muntamah untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Bandung dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Siti Muntamah merupakan istri dari almarhum Oded M. Danial, mantan Wali Kota Bandung yang meninggal dunia saat masih menjabat pada Desember 2021.
Dukungan tersebut disampaikan melalui mekanisme internal partai yang melibatkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Barat bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Bandung. Keputusan ini menindaklanjuti hasil penjaringan bakal calon yang dilakukan partai sejak beberapa bulan sebelumnya, dengan mempertimbangkan rekam jejak, elektabilitas, serta kedekatan figur yang bersangkutan dengan basis konstituen di wilayah Bandung Raya.
"PKS menetapkan Ibu Siti Muntamah sebagai bakal calon Wali Kota Bandung yang akan kami usung pada Pilkada mendatang," demikian pernyataan resmi yang disampaikan jajaran pengurus partai dalam konferensi pers di Bandung.
Figur Penerus Legacy Oded M. Danial
Nama Siti Muntamah tidak dapat dilepaskan dari sosok almarhum Oded M. Danial, yang dikenal luas sebagai pemimpin dengan pendekatan pelayanan berbasis masyarakat. Selama menjabat sebagai Wali Kota Bandung periode 2018–2021, Oded membangun sejumlah program yang menyentuh langsung kebutuhan warga, antara lain penguatan layanan kesehatan tingkat kelurahan, penataan kawasan permukiman, serta pengembangan ekonomi berbasis komunitas.
Dalam berbagai kesempatan, Siti Muntamah menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis suaminya, sekaligus menawarkan sejumlah gagasan baru yang disesuaikan dengan dinamika perkotaan terkini. Pendekatan itu dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong partai pengusung memberikan kepercayaan penuh kepadanya.
"Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk meneruskan kerja-kerja yang telah dimulai," ujarnya menegaskan.
Peta Politik Pilkada Bandung
Dengan penetapan tersebut, Siti Muntamah diproyeksikan menjadi salah satu kandidat kuat pada perhelatan Pilkada Kota Bandung. PKS merupakan partai dengan basis massa yang solid di Jawa Barat, khususnya di kawasan perkotaan, sehingga dukungan tersebut dipandang memberikan modal politik signifikan bagi pencalonannya.
Meski demikian, PKS tetap membuka ruang komunikasi politik dengan partai-partai lain untuk membentuk koalisi. Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, pasangan calon kepala daerah wajib memenuhi ambang batas perolehan kursi DPRD atau akumulasi suara sah partai politik, sehingga kerja sama antarpartai menjadi keniscayaan dalam kontestasi mendatang.
"Kami terus menjalin komunikasi dengan fraksi-fraksi lain di DPRD Kota Bandung untuk memastikan pencalonan ini memenuhi syarat pencalonan," kata seorang fungsionaris partai.
Tahapan Menuju Pendaftaran
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung tengah menyiapkan sejumlah tahapan Pilkada, termasuk verifikasi dokumen persyaratan bakal calon, penetapan pasangan calon, hingga masa kampanye. PKS menyatakan akan menyelesaikan seluruh kelengkapan administrasi Siti Muntamah sebelum masa pendaftaran dibuka sesuai jadwal yang ditetapkan KPU.
Selain PKS, sejumlah partai politik lain juga dikabarkan tengah menjajaki peluang mengusung kandidat masing-masing. Dinamika koalisi diperkirakan akan semakin mengerucut menjelang pendaftaran resmi. Pengamat politik menilai Pilkada Kota Bandung akan menjadi salah satu pertarungan paling menarik di Jawa Barat, mengingat posisi Bandung sebagai ibu kota provinsi dengan tingkat partisipasi pemilih yang relatif tinggi.
Dalam rapat koordinasi terakhir, jajaran pengurus PKS Kota Bandung menegaskan komitmen untuk mengerahkan seluruh struktur partai hingga tingkat kelurahan guna mendukung pemenangan bakal calon yang diusung. Strategi itu mencakup konsolidasi kader, penguatan jaringan relawan, serta penyusunan program kampanye berbasis isu-isu perkotaan seperti transportasi, lingkungan, dan pelayanan publik.
Siti Muntamah sendiri menyatakan bahwa dirinya akan menempuh proses politik secara terbuka dan mengedepankan gagasan. "Kami ingin berkontribusi nyata bagi warga Bandung dengan cara yang santun dan penuh tanggung jawab," katanya.
Comments (0)