5 Berita Terpopuler Internasional
Apaberita.com merangkum lima berita internasional yang paling menyita perhatian pembaca sepanjang Sabtu (4/7/2026). Mulai dari upacara pemakaman pemimpin tertinggi Iran yang dipenuhi simbol pembalasa
Apaberita.com merangkum lima berita internasional yang paling menyita perhatian pembaca sepanjang Sabtu (4/7/2026). Mulai dari upacara pemakaman pemimpin tertinggi Iran yang dipenuhi simbol pembalasan, perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat di tengah kewaspadaan tinggi, hingga tragedi kecelakaan kereta di India dan ketegangan baru di Semenanjung Korea.
Pemakaman Ayatollah Khamenei Dipadati Ribuan Pelayat
Upacara pemakaman pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, resmi dimulai di Teheran pada Sabtu pagi waktu setempat. Ribuan pelayat memadati halaman kompleks keagamaan Grand Mosalla dengan membawa spanduk merah yang dikenal sebagai simbol pembalasan. Prosesi ini dirancang sebagai demonstrasi kekuatan dan persatuan kepada musuh-musuh Republik Islam. Peti mati Khamenei diarak dalam suasana duka yang mendalam, sementara para pejabat tinggi militer dan politik Iran berbaris dalam sikap penghormatan terakhir. Kehadiran massa yang begitu besar dinilai sebagai pesan tegas bahwa kepemimpinan Iran akan tetap kokoh meski ditinggal tokoh sentralnya.
AS Rayakan 4 Juli dengan Penjagaan Ekstra Ketat
Perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat tahun ini berlangsung di bawah bayang-bayang ancaman keamanan yang tidak biasa. Di Washington D.C., New York, dan kota-kota besar lainnya, langit dihiasi kembang api, namun aparat keamanan dikerahkan dalam jumlah lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pihak berwenang mengonfirmasi adanya peningkatan kewaspadaan menyusul peringatan tentang potensi serangan terhadap kerumunan massa. Warga tetap memadati taman dan pusat kota, tetapi pemeriksaan ketat di berbagai titik masuk membuat suasana perayaan terasa lebih tegang dari biasanya.
Kecelakaan Kereta di India Tewaskan Puluhan Penumpang
Tragedi kembali menimpa jalur perkeretaapian India. Sebuah kereta ekspres menabrak gerbong barang yang berhenti di jalur salah di negara bagian Bihar, menyebabkan sedikitnya tiga gerbong terguling dan puluhan penumpang tewas. Tim penyelamat berjuang mengevakuasi korban yang terjebak di antara puing-puing besi hingga dini hari. Pemerintah setempat menyatakan investigasi segera dilakukan, namun dugaan awal mengarah pada kesalahan sinyal atau kelalaian teknis. Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden mematikan yang terus menghantui sistem transportasi rel India.
Prancis Dilanda Krisis Politik Pasca Pemilu Parlemen
Hasil pemilu parlemen darurat di Prancis melahirkan parlemen gantung yang memicu ketidakstabilan politik baru. Tidak ada koalisi yang berhasil mengamankan mayoritas mutlak, sehingga Presiden menghadapi tekanan untuk menunjuk perdana menteri dari kubu oposisi utama. Aksi demonstrasi kecil pecah di Paris, sementara nilai tukar Euro sempat berfluktuasi di pasar keuangan. Pengamat menilai Prancis berpotensi memasuki periode deadlock berkepanjangan yang dapat menghambat agenda reformasi domestik dan mengganggu posisinya di Uni Eropa.
Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik di Tengah Latihan Militer Sekutu
Ketegangan di Semenanjung Korea kembali meningkat setelah Pyongyang meluncurkan rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Jepang pada Sabtu dini hari. Peluncuran ini dilakukan hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan memulai latihan militer gabungan di perairan selatan. Militer Jepang dan Korea Selatan mengutuk keras tindakan tersebut dan menyatakannya sebagai pelanggaran nyata terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB. Para analis menduga langkah ini merupakan respons terukur Korea Utara untuk menguji sikap pemerintahan AS yang baru, sekaligus menunjukkan kapasitas serangannya tetap siap meskipun diplomasi tersendat.
Comments (0)