Yogyakarta — PM India Modi Ibadah di Candi Prambanan

Yogyakarta, Rabu (8/7/2026) — Perdana Menteri India Narendra Modi melaksanakan ibadah di kompleks Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyak

Jul 09, 2026 - 15:59
0 0
Yogyakarta — PM India Modi Ibadah di Candi Prambanan

Yogyakarta, Rabu (8/7/2026) — Perdana Menteri India Narendra Modi melaksanakan ibadah di kompleks Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu pagi. Kegiatan spiritual ini menjadi salah satu agenda utama kunjungan kenegaraan Modi ke Indonesia yang berlangsung selama dua hari, 7–8 Juli 2026.

Modi tiba di pelataran Candi Prambanan sekitar pukul 08.30 WIB dengan pengawalan ketat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan Kepolisian Daerah DIY. Mengenakan setelan kurta putih dan selendang oranye khas India, ia langsung menuju candi induk, Candi Siwa, yang merupakan bangunan tertinggi di kompleks percandian Hindu terbesar di Indonesia itu. Di dalam bilik utama candi, Modi melakukan persembahyangan selama kurang lebih 35 menit, dipandu oleh dua pemuka agama Hindu dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) DIY.

Rangkaian Ibadah dan Simbol Budaya

Prosesi ibadah diawali dengan penghormatan kepada arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang berada di ruang utama Candi Siwa. Modi kemudian memanjatkan doa dalam bahasa Sanskerta, diikuti persembahan bunga, dupa, dan air suci. Sebanyak 21 sloka dari kitab Reg Weda dilantunkan selama ibadah, menandai penghormatan terhadap 21 dewa utama dalam tradisi Hindu. Setelah ibadah pribadi, Modi menyempatkan diri berkeliling kompleks candi untuk meninjau relief Ramayana yang terpahat di dinding pagar langkan.

Kunjungan ini bukan sekadar aktivitas spiritual, melainkan juga isyarat diplomatik yang kuat. Candi Prambanan, yang dibangun pada abad ke-9 Masehi oleh Wangsa Sanjaya, merupakan simbol sejarah panjang hubungan budaya India-Indonesia. Modi, dalam pernyataan tertulis yang dirilis Kedutaan Besar India di Jakarta, menyebut momen itu sebagai “pengalaman spiritual yang mendalam dan pengingat akar peradaban bersama.”

“Berdiri di hadapan arca Siwa yang megah ini, saya merasakan getaran ribuan tahun warisan leluhur yang menghubungkan India dan Indonesia. Ini bukan sekadar kunjungan, melainkan ziarah budaya,” ujar Modi melalui rilis resmi.

Konteks Kunjungan Kenegaraan

Kunjungan Modi ke Indonesia merupakan yang ketiga sejak ia menjabat pada 2014, dan yang pertama setelah kedua negara menandatangani Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif (CSP) pada 2025. Fokus utama kunjungan kali ini adalah kerja sama ekonomi digital, pertahanan maritim, dan energi terbarukan. Namun, ibadah di Prambanan menjadi penegasan dimensi people-to-people contact yang menjadi fondasi hubungan bilateral.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, yang menyambut langsung Modi di Bandara Internasional Yogyakarta sehari sebelumnya, menyatakan bahwa kunjungan spiritual PM India ini akan memperkuat posisi Yogyakarta sebagai destinasi wisata religi dan budaya internasional.

“Kami sangat terhormat. Ini bukan kali pertama Candi Prambanan dikunjungi pemimpin dunia, tetapi kunjungan seorang PM India yang beribadah secara khusyuk tentu memiliki makna mendalam bagi umat Hindu di Indonesia dan mempererat tali persaudaraan lintas negara,” kata Sultan.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Berdasarkan data Dinas Pariwisata DIY, jumlah wisatawan mancanegara ke Candi Prambanan pada semester pertama 2026 mencapai 487.000 orang, naik 18 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kunjungan Modi diproyeksikan mendongkrak angka kunjungan turis asal India yang saat ini berada di peringkat kelima pasar utama pariwisata DIY. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) DIY memperkirakan lonjakan permintaan paket wisata spiritual ke candi-candi Hindu di Jawa Tengah dan Yogyakarta sebesar 25 persen dalam tiga bulan ke depan.

Pengamanan selama ibadah melibatkan 1.200 personel gabungan TNI-Polri, dengan area steril diperluas hingga radius dua kilometer dari kompleks candi. Penerbangan di sekitar Yogyakarta dialihkan sementara selama dua jam, sesuai dengan prosedur pengamanan Very Important Person (VIP) level A yang diterapkan Kepolisian Daerah DIY.

Modi meninggalkan Candi Prambanan pada pukul 10.15 WIB menuju Keraton Yogyakarta untuk melanjutkan agenda, sebelum kembali ke Jakarta dan bertolak ke New Delhi pada malam harinya. Selama di Yogyakarta, ia juga menyempatkan diri mencicipi gudeg dan kopi joss, dua kuliner khas setempat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User