Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa perjuangan para pahlawan bangsa belum selesai dan harus diteruskan melalui upaya bersama memberantas kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Agus Jabo saat membuka turnamen mini soccer Kemensos Cup 2026 yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan, di Lapangan Sembodo Mini Soccer, Jakarta Timur, Senin (12/10/2026) malam.
Dalam sambutannya, Agus Jabo menyatakan bahwa kemerdekaan Republik Indonesia bukanlah hadiah yang turun begitu saja dari langit, melainkan buah dari pengorbanan besar para leluhur dan pahlawan yang telah menyerahkan harta benda hingga jiwa raga mereka. Karena itu, ia mengingatkan bahwa generasi penerus memiliki kewajiban moral untuk tidak sekadar mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga merealisasikan cita-cita kemerdekaan sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
"Negara Kesatuan Republik Indonesia ini terbentuk bukan turun dari langit, tetapi hasil perjuangan para pahlawan kita, para leluhur kita yang sudah mengorbankan semuanya, baik harta benda maupun jiwa raga," kata Agus Jabo di hadapan peserta turnamen.
Melawan Kemiskinan sebagai Wujud Cita-Cita Kemerdekaan
Agus Jabo menuturkan bahwa jika pada masa lalu para pahlawan berjuang mengusir kolonialisme dan imperialisme dari bumi Nusantara, maka tantangan utama bangsa saat ini adalah memerangi kemiskinan. Menurutnya, upaya pengentasan kemiskinan menuntut kerja kolektif seluruh elemen bangsa demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur sesuai amanat konstitusi.
Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto secara konsisten mengajak seluruh komponen bangsa untuk bergotong royong melawan kemiskinan. Tujuan akhirnya, kata Agus Jabo, adalah agar rakyat Indonesia dapat merasakan kebahagiaan lahir dan batin, dapat tersenyum, serta hidup dalam kondisi yang sejahtera.
"Sekarang ini Pak Prabowo Subianto mengajak kita untuk melawan kemiskinan. Rakyatnya bahagia lahir dan batin. Rakyatnya bisa gemuyu, rakyatnya bisa tertawa bahagia," ujar dia.
Peran Kemensos dan Amanat Pasal 34 UUD 1945
Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo menegaskan bahwa Kementerian Sosial memiliki peran strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Tanah Air. Hal ini, lanjutnya, merupakan konsekuensi langsung dari amanat Pasal 34 UUD 1945 yang menyatakan bahwa fakir miskin dan anak-anak telantar dipelihara oleh negara.
Wamensos menekankan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus tetap menyala di dalam sanubari setiap anak bangsa. Menurutnya, api perjuangan itu harus diwujudkan dalam kerja nyata untuk membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
"Api para pahlawan harus ada di dalam sanubari kita, di dalam jiwa-jiwa kita untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," tegasnya.
Sportivitas dan Solidaritas dalam Kemensos Cup 2026
Agus Jabo juga berpesan kepada seluruh peserta turnamen mini soccer Kemensos Cup 2026 agar senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia mengingatkan bahwa kegiatan olahraga tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana mempererat solidaritas dan memperkuat persaudaraan antar sesama.
"Jangan hanya mengejar kemenangan, tetapi jaga solidaritas, jaga persaudaraan, jaga persatuan," pesannya kepada para peserta.
Turnamen Kemensos Cup 2026 diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November. Melalui kegiatan olahraga ini, Kementerian Sosial berupaya menanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi muda, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan kesejahteraan sosial.
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengusung semangat meneruskan perjuangan para pahlawan melalui kerja nyata di berbagai bidang, termasuk di antaranya upaya percepatan penurunan angka kemiskinan nasional dan penghapusan kemiskinan ekstrem yang menjadi program prioritas pemerintah.
Comments (0)