GORONTALO — Organisasi Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Era Kabinet Merah Putih (SERUNI) menyalurkan bantuan sosial dan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian program pengabdian organisasi kepada masyarakat di daerah itu, dengan menyasar penerima manfaat dari berbagai kalangan, termasuk warga lanjut usia.
Penyaluran bantuan sosial dan pelayanan kesehatan itu mencakup pemeriksaan mata serta operasi katarak secara cuma-cuma. Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan kesehatan yang masih menjadi beban sebagian masyarakat, khususnya mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
Bantuan Sosial Menjangkau Warga Pra-Sejahtera
Dalam kegiatan tersebut, SERUNI menyerahkan paket bantuan sosial kepada sejumlah keluarga penerima manfaat. Bantuan itu disalurkan secara langsung dengan tetap memperhatikan pendataan penerima agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak menimbulkan tumpang tindih dengan program bantuan pemerintah yang telah berjalan.
Penerima bantuan terdiri atas warga dari sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo. Pendataan dilakukan bersama aparat setempat agar bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh kelompok yang membutuhkan, terutama keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Organisasi menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Kegiatan serupa direncanakan berlanjut ke sejumlah provinsi lain dengan cakupan penerima manfaat yang disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing daerah.
Operasi Katarak Gratis bagi Warga Lanjut Usia
Selain bantuan sosial, SERUNI menggelar pelayanan kesehatan mata berupa skrining dan operasi katarak tanpa biaya. Peserta yang mengikuti tindakan medis itu sebelumnya menjalani pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka layak menjalani prosedur operasi.
Pelaksanaan operasi katarak melibatkan tenaga medis dan fasilitas kesehatan setempat. Sinergi dengan instansi kesehatan di daerah dilakukan agar tindakan medis berjalan sesuai standar prosedur dan proses pemulihan pasien dapat terpantau dengan baik.
Katarak masih tercatat sebagai salah satu penyebab utama kebutaan di Indonesia, terutama pada kelompok usia lanjut. Keterbatasan biaya kerap membuat sebagian warga menunda pengobatan, sehingga penanganan dini melalui operasi dinilai menjadi langkah yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup pasien.
"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan dan layanan kesehatan," ujar perwakilan SERUNI dalam keterangan resminya.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah dan Fasilitas Kesehatan
Pelaksanaan kegiatan di Gorontalo dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan setempat. Koordinasi itu mencakup penyiapan lokasi, pendataan penerima manfaat, hingga penyediaan tenaga medis yang menangani pemeriksaan dan tindakan operasi.
Pemerintah daerah menyambut baik inisiatif tersebut karena dinilai membantu mempercepat penanganan persoalan kesehatan mata di wilayahnya. Program pengobatan gratis dari unsur masyarakat dianggap melengkapi layanan yang telah disediakan negara melalui fasilitas kesehatan publik dan program jaminan kesehatan nasional.
Setelah tahap di Gorontalo, SERUNI menyatakan akan melanjutkan rangkaian kegiatan serupa di daerah lain. Setiap tahapan kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat, termasuk jumlah penerima bantuan sosial dan kuota peserta operasi katarak yang disiapkan. Seluruh proses penyaluran dan pelayanan kesehatan dilakukan secara terbuka dan terkoordinasi agar dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui kegiatan ini, SERUNI menegaskan posisinya sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial dan kesehatan, dengan fokus membantu kelompok masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan dasar. Pelaksanaan kegiatan di Gorontalo menjadi bagian dari rangkaian program yang berkelanjutan, dengan penekanan pada ketepatan sasaran penerima manfaat.
Comments (0)