Oct 08, 2026
Politik

Wali Kota Medan Ajak Warga Rawat Rasa Cinta demi Kemajuan Kota

MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat agar senantiasa memupuk rasa cinta dan memiliki terhadap Kota Medan. Seruan tersebut disampaikan dalam peringa...

Wali Kota Medan Ajak Warga Rawat Rasa Cinta demi Kemajuan Kota

MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat agar senantiasa memupuk rasa cinta dan memiliki terhadap Kota Medan. Seruan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-436 Kota Medan yang berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara. Menurut orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota Medan itu, rasa cinta terhadap daerah merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan kota yang berpenduduk lebih dari dua juta jiwa tersebut.

Dalam kesempatan itu, Rico Tri Putra Waas menegaskan bahwa pembangunan Kota Medan tidak dapat semata-mata dibebankan kepada pemerintah daerah. Ia menyatakan partisipasi aktif seluruh warga, mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan, menjadi prasyarat terwujudnya kota yang maju, tertib, dan sejahtera. Pernyataan ini disampaikannya di hadapan sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga yang menghadiri rangkaian acara peringatan hari jadi kota.

Rasa Memiliki sebagai Modal Pembangunan

Wali Kota menuturkan, rasa cinta dan bangga menjadi warga Medan harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Ia mencontohkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan, mematuhi aturan lalu lintas, serta merawat fasilitas umum sebagai bentuk nyata kecintaan terhadap kota. Berdasarkan penuturannya, kesadaran kolektif semacam itu akan mempermudah pemerintah daerah dalam menjalankan program-program pembangunan yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.

"Marilah kita tanamkan rasa cinta terhadap Kota Medan ini. Dengan begitu, kemajuan yang kita cita-citakan bersama akan lebih mudah terwujud," ujar Rico Tri Putra Waas.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Medan terus menindaklanjuti berbagai program pembangunan, baik pada sektor infrastruktur, pelayanan publik, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa capaian pembangunan hanya akan optimal apabila mendapat dukungan dan pengawasan dari warga. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan semangat otonomi daerah yang memberikan ruang bagi partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.

Refleksi Perjalanan Kota Berusia 436 Tahun

Peringatan HUT ke-436 Kota Medan menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang kota tersebut sejak berdiri hingga kini menjelma menjadi salah satu pusat perekonomian terbesar di luar Pulau Jawa. Dalam rapat koordinasi menjelang peringatan tersebut, jajaran Pemerintah Kota Medan menetapkan sejumlah agenda kegiatan, termasuk kegiatan sosial, budaya, dan pelayanan masyarakat yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah.

Rico Tri Putra Waas menyatakan bahwa usia kota yang telah mencapai 436 tahun hendaknya menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama dalam menjaga warisan dan melanjutkan pembangunan. Ia menilai Kota Medan memiliki posisi strategis, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, maupun sebagai pintu gerbang wilayah Sumatera bagian utara. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam menghadapi berbagai tantangan perkotaan, seperti kemacetan, persoalan sampah, dan kebutuhan ruang terbuka hijau.

Dorongan Partisipasi Seluruh Elemen Masyarakat

Lebih lanjut, Wali Kota mengimbau agar semangat hari jadi kota tidak berhenti pada seremoni semata. Ia berharap nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi ciri masyarakat Medan terus dipelihara. Menurutnya, keputusan dan kebijakan yang diambil pemerintah daerah akan lebih efektif apabila diikuti dengan kesadaran warga untuk ikut memelihara hasil pembangunan.

Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mengisi pembangunan kota. Rico Tri Putra Waas mendorong pemuda Medan untuk berkontribusi melalui bidang masing-masing, baik di sektor usaha, pendidikan, seni, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan demikian, ia menilai regenerasi kepemimpinan dan ide-ide baru bagi kemajuan kota dapat terus berjalan.

Pada akhir penyampaiannya, Wali Kota mengajak seluruh warga untuk menjadikan peringatan HUT ke-436 Kota Medan sebagai titik awal penguatan komitmen bersama. Ia menegaskan bahwa kemajuan Kota Medan merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen, bukan upaya satu pihak saja. Seruan tersebut diharapkan menggugah kesadaran masyarakat untuk terus merawat kota dan berkontribusi bagi kesejahteraan bersama, sesuai dengan cita-cita pembangunan yang telah ditetapkan dalam kebijakan Pemerintah Kota Medan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User