Ukraina Luncurkan 430 Drone ke Moskow Jelang KTT NATO

Apaberita.com, Jakarta - Ukraina melancarkan serangan udara besar-besaran ke ibu kota Rusia, Moskow, dengan mengirimkan lebih dari 430 drone pada Selasa malam hingga Rabu dini hari. Serangan ini terj

Jul 07, 2026 - 22:52
0 0
Ukraina Luncurkan 430 Drone ke Moskow Jelang KTT NATO

Apaberita.com, Jakarta - Ukraina melancarkan serangan udara besar-besaran ke ibu kota Rusia, Moskow, dengan mengirimkan lebih dari 430 drone pada Selasa malam hingga Rabu dini hari. Serangan ini terjadi hanya beberapa jam sebelum dimulainya KTT NATO yang krusial di Turki, yang akan didominasi oleh pembahasan perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung lebih dari empat tahun. Laporan kami mengungkap bahwa gelombang serangan ini adalah salah satu yang terbesar menyasar pusat kekuasaan Rusia dalam beberapa bulan terakhir, menyoroti perubahan taktik Ukraina dalam menggunakan teknologi jarak jauh.

Serangan tersebut tidak hanya menggempur Moskow, tetapi juga sejumlah daerah perbatasan Rusia secara simultan. Menurut informasi yang dihimpun Apaberita.com, peningkatan ini menandakan eskalasi signifikan menjelang forum diplomatik tingkat tinggi aliansi pertahanan Atlantik Utara, di mana dukungan untuk Kyiv akan menjadi agenda utama.

Konfirmasi dari Pemerintah Moskow

Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, membenarkan skala serangan melalui kanal komunikasi resminya. Ia menggambarkan malam yang penuh ketegangan saat sistem pertahanan udara ibu kota bekerja keras mencegat ratusan ancaman dari langit.

"Dari sore hingga pukul 6:00 pagi (0300 GMT), lebih dari 430 drone terbang ke arah wilayah Moskow," tulis Sobyanin di platform MAX.

Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada rincian kerusakan besar atau korban jiwa yang diumumkan, tetapi otoritas setempat mengonfirmasi sejumlah drone berhasil dijatuhkan di atas kawasan Moskow dan sekitarnya. Namun, beberapa saksi mata yang dihubungi Apaberita.com melaporkan suara ledakan dan aktivitas pertahanan udara yang intens di distrik-distrik pinggiran kota.

Serangan ini terjadi dalam konteks meningkatnya kemampuan Kyiv dalam memproduksi dan mengerahkan drone jarak jauh. Sumber keamanan yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada Apaberita.com bahwa serangan tersebut kemungkinan besar menggunakan berbagai model UAV, termasuk drone kamikaze yang dirancang untuk membanjiri sistem pertahanan. Hal ini sejalan dengan strategi Ukraina untuk menunjukkan bahwa wilayah Rusia tidak kebal dari serangan, meski garis depan tempur utama berada ratusan kilometer jauhnya.

Daerah perbatasan seperti Bryansk, Kursk, dan Belgorod juga dilaporkan mengalami serangan drone dan artileri dalam waktu yang hampir bersamaan, menandakan operasi militer yang terkoordinasi secara luas. Kementerian Pertahanan Rusia belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini, namun media lokal Rusia memberitakan penutupan sementara beberapa bandara di sekitar ibu kota sebagai langkah keamanan.

Sebagaimana dianalisis oleh tim redaksi Apaberita.com, gempuran drone ini jelas diarahkan untuk menekan Moskow menjelang KTT NATO di Istanbul. Para pemimpin 32 negara anggota aliansi akan membahas rencana pengiriman pesawat tempur modern, sistem pertahanan udara tambahan, serta jaminan keamanan jangka panjang untuk Ukraina. Aksi ini dinilai sebagai pesan simbolis bahwa infrastruktur militer dan politik Rusia rentan, sekaligus untuk memperkuat posisi tawar Presiden Volodymyr Zelensky di meja perundingan multilateral.

Apaberita.com akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan tanggapan resmi dari Kremlin, seiring KTT NATO yang akan segera digelar di Turki dengan pengamanan super ketat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker. Memverifikasi klaim publik dan informasi viral.

Comments (0)

User