Prabowo Sambut Kerja Sama Pemugaran Candi Prambanan dengan India
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan India sepakat mempererat kerja sama di bidang kebudayaan dan pelestarian warisan dunia. Salah satu inisiatif konkret yang segera dijalankan adalah restorasi dan k
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan India sepakat mempererat kerja sama di bidang kebudayaan dan pelestarian warisan dunia. Salah satu inisiatif konkret yang segera dijalankan adalah restorasi dan konservasi kompleks Candi Prambanan, yang akan ditindaklanjuti melalui kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke candi Hindu terbesar di Indonesia itu.
Kerja sama ini disambut hangat oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam keterangan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026), Presiden menegaskan komitmen Indonesia untuk melanjutkan kolaborasi erat dengan India dalam melestarikan situs kebudayaan yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi.
"Dalam kaitan tersebut, kami menyambut baik restorasi dan konservasi kompleks Candi Prambanan yang merupakan situs warisan dunia UNESCO," kata Prabowo.
Kunjungan PM Modi, Simbol Kedekatan Dua Bangsa
Menurut laporan tim Apaberita.com, kunjungan Narendra Modi ke Candi Prambanan dijadwalkan berlangsung dalam rangkaian lawatan kenegaraan ke Indonesia. Selain membahas kerja sama strategis di bidang pertahanan, ekonomi digital, dan teknologi nuklir, kedua pemimpin juga menekankan pentingnya merawat akar peradaban yang menghubungkan kedua negara bahari ini sejak masa lampau.
Candi Prambanan yang dibangun pada abad ke-9 Masehi merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia dan menjadi salah satu destinasi wisata religi dan budaya paling penting di Asia Tenggara. Kompleks ini didedikasikan untuk Trimurti—Brahma, Wisnu, dan Siwa—dan sejak 1991 terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Upaya pemugaran secara parsial telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia selama puluhan tahun, namun keterlibatan India diharapkan dapat menghadirkan keahlian teknis dan pendanaan yang lebih besar, mengingat pengalaman negara itu dalam merawat ratusan candi kuno berarsitektur Dravida dan Nagara.
Peluang Kolaborasi Teknis dan Wisata Budaya
Sejumlah sumber di Kementerian Kebudayaan mengatakan, kerja sama ini akan mencakup riset arkeologi, pelatihan tenaga konservator lokal, serta pengembangan kawasan candi sebagai pusat edukasi dan wisata bertaraf internasional. India sendiri memiliki badan survei arkeologi berpengalaman, Archaeological Survey of India (ASI), yang sebelumnya telah terlibat dalam restorasi candi-candi di Kamboja dan Vietnam.
Presiden Prabowo juga menyinggung bahwa hubungan Indonesia-India tidak hanya terbatas pada sektor keamanan dan ekonomi, tetapi juga merambah kerja sama peradaban. Sebelumnya, kedua pemimpin telah mencapai kesepakatan untuk bersama-sama mengatasi terorisme hingga pengembangan teknologi nuklir sipil, yang menandai babak baru kemitraan strategis yang lebih luas.
Para pengamat hubungan internasional melihat inisiatif ini sebagai langkah cerdas diplomasi kebudayaan yang bisa memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dan pusat warisan dunia. Apalagi, perhatian global terhadap pelestarian cagar budaya semakin meningkat pasca berbagai krisis akibat perubahan iklim dan urbanisasi yang mengancam situs-situs bersejarah.
Dengan rencana kunjungan PM Modi ke Prambanan, diharapkan semangat baru dalam upaya merawat warisan leluhur bersama dapat terwujud, sekaligus membuka jalan bagi peningkatan konektivitas antarmasyarakat dan pemahaman lintas budaya antara Indonesia dan India.
Comments (0)