Trump Geram, Kolam Refleksi Monumen Lincoln Dikuras Usai Diduga Jadi Sasaran Aksi Vandalisme

Washington DC - Ketegangan mewarnai upaya pemeliharaan salah satu ikon nasional Amerika Serikat. Presiden Donald Trump menyuarakan kemarahannya setelah sebagian besar air di Kolam Refleksi (Reflecting

Jul 08, 2026 - 00:13
0 0
Trump Geram, Kolam Refleksi Monumen Lincoln Dikuras Usai Diduga Jadi Sasaran Aksi Vandalisme
Washington DC - Ketegangan mewarnai upaya pemeliharaan salah satu ikon nasional Amerika Serikat. Presiden Donald Trump menyuarakan kemarahannya setelah sebagian besar air di Kolam Refleksi (Reflecting Pool) Monumen Lincoln diduga menjadi sasaran aksi vandalisme. Insiden ini memaksa pihak pengelola untuk mengambil langkah drastis berupa pengurasan total. Kejadian ini sangat disayangkan mengingat kolam bersejarah tersebut baru saja rampung menjalani renovasi besar-besaran. Dalam pernyataan resminya, Trump menuding ada pihak tak bertanggung jawab yang sengaja merusak fasilitas publik yang berada di jantung ibu kota tersebut. "Kami bertemu dengan kontraktor hari ini, mungkin akan terpaksa melepaskan dan menguras sebagian besar air untuk melakukan perbaikan yang diperlukan, tetapi akan menyelesaikannya secepat mungkin," tulis Trump dalam sebuah unggahan di situs media sosial Truth Social, seperti dikutip dalam laporan Apaberita.com. Detail mengenai bentuk pasti vandalisme yang dimaksud serta jenis kontaminasi atau kerusakan yang terjadi belum dirilis secara rinci kepada publik. Meski demikian, nada kemarahan dalam pernyataan Trump mengindikasikan bahwa tingkat kerusakan tidak bisa dianggap sepele, membutuhkan intervensi penuh dari kontraktor untuk mengembalikan fungsi dan estetika kolam tersebut. Reflecting Pool Monumen Lincoln bukan sekadar genangan air biasa. Terletak di National Mall, ia membentang spektakuler di antara Monumen Lincoln dan Monumen Washington, sering menjadi latar bagi momen-momen bersejarah seperti pidato "I Have a Dream" oleh Martin Luther King Jr. Oleh karena itu, renovasi yang baru diselesaikan sebelumnya diharapkan mampu menjaga kemegahan situs tersebut dalam jangka waktu yang lama. Sayangnya, insiden ini memaksa air yang jernih itu harus dibuang. Tim kontraktor kini tengah bekerja untuk mengidentifikasi sumber masalah dan melakukan mitigasi agar kerusakan tidak meluas. Langkah pengurasan ini tentu menjadi pukulan telak bagi pengelola National Park Service yang baru saja menyelesaikan proses pemugaran. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai siapa pelaku atau motif di balik aksi ini. Namun, pemerintah AS menegaskan komitmennya untuk memulihkan kondisi kolam dalam waktu sesingkat-singkatnya, memastikan ikon wisata dan sejarah tersebut dapat kembali merefleksikan kemegahan arsitektur ibu kota tanpa cela.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Editor politik dan dinamika kekuasaan.

Comments (0)

User