Trump dan Rutte Bahas Strategi Keamanan di KTT NATO Ankara

ANKARA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di sela-sela Konferensi Tingkat Tin

Jul 09, 2026 - 10:46
0 0
Trump dan Rutte Bahas Strategi Keamanan di KTT NATO Ankara

ANKARA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO yang berlangsung di Ankara, Turki, pada Rabu (8/7/2026). Pertemuan tertutup ini menjadi agenda utama hari pertama KTT yang mempertemukan para pemimpin negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara tersebut.

Berdasarkan keterangan resmi dari Gedung Putih, pertemuan berlangsung selama kurang lebih 45 menit di kompleks Congresium Ankara, yang menjadi lokasi penyelenggaraan KTT tahun ini. Kedua pemimpin tampak memasuki ruang pertemuan pada pukul 14.30 waktu setempat (18.30 WIB) dan meninggalkan ruangan pada pukul 15.15 waktu setempat.

Trump, yang mengenakan setelan jas biru gelap dengan dasi merah khasnya, tampak serius namun sesekali melempar senyum ke arah awak media yang diizinkan mengambil gambar pada sesi pembukaan. Sementara itu, Rutte hadir dengan setelan abu-abu dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Trump di KTT ini.

"Ini adalah momen penting bagi aliansi kita. Kami membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan pertahanan kolektif dan kontribusi pendanaan dari seluruh anggota," ujar Rutte dalam pernyataan singkat usai pertemuan.

Trump, dalam pernyataannya, menegaskan kembali posisinya terkait pembagian beban pertahanan di antara negara anggota NATO. Ia menyebut bahwa sejumlah negara masih perlu meningkatkan kontribusi mereka sesuai target 2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang telah disepakati.

"Kami telah melihat kemajuan signifikan sejak 2024. Saat ini sudah 26 dari 32 negara anggota yang memenuhi target 2 persen. Namun kami menginginkan 100 persen kepatuhan, dan itu harus terjadi segera," tegas Trump.

Data dari laporan tahunan NATO yang dirilis bulan lalu menunjukkan bahwa total pengeluaran pertahanan negara anggota non-AS meningkat 38 persen sejak 2024, mencapai angka 430 miliar dolar AS pada tahun fiskal 2025. Angka ini diproyeksikan kembali naik 11 persen pada 2026.

Pertemuan Trump-Rutte juga menyinggung situasi keamanan di kawasan Laut Baltik dan Laut Hitam. Keduanya disebut membahas langkah-langkah pengawasan laut yang melibatkan aset dari Turki, Yunani, dan Italia. Topik ini menjadi sorotan setelah meningkatnya insiden pelanggaran wilayah udara di kawasan tersebut sepanjang kuartal pertama 2026.

KTT NATO Ankara 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 8-9 Juli, dan merupakan KTT NATO pertama yang digelar di Turki sejak 2004. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertindak sebagai tuan rumah dan dijadwalkan memberikan pidato pembukaan pada sesi pleno malam harinya. Sebanyak 32 kepala negara dan pemerintahan hadir dalam forum tahun ini.

Agenda utama KTT mencakup pembahasan arsitektur pertahanan Eropa pasca-2025, perluasan kerja sama dengan mitra Indo-Pasifik, serta pengesahan paket bantuan pertahanan baru untuk Ukraina senilai 40 miliar euro. Pertemuan Trump-Rutte dipandang sebagai langkah awal untuk menyelaraskan posisi AS dengan prioritas sekretariat NATO menjelang sesi-sesi utama KTT.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User