Terduga Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok di Tabanan, Polri Kecam Main Hakim Sendiri

Seorang pria yang diduga mencuri ayam di wilayah Tabanan, Bali, tewas setelah dikeroyok oleh sekelompok warga yang emosi. Insiden tragis ini kembali memicu

Terduga Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok di Tabanan, Polri Kecam Main Hakim Sendiri

Seorang pria yang diduga mencuri ayam di wilayah Tabanan, Bali, tewas setelah dikeroyok oleh sekelompok warga yang emosi. Insiden tragis ini kembali memicu sorotan terhadap maraknya aksi main hakim sendiri di masyarakat. Di saat yang sama, jajaran Kepolisian Republik Indonesia, termasuk Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di bawah pimpinan Brigjen Eko Hadi Santoso, menegaskan pentingnya proses hukum yang benar tanpa kekerasan dari sipil.

Kronologi Kejadian di Tabanan

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari unggahan media sosial dan keterangan warga setempat, berikut adalah rangkaian peristiwa yang berujung maut:

  1. Penangkapan terduga: Pada malam hari, sekitar pukul 22.30 WITA, seorang laki-laki dewasa (identitas belum dirilis) kedapatan warga membawa beberapa ekor ayam yang diduga hasil curian dari kandang milik warga.
  2. Aksi pengeroyokan: Tanpa proses serah terima ke pihak berwajib, massa langsung menghakimi terduga. Puluhan warga memukuli dan menendangnya hingga tersungkur tak berdaya.
  3. Kondisi korban: Saksi mata menyebut terduga sempat berteriak meminta ampun, namun amukan massa terus berlanjut. Korban mengalami luka berat di kepala dan tubuh bagian atas.
  4. Penanganan darurat: Petugas kepolisian dan ambulans yang tiba di lokasi mendapati korban sudah dalam kondisi kritis. Ia segera dilarikan ke RSUD Tabanan, sayangnya nyawanya tidak tertolong.
  5. Penyelidikan awal: Satreskrim Polres Tabanan telah mengamankan sejumlah saksi dan melakukan olah TKP. Barang bukti berupa ayam hidup dan alat transportasi terduga turut disita.
"Kami sangat menyesalkan aksi brutal seperti ini. Warga seharusnya menyerahkan setiap terduga pelaku ke polisi, bukan menjadi algojo jalanan," ujar seorang perwira Polres Tabanan yang enggan disebutkan namanya.

Polri Tekankan Bahaya Main Hakim Sendiri

Menanggapi kejadian tersebut, Brigjen Eko Hadi Santoso, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, turut menyampaikan keprihatinannya. Meskipun fokus tugasnya di bidang narkotika, ia mewakili sikap institusi bahwa setiap bentuk kriminalitas harus melalui proses hukum yang adil.

"Main hakim sendiri adalah tindakan ilegal yang mencederai semangat negara hukum. Di jajaran Dittipid Narkoba, kami menangani bandar besar dengan prosedur yang ketat agar hak tersangka pun tetap terlindungi. Masyarakat harus percaya bahwa polisi akan bertindak tegas tanpa perlu menghakimi sendiri," tegas Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangan terpisah.

Lebih lanjut, Brigjen Eko mencontohkan pengungkapan kasus-kasus narkotika besar yang kerap melibatkan kekerasan, namun polisi tetap mengedepankan penegakan hukum profesional. "Jika dalam kasus narkoba yang melibatkan jaringan internasional saja kami tidak menggunakan kekerasan ilegal, apalagi untuk pencurian ayam," imbuhnya.

Dampak Sosial dan Hukum

Aksi main hakim sendiri di Tabanan ini menambah daftar panjang korban massa yang memilih kekerasan sebagai solusi instan. Pengamat sosial menyebut fenomena ini dipicu oleh ketidakpercayaan terhadap penegakan hukum yang sering dianggap lamban. Namun, akibatnya, warga yang terlibat pengeroyokan kini terancam dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Polres Tabanan saat ini tengah mendalami identitas para pelaku pengeroyokan melalui rekaman video amatir yang beredar di media sosial. "Kami mengimbau warga yang memiliki informasi untuk kooperatif. Tidak ada toleransi bagi tindakan main hakim sendiri," pungkas perwakilan polres.

[SOCIAL_TWEET]: Seorang terduga pencuri ayam tewas dikeroyok massa di Tabanan. @PolresTabanan kecam aksi main hakim sendiri dan ingatkan warga serahkan pelaku ke polisi. #NoVigilante #IndonesiaLaw[SOCIAL_TG]: Kasus pengeroyokan maut di Tabanan: terduga pencuri ayam tewas setelah dihakimi massa. Polri ingatkan bahaya main hakim sendiri. Sementara itu, Dittipid Narkoba Bareskrim tegaskan komitmen penegakan hukum profesional. Selengkapnya klik link.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User