Teka-Teki Kematian ASN Bangkalan: Kadis Ungkap Kebiasaan Korban dan Keanehan Mobil Dinas
Sidoarjo – Misteri kematian RJS (50), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, masih menjadi te
Sidoarjo – Misteri kematian RJS (50), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, masih menjadi teka-teki. Jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam mobil dinas yang terparkir di area Bandara Juanda, Sidoarjo. Penyelidikan masih terus dilakukan, namun belum ada titik terang yang mengungkap penyebab pasti kematian tragis ini.
Kepala Dinas PRKP Bangkalan, Roniyun Hamid, akhirnya buka suara mengenai sosok korban. Dalam keterangannya kepada media kami, ia mengungkapkan sejumlah fakta yang justru memperdalam misteri di balik kejadian nahas tersebut. Roniyun menjelaskan bahwa korban, RJS, memiliki kebiasaan unik yang membedakannya dari pejabat lain di lingkungan dinas.
"Ibu RJS itu tipikal pribadi yang mandiri. Selama ini, beliau dikenal tidak pernah menggunakan jasa sopir. Ke mana-mana, baik urusan dinas maupun pribadi, beliau selalu menyetir sendiri," ujar Roniyun Hamid, seperti dilansir laporan kami, Kamis (3/4/2025).
Keanehan Mobil Dinas yang Jarang Dipakai
Fakta yang lebih mencengangkan justru muncul dari informasi seputar kendaraan dinas tempat jasad RJS ditemukan. Mobil Toyota Kijang Innova berwarna hitam dengan pelat merah bernomor M-1090-GP itu, menurut Roniyun, bukanlah kendaraan yang biasa dikendarai oleh korban untuk beraktivitas sehari-hari.
"Mobil dinas dengan pelat M-1090-GP itu sangat jarang dibawa Bu RJS ke kantor. Malah bisa dibilang, kendaraan itu lebih sering terparkir dan tidak digunakan oleh beliau," tambahnya. Keterangan ini sontak menimbulkan pertanyaan besar: apa yang sebenarnya dilakukan korban dengan mobil yang tidak biasa ia pakai itu hingga berujung di Bandara Juanda?
Kondisi jasad yang telah membusuk saat ditemukan oleh petugas kebersihan bandara menambah lapisan misteri yang belum terpecahkan. Pihak kepolisian hingga kini masih belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil autopsi atau penyebab kematian.
Dugaan awal menyebutkan kemungkinan korban mengalami serangan jantung atau kelelahan akut, mengingat usianya yang sudah setengah abad dan mobilitasnya yang tinggi. Namun, penyidik belum mengesampingkan kemungkinan lain, termasuk adanya unsur pidana, setidaknya hingga hasil penyelidikan forensik keluar secara menyeluruh.
Rekan-rekan korban di lingkungan Dinas PRKP Bangkalan mengaku terkejut dan tidak menyangka. "Beliau orangnya baik, rajin, dan tidak pernah ada masalah. Kami semua masih tidak percaya," ujar salah seorang staf yang enggan disebutkan namanya. Sosok RJS dikenang sebagai pribadi yang ramah dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas kedinasannya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih enggan memberikan keterangan kepada awak media. Sementara itu, mobil dinas yang menjadi lokasi penemuan jasad telah diamankan oleh Satreskrim Polresta Sidoarjo untuk menjalani proses olah tempat kejadian perkara (TKP) lebih lanjut. Masyarakat kini menanti pengungkapan resmi dari pihak berwajib untuk menjawab teka-teki yang menyelimuti kematian tragis Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan tersebut.
Comments (0)