SUV Listrik Boxy Harga Rp210 Jutaan, Bakal Laris di Indonesia?

Jul 06, 2026 - 03:46
0 0
SUV Listrik Boxy Harga Rp210 Jutaan, Bakal Laris di Indonesia?

Potret terbaru dari Liuzhou, Guangxi, China menampilkan Baojun Yep Plus versi facelift 2026—sebuah SUV listrik kompak dengan desain kotak yang diprediksi akan masuk Indonesia melalui bendera Wuling. Dengan tampilan yang mengingatkan pada DNA off-roader klasik, mobil ini langsung memicu pertanyaan: apakah konsumen Indonesia akan menyambutnya?

Dimensi dan Desain Eksterior

Secara dimensi, Baojun Yep Plus hadir dengan panjang 3.996 mm, lebar 1.760 mm, tinggi 1.726 mm, dan wheelbase 2.560 mm. Ukuran ini menempatkannya di segmen SUV kompak yang lincah di perkotaan namun tetap memberikan kesan tangguh. Versi facelift 2026 yang dipotret ini bukan model awal 2024, melainkan penyegaran dengan sejumlah peningkatan di sektor interior.

Salah satu daya tarik paling mencolok adalah pintu belakang model side-opening—membuka ke samping seperti Suzuki Jimny atau Toyota Land Cruiser—bukan liftback konvensional seperti SUV kebanyakan. Lampu belakang berbentuk bulat retro menambah karakter klasik, senada dengan tema desain "Square Box+" yang diterapkan. Tampilan keseluruhan memadukan nuansa off-road vintage dengan sentuhan modern, menciptakan identitas visual yang unik di pasar kendaraan listrik.

Interior dan Fitur

Masuk ke dalam kabin, penyegaran 2026 menghadirkan layar infotainment tengah berukuran 12,8 inci, naik signifikan dari versi sebelumnya. Panel instrumen digital di belakang setir tetap berukuran 8,8 inci, memberikan informasi berkendara yang jelas tanpa mengurangi kesan minimalis. Tata letak interior secara umum mengikuti filosofi fungsional dengan aksen modern pada antarmuka digital.

Harga dan Spesifikasi Penggerak

Dari segi harga, Baojun Yep Plus dipasarkan di China mulai dari 93.800 yuan atau sekitar Rp210 jutaan. Angka ini sangat kompetitif untuk sebuah SUV listrik dengan fitur yang ditawarkan.

Mobil ini dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 41,9 kWh dari Guoxuan High-Tech yang dalam siklus CLTC mampu menempuh jarak hingga 401 km—jarak tempuh yang tergolong memadai untuk mobilitas harian di perkotaan.

Jika Wuling benar-benar membawa model ini ke Indonesia, mobil tersebut akan masuk ke segmen harga yang semakin ramai dengan kehadiran pemain listrik baru. Desainnya yang berbeda—boxy, retro, dan fungsional—dapat menjadi nilai jual utama di tengah gempuran SUV listrik bergaya futuristik. Apakah akan laris? Jawabannya terletak pada selera konsumen Indonesia yang mulai terbuka terhadap kendaraan listrik berkarakter kuat, dan tentu saja strategi harga resmi yang akan diumumkan nantinya. Akankah pembaca Apaberita.com tertarik untuk meminangnya?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User