Spanyol Jinakkan Belgia di Los Angeles, Gol Mikel Merino Kunci Kemenangan

Los Angeles, Apaberita – Tim nasional Spanyol memastikan diri melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Belgia dengan skor tipis 2-1 dalam laga perempat final yang berlangsung di Stad...

Jul 12, 2026 - 18:56
0 0
Spanyol Jinakkan Belgia di Los Angeles, Gol Mikel Merino Kunci Kemenangan

Los Angeles, Apaberita – Tim nasional Spanyol memastikan diri melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Belgia dengan skor tipis 2-1 dalam laga perempat final yang berlangsung di Stadion SoFi, Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu malam waktu setempat. Gol kemenangan dicetak oleh Mikel Merino pada menit ke-87, mengakhiri perlawanan alot tim asuhan Domenico Tedesco.

Pertandingan yang dihelat di hadapan puluhan ribu penonton itu berlangsung dalam tensi tinggi sejak menit awal. Kedua kesebelasan tampil dengan susunan pemain terbaik mereka. Spanyol mengandalkan formasi 4-3-3 dengan Lamine Yamal dan Nico Williams di sayap, sedangkan Belgia menempatkan Romelu Lukaku sebagai ujung tombak didukung Kevin De Bruyne dari lini kedua.

Spanyol membuka keunggulan pada menit ke-34 lewat sepakan voli Pedri memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan kiper Koen Casteels. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum, namun Belgia memberikan respons cepat di babak kedua. Tim berjuluk Setan Merah itu menyamakan kedudukan pada menit ke-57 melalui sundulan Lukaku memanfaatkan umpan silang Yannick Carrasco.

Momen Krusial Mikel Merino

Setelah kedudukan imbang 1-1, ritme permainan meningkat. Spanyol terus menggempur pertahanan Belgia, sementara De Bruyne dan kawan-kawan sesekali mengancam lewat serangan balik. Gawang Unai Simón beberapa kali diselamatkan oleh palang dan penyelamatan gemilang. Kebuntuan akhirnya terpecahkan tiga menit menjelang waktu normal berakhir.

Berawal dari skema sepak pojok yang dieksekusi Alejandro Balde, bola sempat ditepis Casteels namun jatuh di kaki Merino yang berdiri bebas di kotak penalti. Dengan tenang, gelandang milik Arsenal itu menyontek bola ke pojok kiri gawang Belgia. Gol tersebut kemudian disahkan setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) menyatakan tidak ada offside maupun pelanggaran. Skor 2-1 untuk Spanyol menutup laga dramatis tersebut.

Reaksi Kedua Kubu

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memuji mentalitas para pemainnya. "Kami menghadapi lawan yang sangat tangguh. Belgia mengandalkan fisik dan pengalaman. Namun para pemain muda kami menunjukkan ketenangan luar biasa. Kemenangan ini adalah buah kerja keras seluruh tim," ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Sementara itu, Mikel Merino yang terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan mengaku tidak menyangka bisa menjadi penentu kemenangan. "Saya hanya berusaha berada di posisi yang tepat. Umpan tiba, saya langsung menuntaskannya. Ini untuk seluruh rakyat Spanyol," kata Merino.

Di kubu lawan, Domenico Tedesco mengakui keunggulan lawan. "Spanyol mengontrol pertandingan dengan baik. Kami sempat menyamakan kedudukan dan punya beberapa peluang, tetapi detail kecil menentukan hasil akhir. Selamat kepada Spanyol," tutur pelatih berkebangsaan Italia-Jerman itu.

Jalan Menuju Final

Dengan hasil ini, Spanyol mengikuti jejak Brasil dan Argentina yang lebih dulu memastikan tempat di babak empat besar. La Roja akan menghadapi pemenang laga antara Portugal dan Maroko yang akan dihelat Senin ini di stadion yang sama. Jadwal semifinal direncanakan berlangsung pada 14 Juli 2026 di AT&T Stadium, Arlington, Texas.

Sepanjang turnamen, Spanyol tampil impresif. Mereka tak terkalahkan dalam lima pertandingan, menggabungkan penguasaan bola khas tiki-taka dengan transisi cepat ala sepak bola modern. Yamal dan Williams menjadi sorotan karena kecepatan dan kreativitas mereka di lini depan, sementara pengalaman pemain seperti Rodri dan Dani Carvajal memberi keseimbangan di lini tengah dan belakang.

Belgia sendiri harus pulang dengan kepala tegak. Generasi emas yang sempat dianggap mulai meredup justru membuktikan daya saing tinggi. Penampilan apik Casteels di bawah mistar, visi De Bruyne, serta kekuatan udara Lukaku menjadi fondasi permainan mereka. Meski kandas di perempat final, perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026 layak diapresiasi.

Statistik pertandingan menunjukkan Spanyol unggul penguasaan bola dengan 58 persen dan mencatatkan 8 tembakan tepat sasaran berbanding 5 milik Belgia. Jumlah pelanggaran relatif seimbang, sementara wasit mengeluarkan tiga kartu kuning masing-masing untuk kedua tim.

Dampak dan Antisipasi

Kemenangan ini memperpanjang rekor pertemuan positif Spanyol atas Belgia di turnamen besar. Terakhir kali kedua tim bertemu di Piala Dunia adalah pada edisi 1986, yang juga dimenangi Spanyol melalui adu penalti. Kini, di tanah Amerika, sejarah mencatat lembaran baru.

Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menyambut gembira hasil ini. Presiden RFEF, Pedro Rocha, menyatakan optimisme tinggi menyambut semifinal. "Tim ini punya karakter juara. Kami percaya mereka bisa melanjutkan momentum ini hingga partai puncak," ujarnya melalui pernyataan resmi.

Dari segi bisnis dan pariwisata, keberhasilan Spanyol lolos ke semifinal diprediksi mendongkrak animo suporter untuk melakukan perjalanan ke Texas. Hotel dan tiket penerbangan ke Dallas-Fort Worth dilaporkan mengalami lonjakan pemesanan dalam beberapa jam setelah pertandingan.

Sementara itu, pengamanan di sekitar stadion SoFi berjalan ketat dengan kehadiran petugas keamanan dan polisi Los Angeles. Tidak ada insiden berarti yang dilaporkan, meski euforia suporter Spanyol dan Belgia sempat memanaskan suasana sebelum laga dimulai.

Wasit asal Brasil, Raphael Claus, yang memimpin jalannya laga mendapat apresiasi karena berhasil mengendalikan tensi tinggi pertandingan. Keputusannya untuk merujuk insiden gol Merino ke VAR dianggap tepat dan transparan.

Kesimpulan

Spanyol menunjukkan bahwa perpaduan antara bakat muda dan pengalaman veteran bisa menjadi resep sukses di turnamen besar. Mikel Merino, yang tidak selalu menjadi starter di klubnya, tampil sebagai pahlawan dan membuktikan bahwa setiap pemain punya peran krusial dalam tim. Kini, mata tertuju ke Arlington, di mana La Roja akan berjuang meraih tiket final untuk kali kedua dalam sejarah mereka. Pertandingan semifinal diyakini akan kembali menyajikan adu taktik dan kualitas para pemain kelas dunia.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User