Aug 29, 2026
Politik

Situasi Pejompongan Terpantau Kondusif Usai Aksi Massa

JAKARTA — Aktivitas masyarakat serta arus lalu lintas di kawasan Pejompongan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (28/8/2026), terpantau berangsur pulih dan berjalan kondusif menyusul b...

Situasi Pejompongan Terpantau Kondusif Usai Aksi Massa

JAKARTA — Aktivitas masyarakat serta arus lalu lintas di kawasan Pejompongan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (28/8/2026), terpantau berangsur pulih dan berjalan kondusif menyusul berakhirnya aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB di sekitar kawasan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas gabungan dari Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat, unsur Tentara Nasional Indonesia, dan Satuan Polisi Pamong Praja terlihat berjaga di sejumlah titik strategis, antara lain di depan gedung perkantoran, kawasan permukiman warga, serta persimpangan Jalan Bendungan Hilir. Pengalihan arus lalu lintas yang sebelumnya diberlakukan secara situasional telah dicabut sejak pukul 15.30 WIB, dan kendaraan roda dua maupun roda empat kembali melintas secara normal.

Pengamanan Berlapis di Titik Rawan

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menegaskan bahwa pengamanan di wilayah Pejompongan dilakukan secara berlapis dengan menyiagakan sebanyak 800 personel gabungan. Personel tersebut ditempatkan di 12 titik pengamanan yang meliputi gerbang utama perkantoran, area permukiman, dan ruas jalan yang menjadi jalur akses keluar-masuk warga.

"Kami menerjunkan personel gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP. Seluruh titik telah kami amankan dengan barikade dan penjagaan ketat sejak dini hari," ujarnya kepada wartawan di Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa tidak terdapat kendala berarti selama proses pengamanan berlangsung. Seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan masyarakat di kawasan Pejompongan berjalan tertib, dan tidak ditemukan adanya tindak pidana maupun gangguan keamanan yang menonjol.

Rapat Koordinasi dan Keputusan Bersama

Langkah pengamanan tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi yang digelar di Markas Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026). Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Komando Distrik Militer 0501, serta pengurus forum komunikasi warga Kecamatan Tanah Abang.

Dalam rapat tersebut, ditetapkan sejumlah keputusan, antara lain pembentukan pos pengamanan terpadu, penetapan jalur alternatif bagi warga, serta koordinasi dengan pengelola gedung perkantoran di sekitar Jalan Bendungan Hilir. Keputusan tersebut ditetapkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pengamanan tersebut. Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga ketertiban di wilayah ibu kota.

Aktivitas Perkantoran dan Operasional Ibu Kota Berjalan Normal

Kawasan Pejompongan dikenal sebagai salah satu pusat perkantoran dan permukiman di Jakarta Pusat. Pada hari ini, aktivitas perkantoran, perbankan, hingga operasional instalasi pengolahan air milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di kawasan tersebut tercatat berjalan normal sejak pagi hari.

Para pekerja yang sempat menyesuaikan jadwal masuk akibat pengalihan arus lalu lintas kembali beraktivitas seperti biasa. Sejumlah pedagang di sekitar kawasan Bendungan Hilir juga melaporkan bahwa kondisi keamanan selama dua hari terakhir tetap terjaga, sehingga roda perekonomian warga tidak terganggu.

Seorang pengurus rukun warga setempat yang ditemui di lokasi menyatakan bahwa warga mengapresiasi kesigapan aparat dalam menjaga keamanan. "Situasi di lingkungan kami selama ini aman dan tertib. Warga tetap menjalankan aktivitas seperti biasa," ujarnya.

Imbauan kepada Masyarakat

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia meminta warga untuk terus menjaga kerukunan dan menyalurkan aspirasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Apabila menemukan potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada petugas terdekat," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan Pejompongan dipastikan tetap kondusif. Patroli gabungan akan terus dilaksanakan secara berkala guna menjamin keamanan dan kenyamanan warga serta kelancaran seluruh aktivitas di ibu kota.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User