Seorang siswi sekolah menengah atas di Kota Bogor menjadi korban tindak pidana penjambretan saat tengah berjalan menuju tempat pendidikannya di Jalan Keranji Ujung, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, pada Selasa (6/10) sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi tepat di depan Sekolah Kreativa Sukaresmi dan mengakibatkan korban mengalami luka lecet pada kedua lututnya akibat terjatuh ketika pelaku menarik paksa telepon genggam miliknya.
Kasi Humas Polres Bogor Kota Ipda Imam Dwi menyatakan bahwa pelaku yang tidak dikenal korban mengendarai kendaraan roda dua dan langsung melakukan aksi penjambretan terhadap barang bawaan korban.
"Pada saat sedang berjalan hendak berangkat ke sekolah, tiba-tiba ada orang tidak dikenal menggunakan kendaraan roda dua langsung melakukan penjambretan HP milik korban sampai korban terjatuh sehingga mengakibatkan luka lecet di bagian ke dua lutut kaki," kata Imam Dwi saat dihubungi, Minggu (11/10).
Berdasarkan keterangan resmi kepolisian, korban selanjutnya mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Kecamatan Tanah Sareal. Selain menjalani pengobatan, korban beserta pihak keluarga melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Tanah Sareal, Bogor Kota, guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi Lakukan Pengecekan Tempat Kejadian Perkara
Menindaklanjuti laporan tersebut, Imam Dwi menegaskan bahwa jajaran kepolisian telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan, termasuk pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Unit Reskrim Polsek Tanah Sareal diterjunkan untuk mengumpulkan bukti dan keterangan awal di lokasi kejadian.
"Unit Reskrim mengecek TKP, cek CCTV, memeriksa saksi korban dan saksi-saksi lainnya," ujarnya.
Pemeriksaan terhadap rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi menjadi salah satu fokus utama penyidik. Langkah ini dinilai krusial untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku maupun kendaraan roda dua yang digunakan dalam aksi kejahatan tersebut. Selain itu, penyidik juga mengumpulkan keterangan dari para saksi yang berada di lokasi pada saat kejadian berlangsung.
Kronologi dan Barang Bukti yang Diamankan
Berdasarkan hasil pengecekan awal, peristiwa bermula ketika korban berjalan kaki menuju sekolah pada pagi hari. Dalam kondisi lengah, pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekat dan menarik paksa telepon genggam korban. Tarikan tersebut membuat korban kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke permukaan jalan dan mengalami luka lecet di bagian kedua lutut.
Polisi mengklasifikasikan kasus ini sebagai tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku. Penyidik tengah mendalami sejumlah petunjuk, termasuk dugaan bahwa pelaku merupakan pelaku berulang yang beroperasi di kawasan tersebut pada jam-jam sibuk keberangkatan sekolah.
Imbauan Kepolisian kepada Masyarakat
Peristiwa ini menambah daftar kasus penjambretan yang menyasar pelajar di wilayah Kota Bogor. Kepolisian mengimbau seluruh warga, khususnya para pelajar dan orang tua, agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di ruang publik, terutama pada pagi buta dan menjelang senja.
Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat atau mengalami kejadian serupa. Polisi juga menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk demi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat, khususnya di kawasan Kecamatan Tanah Sareal dan sekitarnya.
Hingga keterangan ini diturunkan, penyidik belum menyampaikan identitas pelaku. Proses penyelidikan masih berlangsung dan kepolisian akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan secara bertahap kepada publik.
Comments (0)