32 Bus Ramah Disabilitas Layani 41 Ribu Siswa DKI Jakarta

JAKARTA — Dinas Perhubungan DKI Jakarta menegaskan bahwa sebanyak 32 unit bus sekolah ramah disabilitas telah disiapkan untuk melayani kebutuhan transportasi pelajar di ibu kota. Armada tersebut dit...

Oct 10, 2026 - 18:10
0 0
32 Bus Ramah Disabilitas Layani 41 Ribu Siswa DKI Jakarta

JAKARTA — Dinas Perhubungan DKI Jakarta menegaskan bahwa sebanyak 32 unit bus sekolah ramah disabilitas telah disiapkan untuk melayani kebutuhan transportasi pelajar di ibu kota. Armada tersebut ditetapkan untuk mengakomodasi sekitar 41 ribu siswa yang tersebar di berbagai wilayah administrasi DKI Jakarta pada tahun ajaran berjalan.

Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyediakan layanan transportasi publik yang inklusif dan setara bagi seluruh peserta didik, termasuk penyandang disabilitas. Penetapan jumlah armada dilakukan dalam rapat koordinasi yang melibatkan Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, serta sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

"Sebanyak 32 bus sekolah ramah disabilitas telah disiapkan untuk melayani sekitar 41 ribu siswa di DKI Jakarta," demikian pernyataan resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Konsep Layanan Ramah Disabilitas

Bus sekolah ramah disabilitas ini dirancang dengan sejumlah penyesuaian fasilitas yang memungkinkan peserta didik berkebutuhan khusus mengakses layanan transportasi secara mandiri dan aman. Fasilitas tersebut mencakup jalur masuk khusus pengguna kursi roda, ruang interior yang lebih lapang, serta kelengkapan pengaman yang menyesuaikan kebutuhan penumpang.

Berdasarkan keterangan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, pengadaan armada ini merupakan bagian dari upaya menyediakan moda transportasi yang dapat digunakan oleh semua kalangan. Hal ini sejalan dengan prinsip penyelenggaraan pelayanan publik yang tidak membedakan latar belakang penumpang, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik.

Layanan bus sekolah sendiri telah lama menjadi program andalan Pemprov DKI Jakarta dalam mendukung mobilitas pelajar dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Kehadiran unit ramah disabilitas disebut memperluas cakupan layanan tersebut agar semakin banyak peserta didik yang dapat memanfaatkannya.

Dukungan terhadap Mobilitas Pelajar

Program bus sekolah menyasar pelajar yang membutuhkan sarana transportasi menuju dan dari sekolah, terutama mereka yang tinggal jauh dari lokasi pendidikan atau memiliki keterbatasan akses terhadap moda transportasi umum. Dengan adanya armada ramah disabilitas, peserta didik berkebutuhan khusus memperoleh alternatif perjalanan yang lebih terjamin.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan bahwa kehadiran bus sekolah juga berkontribusi pada pengurangan kemacetan dan ketergantungan pada kendaraan pribadi. Penggunaan angkutan bersama untuk pelajar dinilai lebih efisien sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas di jam sibuk keberangkatan dan kepulangan sekolah.

"Armada ramah disabilitas ini merupakan wujud komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan transportasi publik yang inklusif bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas," ujar pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Pengelolaan dan Evaluasi Layanan

Pengoperasian 32 unit bus tersebut akan dijalankan dengan mekanisme pengawasan berkala oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Evaluasi dilakukan untuk memastikan fasilitas ramah disabilitas berfungsi optimal, mulai dari perangkat bantu naik turun penumpang hingga kondisi kebersihan dan keamanan kabin.

Sejumlah kalangan menilai langkah ini sebagai kemajuan dalam pemenuhan hak akses transportasi bagi penyandang disabilitas di wilayah perkotaan. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi acuan bagi daerah lain dalam membangun sistem layanan angkutan pelajar yang setara.

Dengan kapasitas layanan yang menyentuh puluhan ribu siswa, program bus sekolah ramah disabilitas ditetapkan sebagai salah satu prioritas pelayanan publik di DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa penyediaan sarana transportasi inklusif akan terus dilanjutkan dan disempurnakan sesuai kebutuhan peserta didik di lapangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User