Oct 12, 2026
Politik

Prabowo Antar El-Sisi ke Halim, Pererat Hubungan Indonesia-Mesir

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengantar langsung kepulangan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu (11/10/2026). Pelepasan te...

Prabowo Antar El-Sisi ke Halim, Pererat Hubungan Indonesia-Mesir

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengantar langsung kepulangan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu (11/10/2026). Pelepasan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden El-Sisi ke Indonesia yang diawali dengan pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta.

Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Presiden, kedua kepala negara menempuh perjalanan menuju pangkalan udara dengan menggunakan satu kendaraan yang sama. Momen kebersamaan tersebut dinilai mencerminkan kedekatan personal sekaligus memperlihatkan eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Mesir.

Setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Presiden Prabowo Subianto turut mendampingi Presiden El-Sisi menuju pesawat kepresidenan yang akan membawanya kembali ke Kairo. Kepala Negara bahkan mengantar tamu kenegaraan tersebut hingga ke bagian bawah tangga pesawat sebelum keduanya berpisah.

Prosesi Pelepasan Penuh Penghormatan

Suasana hangat mewarnai prosesi pelepasan kunjungan kenegaraan itu. Sebelum pesawat lepas landas, kedua pemimpin tampak berjabat tangan erat sebagai simbol penghormatan dan persahabatan antara kedua negara.

Penghormatan Indonesia terhadap kunjungan Presiden El-Sisi tidak hanya ditunjukkan melalui pelepasan di pangkalan udara. Pemerintah Republik Indonesia juga menyiapkan pengawalan kehormatan oleh TNI Angkatan Udara terhadap pesawat yang membawa Presiden El-Sisi beserta rombongan.

Pesawat tersebut dikawal oleh pesawat tempur Sukhoi dan F-16 hingga meninggalkan wilayah udara Indonesia. Pengawalan itu merupakan bentuk penghormatan tertinggi yang lazim diberikan kepada kepala negara sahabat dalam kunjungan kenegaraan.

Pernyataan Prabowo di Istana Merdeka

Dalam pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia terbuka menerima Presiden El-Sisi sebagaimana menerima keluarga sendiri. Pernyataan itu disampaikan di hadapan awak media yang meliput rangkaian pertemuan bilateral kedua negara.

“Anggaplah Indonesia adalah rumah Presiden El-Sisi yang kedua,” ucap Prabowo dalam pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta.

Ucapan tersebut menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat hubungan persahabatan dengan Mesir, salah satu mitra strategis Indonesia di kawasan Afrika dan Timur Tengah. Hubungan bilateral kedua negara telah terjalin lama dan mencakup berbagai bidang kerja sama, termasuk politik, ekonomi, pendidikan, serta kebudayaan.

Melalui kunjungan ini, Indonesia dan Mesir menegaskan kembali komitmen untuk meningkatkan kerja sama di berbagai sektor strategis. Kunjungan kenegaraan Presiden El-Sisi menjadi bagian dari upaya penguatan diplomasi Indonesia terhadap negara-negara kawasan Afrika dan Timur Tengah.

Makna Diplomatik Kunjungan Kenegaraan

Kunjungan kenegaraan Presiden El-Sisi ke Indonesia merupakan agenda diplomatik yang memiliki nilai strategis bagi kedua negara. Mesir merupakan negara berpengaruh di kawasan Afrika Utara dan Timur Tengah, sementara Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.

Pertemuan bilateral di Istana Merdeka menjadi forum bagi kedua kepala negara untuk membahas berbagai isu kerja sama, termasuk upaya memperkuat hubungan ekonomi, meningkatkan perdagangan, serta memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan keagamaan.

Rangkaian kunjungan tersebut ditutup dengan pelepasan resmi di Lanud Halim Perdanakusuma. Pengawalan pesawat oleh Sukhoi dan F-16 menjadi penutup prosesi yang menunjukkan penghormatan penuh Indonesia kepada tamu kenegaraan.

Berdasarkan keterangan Sekretariat Presiden, seluruh rangkaian kunjungan berlangsung sesuai jadwal yang ditetapkan. Kepulangan Presiden El-Sisi ke Kairo menandai berakhirnya agenda kenegaraan yang telah direncanakan oleh kedua pemerintah.

Pelepasan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Halim Perdanakusuma menjadi penegasan bahwa Indonesia menempatkan Mesir sebagai mitra penting dalam politik luar negeri. Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan diplomatisasi yang bersifat personal antara kedua pemimpin negara.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi mengenai hasil kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan bilateral tersebut. Namun, rangkaian prosesi pelepasan yang berlangsung hangat menjadi indikasi positif bagi keberlanjutan hubungan Indonesia dan Mesir di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User