Singapura Umumkan Transformasi Greater Sentosa, Bidik 32 Juta Wisatawan
SINGAPURA — Pemerintah Singapura resmi mengumumkan rencana ambisius untuk mengubah kawasan Sentosa dan Pulau Brani menjadi destinasi wisata terpadu berkela
SINGAPURA — Pemerintah Singapura resmi mengumumkan rencana ambisius untuk mengubah kawasan Sentosa dan Pulau Brani menjadi destinasi wisata terpadu berkelas dunia bertajuk Greater Sentosa. Proyek transformasi ini menargetkan kunjungan hingga 32 juta wisatawan per tahun, menjadikannya salah satu magnet pariwisata terbesar di Asia Tenggara.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Sentosa Development Corporation (SDC) bersama Singapore Tourism Board (STB) dalam pemaparan Sentosa-Brani Master Plan yang telah diperbarui. Rencana induk ini mencakup pengembangan lahan seluas lebih dari 1.500 hektare, menggabungkan kawasan Sentosa yang sudah mapan dengan Pulau Brani yang selama ini berfungsi sebagai terminal peti kemas.
Konsep “Pulau Surga” Baru
Greater Sentosa dirancang sebagai destinasi yang memadukan alam, hiburan, dan budaya dalam satu kawasan terintegrasi. Konsep ini mencakup revitalisasi pantai-pantai ikonik seperti Siloso, Palawan, dan Tanjong, perluasan ruang hijau publik, serta penambahan atraksi rekreasi kelas dunia.
Beberapa elemen utama pengembangan meliputi Sentosa Sensoryscape — koridor pejalan kaki multi-indrawi yang menghubungkan Resorts World Sentosa dengan pantai selatan — serta Discovery Park di Pulau Brani yang mengusung tema petualangan dan teknologi ramah lingkungan. Selain itu, pemerintah juga merancang jaringan jalur sepeda dan pedestrian sepanjang 30 kilometer yang menghubungkan seluruh kawasan.
Target 32 Juta Wisatawan
Angka 32 juta kunjungan per tahun menjadi target utama setelah seluruh fase pengembangan rampung. Sebagai perbandingan, pada tahun 2019 — sebelum pandemi COVID-19 melumpuhkan sektor pariwisata global — Sentosa mencatatkan sekitar 19 juta pengunjung. Artinya, pengelola membidik lonjakan hampir 70 persen dari capaian tertinggi sebelum pandemi.
“Kami tidak sekadar memulihkan angka kunjungan ke level prapandemi, melainkan melampauinya secara signifikan. Greater Sentosa akan menjadi katalis pertumbuhan pariwisata Singapura dalam dua dekade mendatang,” kata Thien Kwee Eng, Chief Executive SDC, dalam konferensi pers di Singapura, Jumat (12/7/2024).
“Greater Sentosa bukan hanya perluasan kawasan wisata, tetapi transformasi fundamental tentang bagaimana wisatawan menikmati pengalaman di Singapura. Kami membangun ruang yang hidup, berkelanjutan, dan inklusif bagi semua kalangan.”
Investasi dan Dampak Ekonomi
Meskipun nilai pasti investasi tidak disebutkan secara rinci, sumber di Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura memperkirakan total pembiayaan proyek ini mencapai SG$3 miliar hingga SG$4 miliar (sekitar Rp35,6 triliun hingga Rp47,4 triliun). Dana tersebut berasal dari kemitraan publik-swasta, dengan porsi pemerintah mencakup infrastruktur dasar dan konektivitas, sementara sektor swasta menanggung pengembangan atraksi komersial dan akomodasi.
Proyek ini diperkirakan menciptakan 15.000 lapangan kerja baru selama masa konstruksi dan 8.000 pekerjaan tetap setelah operasional penuh. Sektor perhotelan, ritel, dan jasa menjadi bidang yang paling banyak menyerap tenaga kerja.
Pengembangan Bertahap
Pelaksanaan Sentosa-Brani Master Plan dibagi menjadi empat fase hingga tahun 2035. Fase pertama yang telah selesai mencakup revitalisasi Siloso Green dan pembukaan Sentosa Sensoryscape pada kuartal kedua 2024. Fase kedua — pengembangan Discovery Park dan relokasi terminal peti kemas dari Pulau Brani — ditargetkan rampung pada 2028.
Sementara itu, pembangunan resor baru, perluasan Resorts World Sentosa, dan penambahan hotel butik di pesisir Palawan akan berlangsung pada fase ketiga (2028–2031). Fase terakhir mencakup integrasi penuh sistem transportasi otonom dan penyelesaian koridor hijau lintas pulau.
Poin Kunci Proyek Greater Sentosa
- Luas kawasan: Lebih dari 1.500 hektare (termasuk Pulau Brani).
- Target kunjungan: 32 juta wisatawan per tahun.
- Investasi: Sekitar SG$3–4 miliar dari kemitraan publik-swasta.
- Lapangan kerja: 15.000 selama konstruksi, 8.000 permanen.
- Durasi proyek: Empat fase hingga tahun 2035.
- Atraksi baru: Discovery Park, Sentosa Sensoryscape, resor pesisir, koridor hijau.
- Fokus keberlanjutan: Transportasi otonom, ruang hijau publik, dan bangunan ramah lingkungan.
Pemerintah Singapura berharap Greater Sentosa mampu berkontribusi hingga 10 persen terhadap total penerimaan pariwisata nasional pada 2035, sekaligus memperkuat posisi Singapura sebagai hub wisata global di tengah persaingan ketat dengan destinasi seperti Bangkok, Tokyo, dan Dubai.
Comments (0)