Saputra Kori: Adaptasi '402 Rumah Sakit Korea' Dipuji Sutradara Gonjiam

Bintang film horor Saputra Kori mengungkapkan rasa bangganya setelah film terbarunya, "402 Rumah Sakit Korea", meraih respons positif pada pemutaran perdana dunia di Bucheon International Fantastic Fi...

Jul 13, 2026 - 20:54
0 0
Saputra Kori: Adaptasi '402 Rumah Sakit Korea' Dipuji Sutradara Gonjiam

Bintang film horor Saputra Kori mengungkapkan rasa bangganya setelah film terbarunya, "402 Rumah Sakit Korea", meraih respons positif pada pemutaran perdana dunia di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) di Korea Selatan. Film yang merupakan adaptasi resmi dari film horor fenomenal asal Korea Selatan, "Gonjiam: Haunted Asylum", itu mendapat apresiasi langsung dari sutradara aslinya, Jung Bum-shik.

Dalam kesempatan bertemu awak media di Jakarta Pusat, Kori menceritakan momen tak terlupakan saat bertatap muka dengan Jung Bum-shik. Sang sutradara, kata Kori, memberikan ulasan mendalam setelah menyaksikan hasil garapan tim Indonesia. Ia menilai adaptasi ini sebagai sebuah karya yang sangat memuaskan terutama dari segi teknis.

Pujian Khusus dari Sutradara Asli

Pertemuan itu menjadi salah satu pencapaian penting bagi Kori dan seluruh tim produksi. Setelah penayangan di BIFAN, Jung Bum-shik secara langsung menyampaikan pandangannya. "Saya sangat puas menonton adaptasi ini karena secara teknikal sangat diperhatikan," ucap Kori menirukan pujian tersebut. Pernyataan itu menegaskan bahwa film hasil kolaborasi lintas negara ini mampu menjaga kualitas sinematik yang diharapkan.

Kori menambahkan bahwa sutradara ternama itu tidak segan memberikan apresiasi di hadapan para pemain dan kru. "Dia langsung mereview film ini di depan kita. Momen itu membuat kami sangat bersemangat untuk segera memperkenalkan film ini ke penonton Indonesia," jelasnya. Keberhasilan di panggung internasional itu semakin memantik antusiasme untuk menghadirkan film horor berkualitas tinggi di tanah air.

Kritik Sosial Media dalam Balutan Horor

Di luar aspek teknis, "402 Rumah Sakit Korea" menyuguhkan narasi yang relevan dengan fenomena sosial media masa kini. Film ini mengangkat cerita tentang sekelompok kreator konten yang melakukan eksplorasi ekstrem demi popularitas. Kori menilai alur cerita tersebut sangat dekat dengan realitas netizen Indonesia yang seringkali bertindak di luar batas hanya untuk mendapatkan validasi dan keuntungan materi.

"Film ini sangat relate dengan kehidupan sosial media sekarang. Banyak orang yang menggunakan platform hanya untuk mencari pengakuan, bukan sekadar berbagi informasi atau kebaikan. Kalau validasi itu sudah berubah menjadi obsesi terhadap materi, di situlah masalah muncul," tutur Kori. Dialog yang kerap diulang dalam film, "hanya untuk konten", menjadi sindiran tajam terhadap perilaku demikian.

Pesan moral itu diramu dalam adegan-adegan mencekam khas horor Korea yang diadaptasi dengan sentuhan lokal. Penonton tidak hanya disuguhkan teror supranatural tetapi juga diajak berkaca pada kegilaan digital yang kian menggurita. Ini menjadikan "402 Rumah Sakit Korea" bukan sekadar film hantu, melainkan juga kritik sosial yang dikemas apik.

Antusiasme Menyongsong Penayangan di Indonesia

Setelah mendapat sambutan hangat di BIFAN, Kori dan tim produksi tidak sabar untuk segera merilis film ini di bioskop Indonesia. Ia mengaku bangga bisa membawa nama Indonesia ke forum sinema global, sekaligus memperkenalkan hasil adaptasi resmi yang diakui oleh pembuat aslinya. "Kami tidak sabar untuk menunjukkan apa yang sudah kami bawa ke Korea," kata Kori penuh semangat.

Film "402 Rumah Sakit Korea" digarap dengan standar internasional, mulai dari tata kamera, efek, hingga penyutradaraan. Adaptasi ini merupakan buah kerja sama yang menunjukkan kemampuan insan perfilman Indonesia dalam menginterpretasi ulang karya besar tanpa kehilangan ruh aslinya. Kori berharap penonton dalam negeri dapat merasakan pengalaman menonton yang sama menegangkannya seperti yang dirasakan penonton di BIFAN.

Dengan pujian langsung dari sutradara legendaris dan tema yang mengena di hati masyarakat digital, "402 Rumah Sakit Korea" diproyeksikan menjadi salah satu tontonan horor yang paling dinantikan. Masyarakat diharapkan tidak hanya terhibur dengan jumpscare dan atmosfer seram, tetapi juga merenungkan kembali sejauh mana dahaga validasi telah mengubah perilaku generasi masa kini.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User