RI & Singapura Sepakat Selat Malaka Terbuka buat Semua

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia akan terus menjamin kebebasan pelayaran di Selat Malaka. Penegasan itu disampaikan langsung saat menerima kunjungan bilateral Perdana

Jul 08, 2026 - 00:20
0 0
RI & Singapura Sepakat Selat Malaka Terbuka buat Semua

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia akan terus menjamin kebebasan pelayaran di Selat Malaka. Penegasan itu disampaikan langsung saat menerima kunjungan bilateral Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyebut posisi Indonesia dan Singapura sebagai negara pantai yang berbatasan langsung dengan selat strategis itu membuat keduanya memiliki tanggung jawab besar terhadap keamanan dan aksesibilitas jalur perairan tersebut.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan Malaysia dan Thailand untuk menjaga agar sesuai dengan UNCLOS 1982, Selat Malaka selalu akan terbuka untuk semua, aman, dan dapat diakses oleh siapapun yang membutuhkan akses,” ungkap Prabowo dalam keterangan pers bersama yang dipantau Apaberita.com.

Komitmen Bersama Jaga Stabilitas Kawasan

Pertemuan kedua pemimpin mencerminkan kesamaan pandangan tentang pentingnya menjaga Selat Malaka sebagai jalur pelayaran internasional yang bebas. Menurut laporan Apaberita.com, sekitar sepertiga perdagangan dunia dan hampir setengah dari total lalu lintas minyak mentah melewati selat ini setiap tahunnya, sehingga stabilitasnya menjadi perhatian global. Lawrence Wong disebut menyambut baik komitmen Indonesia dan menegaskan bahwa Singapura siap memperkuat kerja sama maritim dengan semua negara pantai.

Prabowo menambahkan, komunikasi dengan Malaysia dan Thailand akan terus ditingkatkan dalam kerangka Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) 1982. Kerangka itu menjadi landasan utama bagi negara-negara pantai untuk menjamin hak lintas damai bagi kapal-kapal asing. Presiden juga menekankan bahwa tidak akan ada hambatan bagi kapal-kapal yang melintas, baik untuk kepentingan komersial maupun nonkomersial, selama mematuhi hukum internasional yang berlaku.

Kunjungan PM Wong sendiri merupakan bagian dari lawatan resmi yang juga membahas penguatan kerja sama di sektor ekonomi digital, energi hijau, dan keamanan regional. Dengan sinergi yang semakin erat antara Jakarta dan Singapura, kedua negara optimistis Selat Malaka akan tetap menjadi jalur bebas hambatan yang mendukung pertumbuhan ekonomi Asia dan global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Editor politik dan dinamika kekuasaan.

Comments (0)

User