Sep 25, 2026
Politik

Reynaldo Tempuh Dua Jam ke Job Fair Jakarta Barat

JAKARTA — Reynaldo, penyandang disabilitas asal Ciputat, Tangerang Selatan, menempuh perjalanan selama dua jam dengan mengendarai sepeda motor menuju kawasan Jakarta Barat, Jumat, 25 September 2026....

Reynaldo Tempuh Dua Jam ke Job Fair Jakarta Barat

JAKARTA — Reynaldo, penyandang disabilitas asal Ciputat, Tangerang Selatan, menempuh perjalanan selama dua jam dengan mengendarai sepeda motor menuju kawasan Jakarta Barat, Jumat, 25 September 2026. Ia datang ke pameran kerja untuk melamar pekerjaan pada kegiatan yang diikuti ratusan perusahaan penyedia lowongan tenaga kerja.

Pria berusia 28 tahun itu berangkat dari kediamannya sekitar pukul 06.00 WIB dan tiba di lokasi acara pada pukul 08.00 WIB. Menurut Reynaldo, dirinya sengaja berangkat lebih awal untuk menghindari antrean panjang pada pendaftaran peserta.

\"Saya ingin memastikan tiba tepat waktu, sebab pengalaman saya menghadiri kegiatan serupa selalu menuntut kesabaran karena jumlah pencari kerja yang besar,\" ujarnya.

Kedatangan Reynaldo menjadi salah satu dari ribuan pencari kerja yang menghadiri pameran tersebut. Berdasarkan data panitia, kegiatan yang digelar selama dua hari itu mencatat partisipasi lebih dari 5.000 pengunjung pada hari pertama.

Perjalanan Dua Jam dari Ciputat

Perjalanan Reynaldo dimulai dari Ciputat menuju Jakarta Barat melalui ruas Jalan RS Fatmawati dan Jalan S. Parman. Ia mengaku terbiasa menempuh jarak tersebut, meskipun kondisi lalu lintas pada jam sibuk kerap memperlambat laju kendaraannya.

Sebagai penyandang disabilitas, Reynaldo menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi agar dapat dioperasikan dengan nyaman. Modifikasi tersebut, ujarnya, membantu dirinya tetap mandiri dalam mobilitas sehari-hari tanpa harus bergantung pada angkutan umum.

\"Kalau naik kendaraan umum, saya harus berpindah beberapa kali dan itu menyita waktu lebih lama. Dengan motor sendiri, saya bisa mengatur jadwal perjalanan,\" katanya.

Ia menyatakan, dua jam perjalanan bukanlah halangan untuk menghadiri pameran kerja. Baginya, setiap kesempatan untuk melamar pekerjaan layak diperjuangkan, mengingat persaingan memperoleh pekerjaan bagi penyandang disabilitas masih relatif tinggi.

Ratusan Perusahaan Buka Lowongan

Pameran kerja yang digelar di Jakarta Barat tersebut menghadirkan 120 perusahaan dari berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, perdagangan, hingga layanan digital. Total lowongan yang ditawarkan mencapai 3.500 formasi dengan beragam jenjang pendidikan dan keahlian.

Ketua panitia penyelenggara menyatakan kegiatan ini difokuskan untuk mempertemukan pencari kerja secara langsung dengan pemberi kerja. \"Kami memfasilitasi pertemuan langsung agar proses rekrutmen berjalan efisien dan transparan,\" ujarnya dalam keterangan resmi pada Jumat, 25 September 2026.

Panitia juga menyediakan pos konsultasi karier serta pelatihan singkat penyusunan daftar riwayat hidup bagi peserta yang membutuhkan. Layanan tersebut, menurut panitia, ditujukan untuk meningkatkan kesiapan peserta sebelum menghadapi sesi wawancara dengan perusahaan peserta.

Reynaldo sendiri mengaku telah menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan, antara lain kartu identitas, ijazah terakhir, dan daftar riwayat hidup. Ia menyampaikan ketertarikannya pada posisi administrasi dan layanan pelanggan yang dibuka oleh beberapa perusahaan peserta.

Aksesibilitas dan Dukungan bagi Penyandang Disabilitas

Kegiatan pameran kerja kali ini menyediakan jalur khusus serta area antrean yang ramah bagi penyandang disabilitas. Panitia menempatkan petugas pendamping di beberapa titik layanan untuk membantu peserta dengan kebutuhan aksesibilitas.

Kepala dinas tenaga kerja setempat menyatakan pihaknya mendorong penyelenggaraan kegiatan serupa secara berkala. \"Kami menegaskan komitmen untuk memastikan penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses lapangan pekerjaan,\" katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun, tingkat pengangguran terbuka pada kelompok penyandang disabilitas di Provinsi DKI Jakarta masih berada di atas rata-rata nasional. Hal tersebut mendorong pemerintah daerah bekerja sama dengan dunia usaha untuk membuka ruang rekrutmen yang inklusif.

Bagi Reynaldo, kehadirannya ke pameran kerja tersebut merupakan bagian dari upaya memperoleh pekerjaan tetap. Ia menyatakan akan terus mengikuti kegiatan sejenis selama belum diterima bekerja di perusahaan mana pun.

\"Saya tetap optimistis. Setidaknya hari ini saya sudah berada di tempat yang tepat untuk mencari peluang,\" ujarnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User