Ratu Máxima Akhiri Kunjungan Kerja ke Indonesia

Jakarta, Apaberita – Ratu Máxima dari Kerajaan Belanda merampungkan rangkaian kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung sejak Senin hingga Kamis, 12-15 Juni 2023. Dalam lawatan tersebut, Rat...

Jul 12, 2026 - 02:30
0 0
Ratu Máxima Akhiri Kunjungan Kerja ke Indonesia

Jakarta, Apaberita – Ratu Máxima dari Kerajaan Belanda merampungkan rangkaian kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung sejak Senin hingga Kamis, 12-15 Juni 2023. Dalam lawatan tersebut, Ratu Máxima yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Keuangan Inklusif untuk Pembangunan (UNSGSA) melakukan serangkaian pertemuan dengan pejabat tinggi negara dan mengunjungi sejumlah proyek pembangunan inklusif di Indonesia.

Agenda Resmi dan Pertemuan dengan Presiden Joko Widodo

Ratu Máxima tiba di Jakarta pada Senin dan langsung menjalani agenda resmi. Pada Selasa, 13 Juni 2023, ia bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas pentingnya akses keuangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di sektor pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ratu Máxima yang terus mendorong inklusi keuangan global. Indonesia berkomitmen memperluas akses keuangan bagi seluruh rakyat, sebagaimana diamanatkan dalam RPJMN 2020-2024," ujar Presiden Joko Widodo dalam pernyataan pers setelah pertemuan.

Kunjungan ke Daerah dan Fokus Inklusi Keuangan

Setelah dari Jakarta, Ratu Máxima melanjutkan kunjungan ke Provinsi Jawa Barat pada Rabu, 14 Juni 2023. Ia mengunjungi Kabupaten Bandung untuk meninjau program keuangan digital bagi petani dan pelaku UMKM. Didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, sang ratu berdialog langsung dengan para penerima manfaat Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pengguna aplikasi keuangan inklusif. Ratu Máxima menyatakan bahwa Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan dalam literasi dan inklusi keuangan.

"Indonesia telah menjadi contoh nyata bagaimana teknologi digital dapat mempercepat akses keuangan bagi masyarakat yang sebelumnya tidak terjangkau. Saya melihat komitmen kuat dari pemerintah, regulator, dan sektor swasta," kata Ratu Máxima dalam sambutannya di acara temu wicara di Balai Desa Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Data Bank Indonesia menunjukkan, indeks inklusi keuangan Indonesia pada tahun 2022 mencapai 76,19 persen, meningkat dari 75,6 persen pada 2021. Pemerintah menargetkan indeks tersebut naik menjadi 90 persen pada 2024 melalui perluasan layanan keuangan digital dan penguatan perlindungan konsumen.

Diskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan dan Pelaku Industri

Pada Kamis, 15 Juni 2023, sebelum keberangkatan kembali ke Belanda, Ratu Máxima mengadakan pertemuan dengan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar. Pertemuan di kantor OJK Jakarta membahas strategi percepatan inklusi keuangan bagi perempuan dan penyandang disabilitas. Mahendra Siregar menjelaskan bahwa OJK telah mengeluarkan POJK Nomor 1/POJK.07/2023 tentang Produk dan Layanan Keuangan Syariah Inklusif, yang mendorong institusi keuangan syariah menjangkau segmen rentan.

"Kami berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi dari UNSGSA untuk memperkuat ekosistem keuangan inklusif. Sinergi antara regulator, pemerintah daerah, dan lembaga jasa keuangan adalah kunci," tegas Mahendra Siregar dalam rapat koordinasi tersebut.

Ratu Máxima juga mengunjungi kantor perusahaan teknologi finansial (fintech) di kawasan SCBD, Jakarta, untuk melihat langsung inovasi layanan pinjaman peer-to-peer yang telah menjangkau lebih dari 20 juta peminjam di Indonesia. Ia mengapresiasi pengawasan ketat OJK terhadap industri fintech untuk melindungi konsumen.

Pernyataan Penutup dan Harapan Kerja Sama

Menjelang akhir kunjungan, Ratu Máxima menyampaikan harapannya agar Indonesia terus menjadi mitra strategis Belanda dalam promosi pembangunan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada 2030. Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan wujud hubungan bilateral yang telah berlangsung puluhan tahun.

"Kerja sama Indonesia-Belanda di bidang keuangan inklusif telah memberikan dampak nyata bagi jutaan masyarakat. Kami akan terus mendukung inisiatif pemerintah Indonesia melalui program kemitraan," ujar Lambert Grijns dalam konferensi pers di Hotel Raffles, Jakarta.

Kunjungan Ratu Máxima selama empat hari di Indonesia menghasilkan komitmen baru berupa pembentukan tim kerja bersama antara OJK, Kementerian Keuangan, dan PBB untuk mengembangkan platform data inklusi keuangan digital. Tim kerja ini akan mulai bertugas pada Agustus 2023 dan melaporkan hasilnya dalam Konferensi Inklusi Keuangan Internasional yang direncanakan berlangsung di Bali pada November 2023.

Ratu Máxima dijadwalkan tiba di Bandara Schiphol, Belanda, pada Jumat, 16 Juni 2023 pukul 18.00 waktu setempat. Kedutaan Besar Belanda di Jakarta memastikan bahwa tidak ada agenda lanjutan yang dijadwalkan dalam waktu dekat, namun hubungan bilateral tetap akan berjalan melalui saluran diplomatik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User