Progres 81,42%, Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Sekolah Rakyat Bogor

Bogor − PT Brantas Abipraya (Persero) terus memperlihatkan komitmen nyata dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul melalui proyek Sekolah Rakyat di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Ka

Jul 08, 2026 - 00:27
0 0
Progres 81,42%, Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Sekolah Rakyat Bogor

Bogor − PT Brantas Abipraya (Persero) terus memperlihatkan komitmen nyata dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul melalui proyek Sekolah Rakyat di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Berdasarkan pemantauan terbaru Apaberita.com di lokasi, progres konstruksi telah mencapai 81,42 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum Juli 2026. Kesiapan ini diharapkan mampu menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027 dengan fasilitas pendidikan yang layak dan modern.

Penugasan Langsung Kementerian PU

Pembangunan Sekolah Rakyat ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Proyek strategis ini dikerjakan berdasarkan penugasan langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai bagian dari program prioritas nasional. Menteri PU, Dody Hanggodo, dalam keterangannya yang diterima Apaberita.com menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat merupakan perwujudan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan berkualitas. Lebih dari itu, sekolah ini dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berdaya saing.

"Pembangunan Sekolah Rakyat adalah bukti keseriusan pemerintah menghadirkan pendidikan setara bagi seluruh anak Indonesia. Ini bukan hanya gedung, tetapi fondasi masa depan sumber daya manusia kita," ujar Dody Hanggodo.

Dikebut Tanpa Mengorbankan Kualitas

Dengan capaian di atas 80 persen, Brantas Abipraya mengerahkan seluruh sumber daya terbaiknya agar tenggat waktu terpenuhi. Tim Apaberita.com di lapangan mencatat aktivitas konstruksi berlangsung dalam dua shift untuk memaksimalkan waktu tanpa mengabaikan standar keamanan dan spesifikasi teknis. Material premium dipilih untuk memastikan gedung tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem dan minim perawatan jangka panjang.

Selain ruang kelas, kompleks Sekolah Rakyat Bogor akan dilengkapi laboratorium sains, perpustakaan digital, lapangan olahraga multifungsi, serta asrama bagi siswa dari luar daerah. Konsep ini menjadikan sekolah tersebut sebagai pusat pendidikan terintegrasi pertama di kawasan barat Jawa Barat yang digarap BUMN karya.

Dukungan Masyarakat Lokal

Kehadiran proyek ini turut mendongkrak perekonomian warga Desa Sipak. Puluhan tenaga kerja lokal dilibatkan dalam proses pembangunan, mulai dari tukang bangunan hingga penyedia logistik. Salah satu tokoh masyarakat setempat, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan rasa syukurnya karena anak-anak di daerah terpencil kini memiliki kesempatan menempuh pendidikan tanpa harus ke kota.

Berdasarkan data yang dihimpun Apaberita.com, Sekolah Rakyat Bogor akan menerima siswa dari jenjang SD hingga SMA dengan kurikulum bertaraf internasional tanpa memungut biaya sepeser pun. Program ini selaras dengan target pemerintah mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan gratis dan berkualitas. Jika tak ada aral melintang, Juli 2026 nanti lonceng pertama di sekolah ini akan menandai lembaran baru dunia pendidikan Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User