Prof Akhmad Sodiq Resmi Pimpin Unsoed Periode 2022-2026
PURWOKERTO — Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr. ditetapkan sebagai Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) untuk masa bakti 2022-2026 setelah disahkan dalam Rapat Pleno Majelis Wali Amanat...
PURWOKERTO — Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr. ditetapkan sebagai Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) untuk masa bakti 2022-2026 setelah disahkan dalam Rapat Pleno Majelis Wali Amanat (MWA) Unsoed di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penetapan tersebut menindaklanjuti seluruh tahapan pemilihan rektor, mulai dari penjaringan bakal calon, penyaringan, hingga pemaparan visi-misi dan uji kelayakan, sebagaimana diatur dalam Statuta Unsoed serta peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi.
Guru besar Fakultas Peternakan itu menggantikan kepemimpinan rektor periode sebelumnya setelah melalui Rapat Koordinasi internal antara Senat Akademik dan MWA. Masa kepemimpinannya akan berlangsung hingga 2026, sejalan dengan ketetapan pengelola perguruan tinggi negeri yang menyelenggarakan tata kelola secara mandiri dan akuntabel.
Perjalanan Akademik dan Karier
Akhmad Sodiq dikenal sebagai akademisi yang lama mengabdikan diri di lingkungan Unsoed. Ia menempuh pendidikan sarjana di bidang ilmu peternakan, kemudian melanjutkan studi strata dua dan strata tiga hingga meraih gelar doktor, sebelum akhirnya diangkat sebagai guru besar di Fakultas Peternakan. Sepanjang kariernya, ia aktif dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengelolaan program studi dan unit kerja di lingkungan kampus.
Pengalaman organisasi dan manajemennya dinilai menjadi bekal utama dalam memimpin lembaga pendidikan tinggi yang menaungi puluhan ribu mahasiswa di wilayah Banyumas dan sekitarnya. Dalam sambutan perdana setelah penetapan, ia menyampaikan arah kepemimpinannya kepada seluruh sivitas akademika.
"Saya menegaskan komitmen untuk membawa Unsoed menjadi perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing internasional, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan dan pengabdian kepada masyarakat," ujar Akhmad Sodiq.
Program Prioritas Masa Bakti
Dalam dokumen visi-misi yang dipaparkan pada tahap uji kelayakan, Sodiq menyatakan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan sepanjang periode 2022-2026. Beberapa di antaranya adalah penguatan tata kelola kampus yang transparan, percepatan transformasi digital layanan akademik, peningkatan mutu riset dan hilirisasi hasil penelitian, serta perluasan kerja sama dengan industri, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi mitra di luar negeri.
Di bidang akademik, ia menargetkan peningkatan akreditasi program studi dan institusi, penguatan kualifikasi dosen, serta pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Kebijakan merdeka belajar kampus merdeka juga akan terus ditindaklanjuti agar mahasiswa memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih luas di luar kampus.
"Kita tidak boleh berhenti pada pencapaian yang ada. Seluruh sivitas akademika harus bergerak bersama, karena keberhasilan Unsoed adalah keberhasilan kita bersama," katanya menegaskan.
Sinergi dengan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan
Menindaklanjuti penetapan tersebut, jajaran pimpinan Unsoed dijadwalkan menggelar Rapat Koordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk menyelaraskan program kampus dengan agenda pembangunan Kabupaten Banyumas dan Provinsi Jawa Tengah. Kerja sama itu mencakup bidang pendidikan, riset, pengabdian kepada masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Pada tingkat pusat, kebijakan dan usulan anggaran Unsoed akan dibahas bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Komisi terkait di DPR RI beserta fraksi-fraksi di dalamnya turut menjadi mitra dalam pengawasan dan penganggaran pendidikan tinggi. Sodiq menyatakan kesiapan institusinya untuk menindaklanjuti setiap program pemerintah, termasuk penguatan tata kelola perguruan tinggi negeri yang sehat dan berkelanjutan.
Harapan Sivitas Akademika
Penetapan Sodiq disambut oleh unsur pimpinan, Senat Akademik, dekan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Ketua Senat Akademik menyatakan dukungannya agar periode kepemimpinan 2022-2026 berjalan kondusif dan berorientasi pada kepentingan institusi. Mahasiswa berharap kepemimpinan baru membuka ruang dialog yang lebih luas, termasuk dalam penyusunan kebijakan akademik dan non-akademik.
Dengan berakhirnya seluruh proses pemilihan, setiap tahapan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan telah dilaksanakan secara tertib. Unsoed kini memasuki babak baru kepemimpinan dengan target menjaga kontinuitas program sekaligus menghadirkan terobosan di tengah dinamika pendidikan tinggi nasional. Hingga akhir masa baktinya pada 2026, publik menanti realisasi program yang telah dipaparkan dalam proses pemilihan rektor tersebut.
Comments (0)