Prabowo Pimpin Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh Malang

Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung kegiatan Panen Raya Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (1...

Jul 20, 2026 - 04:07
0 0
Prabowo Pimpin Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh Malang

Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung kegiatan Panen Raya Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif yang dikelola oleh satuan TNI di berbagai daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo tampak hadir bersama jajaran pejabat tinggi TNI serta unsur Forkopimda Jawa Timur. Turut mendampingi Presiden antara lain Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan, serta Gubernur Jawa Timur. Kehadiran Presiden di lokasi panen menunjukkan komitmen langsung terhadap program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya.

Panen Raya sebagai Simbol Ketahanan Pangan

Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh merupakan agenda rutin yang menggabungkan fungsi pertahanan dengan fungsi produksi pertanian. Lahan kosong di sekitar pangkalan udara tersebut telah dialihfungsikan menjadi area pertanian produktif yang ditanami berbagai komoditas, mulai dari padi, jagung, hingga sayuran. Pendekatan ini sejalan dengan instruksi Presiden agar seluruh satuan TNI di daerah turut berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

Berdasarkan data yang dihimpun, program serupa telah dijalankan di sejumlah pangkalan TNI Angkatan Darat, Laut, maupun Udara di seluruh Indonesia. Lanud Abdulrachman Saleh dipilih sebagai lokasi panen raya kali ini karena dinilai memiliki hamparan lahan pertanian yang luas serta hasil produksi yang signifikan sepanjang musim tanam terakhir.

Dukungan TNI terhadap Program Strategis Nasional

Keterlibatan TNI dalam sektor pertanian bukan hal baru dalam sejarah Indonesia. Sejak era Orde Baru, tentara telah dilibatkan dalam berbagai program swasembada pangan, termasuk pengembangan lahan tidur menjadi area pertanian. Dalam kepemimpinan Presiden Prabowo, pendekatan tersebut kembali diperkuat sebagai bagian dari strategi besar mencapai kemandirian pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pondasi utama kedaulatan sebuah negara. Tanpa ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau, stabilitas nasional akan terganggu. Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen untuk terus menggenjot produksi dalam negeri agar ketergantungan terhadap impor dapat ditekan secara bertahap.

“Ketahanan pangan adalah fondasi kedaulatan bangsa. Setiap jengkal tanah yang bisa menghasilkan harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Presiden Prabowo dalam arahannya kepada peserta panen raya.

Selain aspek produksi, kegiatan panen raya juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat sipil. Kelompok tani sekitar pangkalan udara dilibatkan secara aktif dalam proses budidaya, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen. Pola kemitraan ini diharapkan mampu menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di daerah lain.

Optimisme Swasembada di Tengah Dinamika Global

Pemerintah menargetkan pencapaian swasembada pangan dalam jangka menengah, dengan fokus pada komoditas strategis seperti beras, jagung, kedelai, dan gula konsumsi. Berbagai kebijakan telah disiapkan, mulai dari distribusi pupuk bersubsidi, penyediaan bibit unggul, hingga modernisasi alat dan mesin pertanian. TNI, melalui satuan teritorialnya, ditugaskan untuk mengawal pelaksanaan program tersebut hingga tingkat desa.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas dipilihnya wilayahnya sebagai lokasi panen raya tingkat nasional. Jawa Timur selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama Indonesia, dengan kontribusi signifikan terhadap produksi beras nasional. Kehadiran Presiden di Malang diharapkan dapat memotivasi petani dan satuan TNI di daerah untuk terus meningkatkan produktivitas.

Dengan berakhirnya kegiatan panen raya tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan agenda kunjungan kerja ke sejumlah titik strategis di Jawa Timur. Pemerintah berharap momentum ini dapat menjaga semangat kolektif seluruh elemen bangsa dalam membangun kemandirian pangan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User