Prabowo Kucurkan Hampir Rp1 Triliun untuk Perbaikan PDAM Padang
Presiden Prabowo Subianto memastikan dukungan pemerintah pusat terhadap pemulihan layanan air bersih di Kota Padang, Sumatra Barat, melalui alokasi anggaran yang mencapai hampir Rp1 triliun. Kepastian...
Presiden Prabowo Subianto memastikan dukungan pemerintah pusat terhadap pemulihan layanan air bersih di Kota Padang, Sumatra Barat, melalui alokasi anggaran yang mencapai hampir Rp1 triliun. Kepastian itu mengemuka di tengah rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Palukahan, proyek strategis yang ditargetkan rampung pada 2027.
Anggota DPR RI Andre Rosiade menegaskan bahwa komitmen Presiden Prabowo dalam membenahi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang telah diwujudkan dalam bentuk dukungan anggaran yang nyata. Dukungan tersebut, menurut dia, menjadi fondasi bagi pemulihan layanan air bersih bagi warga ibu kota Sumatra Barat itu.
“Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap perbaikan layanan air bersih di Kota Padang dengan mengucurkan anggaran hampir Rp1 triliun. Pembangunan SPAM Palukahan menjadi bagian penting dari upaya tersebut dan ditargetkan selesai pada 2027,” ujar Andre Rosiade dalam keterangannya.
Dukungan Pemerintah Pusat untuk PDAM Padang
Langkah pemerintah pusat tersebut menindaklanjuti kebutuhan mendesak akan perbaikan infrastruktur penyediaan air minum di Kota Padang. PDAM Kota Padang selama ini menghadapi sejumlah tantangan dalam menjaga kontinuitas layanan, mulai dari keterbatasan kapasitas produksi hingga kondisi jaringan distribusi yang membutuhkan peremajaan.
Dengan dukungan anggaran hampir Rp1 triliun, pembenahan PDAM Padang diharapkan mampu memperluas cakupan layanan serta meningkatkan kualitas air yang disalurkan ke rumah-rumah warga. Andre menyebutkan bahwa intervensi pemerintah pusat ini merupakan bentuk nyata perhatian Presiden Prabowo terhadap daerah.
“Pemerintah pusat hadir untuk memastikan masyarakat Kota Padang mendapatkan akses air bersih yang layak. Ini komitmen yang harus dijaga bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” tegas Andre.
SPAM Palukahan Ditargetkan Rampung 2027
Salah satu proyek utama dalam program pemulihan layanan air bersih tersebut adalah pembangunan SPAM Palukahan. Proyek ini ditetapkan sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk menambah kapasitas produksi air minum di Kota Padang guna menjawab kebutuhan warga yang terus meningkat.
Berdasarkan rencana yang disampaikan, pembangunan SPAM Palukahan ditargetkan selesai pada 2027. Setelah beroperasi, infrastruktur ini diharapkan menjadi penopang utama pasokan air bersih bagi sejumlah kawasan di Kota Padang, sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber-sumber air yang selama ini kapasitasnya terbatas.
Andre berharap pembangunan SPAM Palukahan dapat berjalan sesuai jadwal tanpa hambatan yang berarti. Ia juga meminta seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk mengawal setiap tahapan pengerjaan proyek tersebut.
“Kami berharap SPAM Palukahan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga masyarakat segera merasakan manfaatnya. Pengawasan terhadap pelaksanaan proyek harus dilakukan secara ketat agar hasilnya optimal,” ujarnya.
Pemulihan Layanan dan Harapan Warga
Pemulihan layanan air bersih menjadi prioritas karena air minum merupakan kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kelancaran pasokan air bersih juga berkaitan erat dengan aktivitas ekonomi warga, termasuk sektor usaha mikro dan rumah tangga di Kota Padang.
Dengan adanya dukungan anggaran dari pemerintah pusat, PDAM Kota Padang diharapkan dapat mempercepat perbaikan layanan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Peremajaan jaringan distribusi dan peningkatan kapasitas produksi menjadi dua hal yang dinilai krusial dalam proses pemulihan tersebut.
Koordinasi dan Tindak Lanjut
Untuk memastikan program berjalan sesuai rencana, diperlukan koordinasi yang erat antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, dan Pemerintah Kota Padang. Rapat koordinasi lintas instansi dinilai penting untuk menyinkronkan langkah pembangunan SPAM Palukahan dengan program-program lain di sektor infrastruktur daerah.
Andre menyatakan bahwa dirinya akan terus mengawal realisasi dukungan anggaran tersebut hingga proyek SPAM Palukahan tuntas. Ia memastikan seluruh proses akan dipantau secara ketat demi kepentingan masyarakat Kota Padang.
“Kami akan memastikan setiap tahapan, mulai dari perencanaan hingga penyelesaian proyek, berjalan sesuai ketentuan. Dukungan anggaran ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Andre.
Comments (0)