Polri Gelar Turnamen Padel Bhayangkara Cup 2026, Meriahkan HUT ke-80

JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi menggelar turnamen padel bertajuk Bhayangkara Cup 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian panjang perayaan Hari Bhayangka...

Jul 12, 2026 - 05:36
0 0

JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi menggelar turnamen padel bertajuk Bhayangkara Cup 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian panjang perayaan Hari Bhayangkara ke-80 yang puncaknya akan diperingati pada 1 Juli 2026 mendatang. Ajang olahraga tersebut diselenggarakan di kompleks Padel Corner Kemang 27, wilayah Jakarta Selatan, dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Dr. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si., dalam keterangan resminya menegaskan bahwa pemilihan cabang olahraga padel bukan tanpa alasan. "Padel merupakan olahraga yang tengah berkembang pesat dan merepresentasikan semangat kolaborasi. Nilai-nilai ini sejalan dengan tema besar Hari Bhayangkara ke-80, yaitu kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan positif yang inklusif," ujarnya usai membuka turnamen pada Jumat pagi.

Tujuan Strategis di Balik Kompetisi

Lebih dari sekadar perayaan seremonial, penyelenggaraan Bhayangkara Cup 2026 memiliki dimensi strategis yang kuat. Berdasarkan dokumen resmi panitia yang diterima redaksi Apaberita, turnamen ini dirancang untuk memperkuat sinergi antara institusi Polri dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan profesional, komunitas olahraga, dan generasi muda urban. Partisipasi terbuka bagi anggota Polri aktif, purnawirawan, serta masyarakat umum yang mendaftar melalui sistem kuota terbatas, menandakan pendekatan Polri yang semakin terbuka terhadap publik.

Ketua Panitia Pelaksana, Komisaris Besar Polisi Dr. Budi Santoso, S.H., M.H., menyatakan bahwa antusiasme peserta melampaui ekspektasi awal. "Kami menargetkan 64 pasangan peserta, namun dalam waktu 72 jam pendaftaran telah mencapai 96 pasangan. Ini menunjukkan bahwa masyarakat merespons positif kehadiran Polri dalam ruang-ruang pergaulan yang santun dan sportif," terangnya saat ditemui di area pertandingan. Peserta yang melebihi kuota kemudian diseleksi melalui babak kualifikasi internal untuk menjamin kualitas pertandingan tetap kompetitif sepanjang turnamen berlangsung.

Format Turnamen dan Sistem Penilaian

Turnamen Bhayangkara Cup 2026 menggunakan sistem gugur dengan format pertandingan ganda putra dan ganda campuran. Setiap laga dimainkan dalam dua set kemenangan, mengadopsi aturan resmi Federasi Padel Internasional atau International Padel Federation (IPF). Wasit bersertifikasi nasional didatangkan langsung dari Pengurus Pusat Persatuan Padel Indonesia (PP Padel Indonesia) untuk menjaga integritas dan profesionalisme jalannya kompetisi.

Komandan Lapangan Turnamen, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Faisal, S.I.K., mengungkapkan bahwa venue Padel Corner Kemang 27 dipilih setelah melalui survei kelayakan dari Divisi Sarana dan Prasarana Polri. "Fasilitas di sini memenuhi standar internasional dengan tiga lapangan utama berstandar World Padel Tour, sistem pencahayaan LED 800 lux, serta tribun penonton berkapasitas 350 orang. Keamanan dan keselamatan seluruh peserta menjadi prioritas utama kami," tegasnya. Panitia juga menyiagakan tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Soekanto di lokasi acara selama turnamen berlangsung.

Rangkaian Hari Bhayangkara ke-80

Padel Bhayangkara Cup 2026 bukanlah kegiatan tunggal dalam rangka memperingati delapan dekade pengabdian Polri. Berdasarkan jadwal resmi yang dikeluarkan Mabes Polri, terdapat 14 agenda utama yang telah dan akan digelar sepanjang semester pertama tahun 2026. Kegiatan tersebut mencakup bakti sosial di 34 provinsi, operasi katarak massal, donor darah serentak di 508 Polres dan Polresta, bakti religi di tempat ibadah, pertandingan olahraga antarsatuan, seminar kebangsaan, hingga upacara puncak Hari Bhayangkara di Monumen Nasional.

Wakil Kepala Polri, Komisaris Jenderal Polisi Dr. H. Ahmad Dofiri, M.Si., dalam Rapat Koordinasi Persiapan Hari Bhayangkara yang digelar pada 2 Desember 2025 di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, menegaskan arahan Presiden agar peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi institusi. "Bapak Kapolri menekankan bahwa di usia ke-80 ini, Polri harus semakin presisi dan humanis. Seluruh kegiatan peringatan wajib menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, bukan sekadar seremoni internal," demikian petikan arahan yang dibacakan ulang oleh Kepala Biro Perencanaan Umum Polri.

Dukungan Sponsor dan Ekonomi Kreatif

Menariknya, Bhayangkara Cup 2026 juga menggandeng sektor swasta dan pelaku ekonomi kreatif. Sepuluh jenama nasional tercatat sebagai sponsor resmi turnamen, mulai dari perbankan BUMN, perusahaan telekomunikasi, hingga produsen perlengkapan olahraga lokal. Kemitraan ini, menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko, S.H., M.H., membuktikan bahwa institusi Polri mampu membangun kolaborasi konstruktif dengan dunia usaha tanpa mengorbankan independensi dan profesionalitas.

Area komersial non-permanen juga didirikan di sekitar venue untuk menampung 28 gerai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Bhayangkari. Produk yang ditawarkan beragam, dari kuliner khas nusantara hingga kerajinan tangan. "Ini adalah wujud nyata Polri mendukung pemulihan ekonomi nasional dan pemberdayaan UMKM, sejalan dengan program prioritas pemerintah," ucap Trunoyudo saat memantau persiapan venue pada H-3 turnamen.

Penghargaan dan Jadwal Final

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp350 juta, terdiri dari uang tunai, trofi bergilir Kapolri, serta plakat penghargaan. Kategori juara umum akan menerima hadiah utama sebesar Rp100 juta dan berkesempatan mengikuti turnamen padel internasional di Spanyol sebagai perwakilan Indonesia di kategori amatir. Babak final dijadwalkan berlangsung pada Minggu sore dan akan ditutup langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama sejumlah pejabat utama Mabes Polri.

Pengamanan selama turnamen melibatkan 215 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh prosedur keselamatan dan keamanan telah disiapkan secara matang. "Kami sudah melakukan tactical floor game dan simulasi pengamanan. Tidak ada ruang bagi gangguan keamanan sekecil apa pun selama kegiatan berlangsung," pungkasnya.

Turnamen ini sekaligus menjadi penanda bahwa Polri terus bertransformasi mendekatkan diri ke masyarakat. Melalui medium olahraga berkelas internasional, institusi penegak hukum ini menunjukkan citra humanis, sportif, dan kolaboratif yang selaras dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User