Polisi Ungkap Karyawan Padel di Jaksel Disekap karena Diduga Curi Barang

Jakarta - Aparat kepolisian berhasil mengungkap motif di balik penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang karyawan tempat padel berinisial AL di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kasus yang

Jul 06, 2026 - 13:41
0 0
Polisi Ungkap Karyawan Padel di Jaksel Disekap karena Diduga Curi Barang

Jakarta - Aparat kepolisian berhasil mengungkap motif di balik penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang karyawan tempat padel berinisial AL di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kasus yang sempat viral di media sosial ini ternyata dipicu dugaan pencurian yang dilakukan korban di tempatnya bekerja.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, menjelaskan bahwa para pelaku nekat menyekap dan menyiksa AL karena yakin yang bersangkutan telah mengambil barang milik perusahaan.

"Jadi menurut informasi bahwa yang bersangkutan ini diduga mengambil barang dari tempat kerjanya," kata Joko Adi saat ditemui di Mapolres Jaksel, Jumat (26/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Apaberita.com, aksi penyekapan tersebut dilakukan oleh empat orang sesama karyawan di tempat yang sama. Mereka geram dan mengambil tindakan sendiri setelah mendapati barang-barang di tempat kerja hilang. Keempat pelaku kini telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Viral di Medsos, Empat Pelaku Ditangkap

Video penyekapan dan penyiksaan AL sebelumnya tersebar luas di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman itu, korban tampak diikat dan dipukuli oleh para pelaku. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya ke pihak berwajib.

Aparat Polres Jaksel bergerak cepat menangkap keempat pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan pasal penganiayaan dan perampasan kemerdekaan. AKP Joko Adi memastikan proses hukum terhadap para pelaku akan dilakukan secara transparan.

Lebih lanjut, Joko Adi menyebutkan bahwa korban AL kini telah mendapatkan pendampingan medis dan psikologis akibat trauma yang dialaminya selama penyekapan. "Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan segala persoalan kepada pihak berwenang. Apabila ada dugaan tindak pidana, segera laporkan ke kantor polisi terdekat," tegasnya.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya penyelesaian konflik di tempat kerja secara proporsional dan sesuai hukum. Apaberita.com akan terus mengikuti perkembangan kasus ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Editor politik dan dinamika kekuasaan.

Comments (0)

User