Polisi Geledah Kafe de’Clan Signature di Cipete

Pintu kaca berwarna gelap itu berdiri kaku di bawah sinar matahari siang. Tak ada lagi deru musik, tak ada tawa renyah pengunjung, hanya sisa-sisa kegaduha

Jul 09, 2026 - 02:31
0 0
Polisi Geledah Kafe de’Clan Signature di Cipete

Pintu kaca berwarna gelap itu berdiri kaku di bawah sinar matahari siang. Tak ada lagi deru musik, tak ada tawa renyah pengunjung, hanya sisa-sisa kegaduhan yang masih terasa di udara. Di depan kafe de’Clan Signature, kawasan Cipete, Jakarta Selatan, seutas garis polisi kuning melintang—sepi namun bicara banyak.

Kafe yang selama ini dikenal sebagai tempat nongkrong kalangan muda urban itu mendadak menjadi pusat perhatian setelah tim kepolisian menggeledah lokasi pada Jumat dini hari. Aktivitas berhenti total. Beberapa karyawan yang datang pagi itu tampak kebingungan—mereka hanya bisa memandangi pintu masuk yang digembok dan selembar kertas pengumuman bertuliskan “Ditutup Sementara.”

Suasana Pascapenggeledahan

Pantauan di lokasi pada Sabtu siang menunjukkan tidak ada aktivitas operasional sama sekali. Parkiran yang biasanya penuh kendaraan, kini kosong melompong. Hanya ada satu mobil patroli yang terparkir di sudut, dengan dua petugas berseragam yang sesekali memeriksa keadaan sekitar.

Beberapa warga sekitar tampak mengamati dari kejauhan. Seorang pedagang kaki lima yang biasa mangkal di seberang kafe mengaku kaget. “Tahu-tahu pagi-pagi sudah ramai polisi. Saya lihat mereka keluar-masuk bawa beberapa kardus,” katanya singkat.

Kronologi Penggeledahan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB. Sekitar 20 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan diterjunkan dalam operasi tersebut. Proses berjalan selama kurang lebih tiga jam, tanpa perlawanan berarti dari pihak manajemen.

"Kami tidak bisa berkomentar banyak saat ini. Masih dalam proses penyelidikan. Yang jelas, ada indikasi pelanggaran yang sedang kami dalami," ujar seorang perwira di lokasi yang enggan disebutkan identitasnya.

Sumber di internal kepolisian menyebutkan, barang bukti yang disita meliputi sejumlah perangkat elektronik, dokumen administrasi, dan beberapa botol cairan yang kini tengah diuji di laboratorium forensik. Namun, polisi belum memberikan pernyataan resmi mengenai isi temuan tersebut.

Spekulasi dan Dugaan Sementara

Ketiadaan informasi resmi justru memicu berbagai spekulasi. Sejumlah warga menduga penggeledahan berkaitan dengan dugaan peredaran narkoba di lingkungan hiburan malam. Namun, ada pula yang menyebut kemungkinan pelanggaran izin usaha atau aktivitas prostitusi terselubung.

Ketua RT setempat, saat dimintai keterangan, mengaku tidak menerima laporan sebelumnya. “Saya baru tahu setelah operasi berjalan. Biasanya kafe ini tutup jam 2 pagi, tapi beberapa bulan terakhir memang sering ada keramaian hingga subuh,” ungkapnya.

Respons Manajemen

Pihak manajemen de’Clan Signature belum memberikan pernyataan terbuka. Beberapa karyawan yang dihubungi memilih bungkam. Seorang di antaranya hanya mengatakan bahwa mereka semua masih shock dan belum mendapatkan arahan lebih lanjut dari pemilik.

Sementara itu, kuasa hukum kafe menyampaikan akan menghormati proses hukum. "Kami percaya pada profesionalisme kepolisian. Klien kami kooperatif dan akan memberikan keterangan jika diperlukan," tulisnya dalam pesan singkat.

Langkah Kepolisian Selanjutnya

Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa penyidik masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa saksi-saksi dan menganalisis barang bukti. Konferensi pers dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan untuk mengungkap hasil penggeledahan secara transparan.

Hingga berita ini diturunkan, kafe de’Clan Signature masih dalam status segel polisi. Garis kuning masih melintang, menjadi penanda sunyi bahwa ada cerita yang belum tuntas di balik pintu kaca itu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User