PKB Jalin Komunikasi Intensif dengan Anies untuk Pilkada Jakarta

Jakarta – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan tengah menjalin komunikasi politik secara intensif dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Pembicaraan tersebut difokuskan pada penyu...

Jul 13, 2026 - 07:26
0 1
PKB Jalin Komunikasi Intensif dengan Anies untuk Pilkada Jakarta

Jakarta – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan tengah menjalin komunikasi politik secara intensif dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Pembicaraan tersebut difokuskan pada penyusunan strategi dan kesiapan menghadapi kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta yang akan digelar pada 27 November 2024.

Ketua Desk Pilkada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Abdul Halim Iskandar, menyatakan bahwa pembahasan dengan Anies Baswedan telah memasuki tahap diskusi substansial. “Kami terus melakukan komunikasi dengan Mas Anies. Beberapa kali pertemuan sudah terlaksana dan diskusinya berjalan sangat konstruktif,” ujarnya di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, pada Jumat (23/8/2024).

Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, mengungkapkan bahwa PKB melihat figur Anies Baswedan sebagai salah satu kandidat potensial yang memiliki elektabilitas tinggi di Jakarta. Hal ini didasarkan pada hasil survei internal partai yang dilakukan secara berkala dalam tiga bulan terakhir.

Fokus Pembahasan Program Prioritas

Gus Halim menjelaskan bahwa diskusi tidak hanya berkisar pada deklarasi dukungan politik semata. Lebih dari itu, kedua pihak tengah merumuskan program-program prioritas yang relevan dengan kebutuhan warga Jakarta. “Kami tidak hanya bicara soal siapa mendukung siapa. Kami sedang mematangkan platform kebijakan, terutama soal pengembangan ekonomi kerakyatan, reformasi transportasi publik, dan penanganan banjir yang masih menjadi pekerjaan rumah besar,” tegasnya.

Menurut Gus Halim, PKB menginginkan adanya sinkronisasi antara visi partai yang berlandaskan pada kesejahteraan umat dengan gagasan-gagasan yang ditawarkan oleh Anies Baswedan. Proses sinkronisasi ini dianggap krusial sebelum keputusan final mengenai pencalonan diambil oleh Majelis Syura PKB.

Penjaringan Internal Masih Terbuka

Meskipun komunikasi dengan Anies Baswedan terus digulirkan, Gus Halim memastikan bahwa mekanisme penjaringan bakal calon di internal PKB tetap berjalan sesuai prosedur. Partai berlambang Ka'bah ini masih membuka ruang bagi figur-figur potensial lainnya untuk mendaftar melalui Desk Pilkada DPP PKB.

Ia mencontohkan, sejumlah nama kader internal seperti Ida Fauziyah juga telah melakukan penjajakan dan menyampaikan kesiapan untuk bertarung di Pilkada Jakarta. “Semua akan melalui proses fit and proper test yang ketat. Nama-nama yang muncul akan kami bawa ke meja rapat pleno. Pada akhirnya, keputusan final ada di tangan Dewan Syura,” papar Gus Halim.

Proses pengambilan keputusan di PKB, lanjutnya, tidak bisa dilakukan secara mendadak. Partai harus mempertimbangkan aspek kalkulasi politik, potensi koalisi, serta rekomendasi dari pengurus di tingkat Wilayah dan Cabang DKI Jakarta.

Peluang Koalisi Besar Pengusung

Komunikasi PKB dengan Anies Baswedan ini dinilai membuka peluang terbentuknya koalisi besar untuk Pilkada Jakarta. Jika terealisasi, Anies akan mendapatkan tambahan kekuatan politik yang signifikan. Hingga saat ini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai NasDem telah menyatakan sikap dukungan mereka kepada mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Gus Halim tidak menampik bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi lintas partai, termasuk dengan PKS dan NasDem, untuk membicarakan simulasi pembentukan poros koalisi. “Kami terus menjajaki komunikasi dengan partai-partai lain. Di politik kan tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh teman koalisi yang solid untuk memenangkan kontestasi,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Desk Pilkada PKB, tahapan pendaftaran resmi calon kepala daerah di Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan dibuka pada 27-29 Agustus 2024. Dengan demikian, keputusan partai harus sudah final dalam beberapa hari ke depan.

Gus Halim memastikan bahwa PKB tidak akan melakukan manuver politik yang tiba-tiba. Proses negosiasi dengan Anies Baswedan maupun kandidat lainnya akan dilakukan secara hati-hati dan terukur untuk memastikan kemenangan di Pilkada Jakarta 2024.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User