Penyintas Kebakaran Pulogadung Terima Bantuan Sembako dan Layanan Psikososial
Warga penyintas kebakaran maut yang melanda permukiman padat di Jalan Palad RT 02/03, Kelurahan Pulogadung, Jakarta Timur, akhirnya menerima bantuan kemanusiaan dari berbagai pihak pada Ahad (20/7). P...
Warga penyintas kebakaran maut yang melanda permukiman padat di Jalan Palad RT 02/03, Kelurahan Pulogadung, Jakarta Timur, akhirnya menerima bantuan kemanusiaan dari berbagai pihak pada Ahad (20/7). Penyaluran bantuan darurat yang dipusatkan di posko gabungan ini menjadi respons cepat Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Timur bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur guna memenuhi kebutuhan dasar para korban sekaligus memulihkan kondisi psikologis pascabencana. Berdasarkan pantauan di lokasi, sejak pagi hari puluhan kepala keluarga yang mengungsi di tenda-tenda darurat telah menerima paket bantuan yang disalurkan secara terkoordinasi oleh petugas dari kedua lembaga tersebut.
Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Penyaluran Bantuan
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur melalui Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana, yang memimpin langsung operasi bantuan, menegaskan bahwa pihaknya tidak bekerja sendiri. “Kami bersinergi dengan PMI, BPBD, unsur kewilayahan, dan organisasi relawan agar bantuan sampai cepat dan tepat sasaran,” ujarnya di sela-sela penyaluran. Koordinasi dilakukan sejak malam kejadian sehingga pada Ahad pagi seluruh logistik sudah siap didistribusikan. Posko gabungan didirikan di lahan terbuka dekat lokasi kebakaran agar mudah dijangkau oleh warga yang masih trauma dan enggan meninggalkan sisa-sisa rumah mereka. Petugas juga melakukan pendataan ulang untuk memastikan tidak ada warga yang luput dari bantuan. “Pendataan kami lakukan secara cermat, bekerja sama dengan ketua RT dan RW setempat. Setiap kepala keluarga yang terdampak kami verifikasi KTP dan nomor induk kependudukannya,” tambahnya. Keterlibatan aparatur kelurahan dan kecamatan memperkuat validitas data penerima manfaat sehingga distribusi berlangsung tertib tanpa tumpang tindih.
Paket Sembako, Perlengkapan Darurat, dan Layanan Kesehatan
Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa paket sembako yang berisi beras, mi instan, minyak goreng, gula, kopi, dan sarden, tetapi juga perlengkapan darurat seperti selimut, tikar, pakaian layak pakai, sarung, peralatan mandi, air mineral, dan masker. PMI Jakarta Timur mengerahkan satu unit ambulance dan tim medis untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga yang mengalami luka ringan, sesak napas akibat asap, atau keluhan kesehatan lainnya selama di pengungsian. “Kami menemukan sejumlah lansia dan anak-anak dengan gejala infeksi saluran pernapasan ringan. Semua sudah kami tangani dan kami berikan obat-obatan,” terang Kepala Markas PMI Jakarta Timur yang juga turun langsung. Selain bantuan fisik, PMI mendirikan tenda khusus untuk layanan dukungan psikososial. Di dalam tenda, relawan terlatih mengajak anak-anak bermain dan menggambar sebagai terapi trauma, sementara bagi orang dewasa disediakan sesi konseling singkat. “Pemulihan psikologis sama pentingnya dengan pemulihan fisik. Kami fokus pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia agar mereka tidak berkepanjangan mengalami gangguan kecemasan pascakebakaran,” kata koordinator relawan psikososial PMI.
Apresiasi Pemerintah Daerah dan Rencana Rehabilitasi
Lurah Pulogadung yang hadir memantau langsung penyaluran bantuan menyatakan apresiasi atas respons cepat para pihak. “Ini wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah. Terima kasih kepada Sudinsos, PMI, dan semua relawan yang tidak kenal lelah,” ucapnya. Ia juga mengimbau warganya untuk tetap tenang dan bersabar karena pemerintah akan terus melakukan pendampingan. Saat ini, pihak kelurahan sedang menyiapkan data untuk diajukan ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman guna mendapatkan bantuan rehabilitasi rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Ketua RW 03 setempat menambahkan bahwa sebanyak 78 jiwa dari 22 kepala keluarga menjadi korban terdampak langsung kebakaran yang menghanguskan belasan rumah semi permanen tersebut. “Semua sudah ditampung di lokasi pengungsian sementara. Kami berharap bantuan berkelanjutan dapat terus diberikan sampai warga bisa kembali menempati hunian yang layak,” katanya. Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sudinsos Jakarta Timur memastikan bahwa bantuan masa tanggap darurat akan diberikan selama tujuh hari ke depan, dan pihaknya akan melakukan asesmen lebih lanjut untuk kebutuhan pemulihan jangka menengah, termasuk pengadaan hunian sementara jika diperlukan. Rapat koordinasi lanjutan dijadwalkan pada Senin (21/7) untuk menyusun strategi rehabilitasi yang terintegrasi dengan program pembangunan kawasan kumuh di wilayah tersebut.
Baca juga:
Comments (0)